9 Contoh soal hukum Pascal
1. Luas penampang dongkrak hidrolik masing-masing 0,04 m2 dan 0,10 m2. Jika gaya masukan adalah 5 Newton, berapa gaya keluaran maksimum ?
Kōrero:
E mōhiotia ana:
A1 = 0,04 m2
A2 = 0,10 m2
F1 = 5 N
Ditanya : F2 ?
Whakautu:
F1/A1 =F2/A2
5/0,04 = F2/ 0,10
125 = F2/ 0,10
F2 = (125)(0,10) = 12,5 N
2. Jari-jari penampang kecil dongkrak hidrolik adalah 2 cm dan jari-jari penampang besar adalah 25 cm. Berapa gaya yang diberikan pada penampang kecil untuk mengangkat sebuah mobil bermassa 2000 kg ?
Kōrero:
E mōhiotia ana:
r1 = 2 henimita = 0,02 mita
r2 = 25 henimita = 0,25 mita
A1 = (3,14)(0,02)2 = 0,001256 m2
A2 = (3,14)(0,25)2 = 0,19625 m2
F2 = w = m g = (2000)(9,8 m/s2) = 19600 N
Ditanya : F1 ?
Whakautu:
F1/A1 =F2/A2
F1/0,001256 = 19600/0,19625
F1/0,001256 = 99.872,6
F1 = 125,44 N
3. Tekanan gauge maksimum pada dongkrak hidrolik adalah 10 atm. Berapa massa maksimum (kg) yang dapat diangkat jika diameter keluaran adalah 20 cm ?
Kōrero:
E mōhiotia ana:
1 atm = 1,013 x 105 N / m2
p ukur = 10 atm = (10)(1,013 x 105 N / m2) = 10,13 x 105 N / m2
F1 = 10,13x105 N / m2
A1 = 1 m2
A2 = (3,14)(0,10 m)2 = 0,0314 m2
Ditanya : F2 ?
Whakautu:
p = F/A atau F1/A1 =F2/A2
1013000/1 = F2/ 0,0314
1.013.000 = F2/ 0,0314
F2 = 31.808 N
Massa maksimum :
w = mg
31.808 = m (9,8)
m = 3.245,7 kg
4. Perhatikan gambar berikut!
Luas penampang A1 = 10cm2
Luas penampang A2 = 100cm2
Gaya (F1) yang harus diberikan untuk menahan F2 = 100 N agar sistem seimbang adalah …
A. 1.000 Newton
B. 100 Newton
C. 10 Newton
D. 1 Newton
Kōrero
E mōhiotia ana:
Luas penampang 1 (A1) = 10 henemita2
Luas penampang 2 (A2) = 100cm2
Kāhua 2 (F2) = 100 Niutona
I pātaihia: Kāhua 1 (F1)
Whakautu:
Alat pada gambar di atas adalah dongkrak hidrolik. Cara kerja dongkrak hidrolik didasarkan pada hukum Pascal. Hukum Pascal menyatakan bahwa tekanan yang diberikan pada suatu zat cair diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah, di mana semua bagian zat cair itu mengalami tekanan yang sama besar.
Rumus tekanan :
P = F / A
Keterangan rumus : P = tekanan, F = gaya, A = luas permukaan.
Tekanan yang dialami zat cair pada tabung kecil (P1) = F1 / TO1.
Tekanan yang dialami zat cair pada tabung besar (P2) = F2 / TO2
Tekanan zat cair dalam tabung kecil (P1) sama dengan tekanan zat cair dalam tabung besar (P2).
P1 =P2
F1 / TO1 =F2 / TO2
F1 / 10 cm2 = 100 N / 100 henemita2
F1 / 10 = 1 N
F1 = 10 Niutona
Ko te whakautu tika ko C.
5. Perhatikan gambar di bawah ini!
Jika luas penampang A1 = 0,001 m2 me A2 = 0,1 m2 , maka besar gaya tekanan di A2 adalah …
A. 100 N
B. 1.000 N
C. 10.000 N
D. 100.000 N
Kōrero
E mōhiotia ana:
Luas penampang 1 (A1) = 0,001 mita2
Luas penampang 2 (A2) = 0,1 mita2
Gaya pada luas penampang 1 (F1) = 100 Niutona
I pātaihia: Gaya pada luas penampang 2 (F2)
Whakautu:
Hukum Pascal menyatakan bahwa tekanan yang diberikan pada suatu zat cair diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah, di mana semua bagian zat cair itu mengalami tekanan yang sama besar.
P1 =P2
F1 / TO1 =F2 / TO2
100 N / 0,001 m2 = F2 / 0,1 m2
100 N / 0,001 = F2 / 0,1
100.000 N = F2 / 0,1
F2 = 10.000 N
Ko te whakautu tika ko C.
6. Perhatikan gambar!
Sebuah mobil seberat 16.000 N, ditempatkan pada piston B seperti gambar. Agar mobil tersebut dapat terangkat, maka diperlukan gaya F sebesar….
A. 50 N
B. 80 N
C. 200 N
D. 400 N
Kōrero
Nyatakan semua satuan ke satuan internasional
E mōhiotia ana:
Berat mobil (w) = 16.000 N
Luas permukaan B (AB) = 4000 henemita2 = 4000 / 10.000 mita2 = 4 / 10 mita2 = 0,4 m2
Luas permukaan A (AA) = 50 henemita2 = 50 / 10.000 mita2 = 0,005 m2
I pātaihia: Gaya F
Whakautu:
Gaya F dihitung menggunakan rumus hukum Pascal.
