ຕົວຢ່າງຂອງຄຳຖາມເພື່ອກຳນົດຕຳແໜ່ງຂອງວັດຖຸທີ່ເຄື່ອນທີ່ໃນຮູບພາຣາໂບລາ

3 Contoh soal menentukan posisi benda yang bergerak parabola

1. Bola dilempar ke atas membentuk sudut 60o terhadap horisontal dengan kecepatan awal 12 m/s. Tentukan posisi benda setelah bergerak selama 1 detik! ການເລັ່ງຂອງແຮງໂນ້ມຖ່ວງ = 10m/s2
ສົນທະນາ
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
ມຸມ (θ) = 60o
Kecepatan ຕົ້ນo) = 12 ມ/ວິນາທີ
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຄວາມເລັ່ງຍ້ອນແຮງໂນ້ມຖ່ວງ (g) = 10 m/s2
ຖາມວ່າ: Posisi bola setelah bergerak selama 1 detik
ຕອບ:
Terlebih dahulu hitung komponen kecepatan awal bola pada arah horisontal dan arah vertikal.
Contoh soal menentukan posisi benda yang bergerak parabola 1ຄວາມໄວເບື້ອງຕົ້ນຂອງບານໃນທິດທາງອອກຕາມແນວນອນ:
vox =vo cos θ = (12 ແມັດ/ວິນາທີ)(cos 60o) = (12 ມ/ວິນາທີ)(0,5) = 6 ມ/ວິນາທີ

ຄວາມໄວເບື້ອງຕົ້ນຂອງບານໃນທິດທາງຕັ້ງ:
voy =vo sin θ = (12 ແມັດ/ວິນາທີ)(sin 60o) = (12 ມ/ວິນາທີ)(0,5√3) = 6√3 ມ/ວິນາທີ

Gerak parabola dianggap sebagai perpaduan gerakan pada arah horisontal dan gerakan pada arah vertikal. Gerak pada arah horisontal dianalisis seperti ການເຄື່ອນທີ່ເສັ້ນຊື່ແບບສະໝໍ່າສະເໝີ, sedangkan gerakan pada arah vertikal dianalisis seperti ການເຄື່ອນທີ່ຕັ້ງຂຶ້ນ. Posisi benda pada arah horisontal dihitung seperti menentukan jarak benda yang bergerak lurus beraturan, sebaliknya posisi benda pada arah vertikal dihitung seperti menentukan ketinggian benda yang bergerak vertikal ke atas.

Posisi bola pada arah horisontal :
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
Kecepatan bola pada arah horisontal (vx) = 6 ມ/ວິນາທີ
Pada gerak lurus beraturan, kecepatan benda konstan sehingga kecepatan awal benda sama dengan kecepatan benda.
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຖາມວ່າ: Jarak benda
ຕອບ:
Kecepatan 6 meter / sekon artinya bola bergerak sejauh 6 meter setiap 1 sekon. Jarak bola setelah bergerak selama 1 sekon adalah 6 meter. Jadi posisi bola pada arah horisontal adalah 6 meter.

ອ່ານເພີ່ມເຕີມ  ຕົວຢ່າງຂອງບັນຫາກະແສໄຟຟ້າ

Posisi bola pada arah vertikal :
ໃນການແກ້ໄຂບັນຫາການເຄື່ອນທີ່ຂຶ້ນຕາມແນວຕັ້ງ, ປະລິມານເວັກເຕີ ເວັກເຕີທີ່ມີທິດທາງຂຶ້ນເທິງຈະມີເຄື່ອງໝາຍບວກ, ເວັກເຕີທີ່ມີທິດທາງລົງລຸ່ມຈະມີເຄື່ອງໝາຍລົບ.
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
ຄວາມໄວເບື້ອງຕົ້ນຂອງລູກບານ (vo) = 6√3 ມ/ວິນາທີ (ເປັນບວກເພາະວ່າທິດທາງຂອງຄວາມໄວເບື້ອງຕົ້ນແມ່ນຂຶ້ນເທິງ)
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຄວາມເລັ່ງຍ້ອນແຮງໂນ້ມຖ່ວງ (g) = -10 m/s2 (negatif karena percepatan gravitasi ke bawah menuju pusat bumi)
ຖາມວ່າ: Ketinggian bola setelah bergerak selama 1 detik (h)
ຕອບ:
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ ວ.o, t, g dan ditanya h sehingga rumus yang digunakan adalah h = vo t + 1/2 gt2
h = vo t + 1/2 gt2 = (6√3)(1) + 1/2 (-10)(12) = 6√3 + (-5)(1) = 6√3 – 5 = 6(1,7) – 5 = 10,2 – 5 = 5,2 meter.

Posisi bola setelah bergerak selama 1 detik :
Posisi bola pada arah horisontal (x) = 6 meter
Posisi bola pada arah vertikal (y) = 5,2 meter
Jadi koordinat posisi bola adalah (x ; y) = (6 ; 5,2)

2. ລູກປືນຖືກຍິງຂຶ້ນເທິງໃນມຸມ 30°o terhadap horisontal dari suatu tempat yang berada 20 meter di atas permukaan tanah. Kecepatan awal peluru adalah 50 m/s. Berapa ketinggian peluru setelah bergerak selama 1 detik ? Percepatan gravitasi 10 m/s2
ສົນທະນາ
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
ມຸມ (θ) = 30o
Ketinggian awal peluru (ho) = 20 ແມັດ
ຄວາມໄວເບື້ອງຕົ້ນຂອງລູກປືນ (vo) = 50 ມ/ວິນາທີ
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຄວາມເລັ່ງຍ້ອນແຮງໂນ້ມຖ່ວງ (g) = 10 m/s2
ຖາມວ່າ: Ketinggian peluru
ຕອບ:
Kecepatan awal peluru pada arah vertikal :
Terlebih dahulu hitung komponen kecepatan awal bola pada arah vertikal.
voy =vo sin θ = (50 ແມັດ/ວິນາທີ)(sin 30o) = (50 ມ/ວິນາທີ)(0,5) = 25 ມ/ວິນາທີ