F/AA = w / AB
F / 0,005 m2 = 16.000 N / 0,4 m2
F / 0,005 = 40.000 N
F = (40.000 N)(0,005)
F = 200 Newton
Ko te whakautu tika ko C.
7. Perhatikan gambar alat hidrolik berbentuk U berikut ini!
Berat balok X pada tabung kecil agar alat hidrolik tetap seimbang adalah….
A. 5 N
B. 25 N
C. 10.000 N
D. 25.000 N
Kōrero
E mōhiotia ana:
Luas permukaan tabung kecil (A1) = 5 henemita2
Luas permukaan tabung besar (A2) = 100 henemita2
Gaya berat balok pada tabung besar (F2) = 500 Niutona
Ditanya : Gaya berat balok pada tabung kecil (F1)
Whakautu:
Alat pada gambar di atas adalah dongkrak hidrolik. Cara kerja dongkrak hidrolik didasarkan pada hukum Pascal. Hukum Pascal menyatakan bahwa tekanan yang diberikan pada suatu zat cair diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah, di mana semua bagian zat cair itu mengalami tekanan yang sama besar.
Ketika permukaan tabung kecil ditekan ke bawah, zat cair yang berada dalam tabung kecil juga ditekan. Tekanan yang dialami oleh zat cair pada tabung kecil diteruskan ke zat cair yang berada di tabung besar. Zat cair dalam tabung besar mendapatkan tekanan yang sama seperti yang dialami zat cair pada tabung kecil. Demikian juga sebaliknya, tekanan yang dialami oleh zat cair pada tabung besar diteruskan ke zat cair pada tabung kecil. Zat cair dalam tabung kecil mendapatkan tekanan yang sama seperti yang dialami oleh zat cair pada tabung besar.
Rumus tekanan :
P = F / A
Keterangan rumus : P = tekanan, F = gaya, A = luas permukaan.
Tekanan yang dialami zat cair pada tabung kecil (P1) = F1 / TO1.
Tekanan yang dialami zat cair pada tabung besar (P2) = F2 / TO2
Tekanan zat cair dalam tabung kecil (P1) sama dengan tekanan zat cair dalam tabung besar P2).
P1 =P2
F1 / TO1 =F2 / TO2
F1 / 5 henemita2 = 500 N / 100 cm2
F1 / 5 = 500 N / 100
F1 / 5 = 5 N
F1 = (5)(5) N
F1 = 25 N
Ko te whakautu tika ko B.
8.
Perhatikan skema pipa Pascal berikut!
Jika gaya tekan F1 = 300 N. Besar gaya F2 agar terjadi keseimbangan adalah….
A. 72 N
B. 1250 N
C. 1500 N
D. 3600 N
Kōrero
E mōhiotia ana:
Luas permukaan tabung kecil (A1) = 12 henemita2
Luas permukaan tabung besar (A2) = 50 henemita2
Besar gaya tekan pada tabung kecil (F1) = 300 Niutona
Ditanya : Besar gaya tekan pada tabung besar (F2)
Whakautu:
Tekanan zat cair dalam tabung kecil (P1) sama dengan tekanan zat cair dalam tabung besar (P2).
P1 =P2
F1 / TO1 =F2 / TO2
300 N / 12 cm2 =F2 / 50 henemita2
300 N / 12 = F2 / 50
25 N = F2 / 50
F2 = (50)(25) N
F2 = 1250 N
Ko te whakautu tika ko B.
9.
Perhatikan gambar alat Pascal berikut ini!
Besarnya gaya (F) yang harus diberikan agar posisi alat tersebut seimbang adalah….
A. 100 Newton
B. 250 Newton
C. 600 Newton
D. 4800 Newton
Kōrero
E mōhiotia ana:
Luas permukaan tabung kecil (A1) = 4 henemita2
Luas permukaan tabung besar (A2) = 16 henemita2
Besar gaya berat pada tabung besar (F2) = 1000 Niutona
Ditanya : Besar gaya pada tabung kecil (F1)
Whakautu:
Tekanan zat cair dalam tabung kecil (P1) sama dengan tekanan zat cair dalam tabung besar (P2).
P1 =P2
F1 / TO1 =F2 / TO2
F1 / 4 henemita2 = 1000 N / 16 cm2
F1 / 4 = 1000 N / 16
F1 / 1 = 1000 N / 4
F1 = 1000 N / 4
F1 = 250 N
Ko te whakautu tika ko B.
Pūtake pātai:
Ngā Pātai Whakamātautau Pūtaiao ā-Motu mō te Kura Tuarua/Kura Tuarua Ihirama
Pātai hukum Pascal
1. Luas penampang dongkrak hidrolik masing-masing 0,03 m2 dan 0,12 m2. Jika gaya masukan adalah 6 Newton, berapa gaya keluaran maksimum ?
(24 N)
2. Jari-jari penampang kecil dongkrak hidrolik adalah 1,5 cm dan jari-jari penampang besar adalah 20 cm. Berapa gaya yang diberikan pada penampang kecil untuk mengangkat sebuah mobil bermassa 2200 kg ?
(121,3 N)
3. Tekanan gauge maksimum pada dongkrak hidrolik adalah 14 atm. Berapa massa maksimum (kg) yang dapat diangkat jika diameter keluaran adalah 30 cm ?
(10.224 kg)