ອ່ານເພີ່ມເຕີມ  ກົດໝາຍຂອງ Kepler

Ketinggian peluru :
Ketinggian peluru dihitung seperti menentukan ketinggian pada gerak vertikal ke atas.
ໃນການແກ້ໄຂບັນຫາກ່ຽວກັບການເຄື່ອນທີ່ຕັ້ງຂຶ້ນ, ປະລິມານເວັກເຕີທີ່ມຸ່ງຂຶ້ນເທິງຈະຖືກໃຫ້ເຄື່ອງໝາຍບວກ, ປະລິມານເວັກເຕີທີ່ມຸ່ງລົງລຸ່ມຈະຖືກໃຫ້ເຄື່ອງໝາຍລົບ.
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
ຄວາມໄວເບື້ອງຕົ້ນຂອງລູກປືນ (vo) = 25 m/s (positif karena arah kecepatan awal ke atas)
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຄວາມເລັ່ງຍ້ອນແຮງໂນ້ມຖ່ວງ (g) = -10 m/s2 (negatif karena arah percepatan gravitasi ke bawah menuju pusat bumi)
ຖາມວ່າ: Ketinggian peluru (h)
ຕອບ:
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ ວ.o, t, g dan ditanya h sehingga rumus yang digunakan adalah h = vo t + 1/2 gt2
h = vo t + 1/2 gt2 = (25)(1) + 1/2 (-10)(1)2) = 25 + (-5)(1) = 25 – 5 = 20 meter.
Ketinggian peluru setelah bergerak selama 1 detik adalah 20 meter di atas tempat peluru ditembakkan atau 40 meter di atas permukaan tanah.

3. Kelereng dilemparkan horisontal ke kanan dari ketinggian 10 meter dengan kecepatan awal 10 m/s. Tentukan posisi kelereng setelah bergerak selama 1 detik! Percepatan gravitasi = 10 m/s2
ສົນທະນາ
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
Ketinggian awal (h) = 10 meter
ຄວາມໄວເບື້ອງຕົ້ນ (vo) = 10 ມ/ວິນາທີ
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຄວາມເລັ່ງຍ້ອນແຮງໂນ້ມຖ່ວງ (g) = 10 m/s2
ຖາມວ່າ: Posisi kelereng setelah bergerak selama 1 sekon
ຕອບ:
Contoh soal menentukan posisi pada gerak parabola 2Lintasan gerak kelereng seperti pada gambar. Jika lintasan gerak parabola seperti pada gambar, posisi benda pada arah vertikal ditentukan seperti menghitung ketinggian pada gerak jatuh bebas, sedangkan posisi benda pada arah horisontal ditentukan seperti menghitung jarak pada gerak lurus beraturan.
Pada mulanya kelereng bergerak pada arah horisontal sehingga kecepatan awal kelereng pada arah horisontal (vox) adalah 10 m/s, sedangkan kecepatan awal kelereng pada arah vertikal (voy) adalah 0 m/s.

ອ່ານເພີ່ມເຕີມ  ຕົວຢ່າງຂອງເລນໂຄ້ງ

Posisi kelereng pada arah horisontal :
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
Kecepatan kelereng pada arah horisontal (vx) = 10 ມ/ວິນາທີ
Pada gerak lurus beraturan, kecepatan benda konstan sehingga kecepatan awal benda sama dengan kecepatan benda.
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຖາມວ່າ: Jarak benda
ຕອບ:
Kecepatan 10 meter / sekon artinya kelereng bergerak sejauh 10 meter setiap 1 sekon. Jarak kelereng setelah bergerak selama 1 sekon adalah 10 meter. Jadi posisi kelereng pada arah horisontal adalah 10 meter.

Posisi kelereng pada arah vertikal :
Dianalisis seperti ການເຄື່ອນໄຫວຕົກຢ່າງເສລີ.
ເປັນທີ່ຮູ້ກັນວ່າ:
ຊ່ວງເວລາ (t) = 1 ວິນາທີ
ຄວາມເລັ່ງຍ້ອນແຮງໂນ້ມຖ່ວງ (g) = 10 m/s2
ຖາມວ່າ: Ketinggian kelereng setelah bergerak selama 1 sekon (h)
ຕອບ:
Diketahui t, g dan ditanya h sehingga rumus yang digunakan adalah h = 1/2 g t2
h = 1/2 gt2 = 1/2 (10)(1)2) = (5)(1) = 5 meter.
Setelah 1 detik, kelereng jatuh sejauh 5 meter. Ketinggian kelereng di atas permukaan tanah adalah 10 meter – 5 meter = 5 meter.

Posisi kelereng setelah bergerak selama 1 detik :
Posisi kelereng pada arah horisontal (x) = 10 meter
Posisi kelereng pada arah vertikal (y) = 5 meter
Jadi koordinat posisi kelereng adalah (x ; y) = (10 ; 5)

[ພາສາອັງກິດ: Solving projectile motion problems – determine the position of an object]

 

ຂຽນຄຳເຫັນ