Ngā tauira o ngā ngaru tūmau me ngā ngaru tū

4 Contoh soal gelombang stasioner gelombang berdiri

1. Seutas dawai mempunyai panjang 0,6 meter. Jika tegangan dawai diatur sedemikian sehingga kecepatan gelombangnya 120 m/s, maka frekuensi dasarnya adalah ….
A. 100 Hz
B. 120 Hz
C. 140 Hz
D. 150 Hz
E. 350 Hz
Kōrero:

E mōhiotia ana :
Panjang dawai (L) = 0,6 meter
Kelajuan gelombang (v) = 120 m/s.
I pātaihia :
Frekuensi dasar (f1)?
Whakautu :
Rumus frekuensi dasar (f1) gelombang stasioner atau gelombang berdiri di mana kedua ujung dawai terikat :
f1 = v / 2L
Frekuensi dasar (f1) gelombang adalah :
f1 = 120 / (2)(0,6) = 120 / 1,2 = 100 hz
Ko te whakautu tika ko A.

2. Akibat adanya pemantulan, terbentuk gelombang stasioner dengan persamaan : y = 0,4 sin (0,6 π x) cos π(8t) meter. Dari persamaan di atas, kelajuan gelombang pantul adalah …
A. 10,0 m/s
B. 11,5 m/s
C. 12,4 m/s
D. 13,2 m/s
E. 14,0 m/s
Kōrero:
Gelombang stasioner - 1E mōhiotia ana :
Gelombang stasioner - 2I pātaihia :
Kelajuan gelombang pantul (v) ?
Whakautu :

PĀNUITIA HOKI  Te whakawhiti wera mā te arataki

Gelombang stasioner - 3

Ko te whakautu tika ko D.

3. Senar sepanjang 3 m diikat pada salah satu ujungnya dan ujung lainnya dihubungkan dengan vibrator. Ketika vibrator digetarkan, pada senar terbentuk gelombang stasioner seperti gambar :

Letak perut ke 5 dari ujung terikat adalah…

A. 0,9 mitaKōrero mō te Whakamātautau ā-Motu mō te Ahupūngao Kura Tuarua o te tau 2016 - 57

B. 1,2 mita

C. 2,5 mita

D. 2,7 mita

E. 3,0 m

Kōrero

Ujung senar yang dihubungkan dengan vibrator bisa bebas bergerak sedangkan ujung senar yang dihubungkan dengan tiang, terikat.

Jarak dua simpul terdekat = 3 meter / 5 = 3/5 meter.

Letak simpul ke 1 dari ujung terikat = 3/5 meter

Letak simpul ke 2 dari ujung terikat = 2 (3/5 meter) = 6/5 meter

Letak simpul ke 3 dari ujung terikat = 3 (3/5 meter) = 9/5 meter

Letak simpul ke 4 dari ujung terikat = 4 (3/5 meter) = 12/5 meter

PĀNUITIA HOKI  Ngā Tauira Pātai mō ngā Taputapu Whatu

Jarak satu simpul dan satu perut terdekat = 1/2 (3/5 meter) = 3/10 meter.

Letak perut ke 5 dari ujung terikat = jarak simpul ke 4 dari ujung terikat + Jarak satu simpul dan satu perut terdekat = 12/5 + 3/10 = 24/10 + 3/10 = 27/10 = 2,7 meter.

Ko te whakautu tika ko D.

4. Pada percobaan Melde, diperoleh gelombang stasioner seperti tampak pada gambar. Jika panjang senar yang digunakan 1,5 m, maka letak simpul keempat dihitung dari sumber getaran adalah…

A. 0,40 mitaKōrero mō te Whakamātautau ā-Motu mō te Ahupūngao Kura Tuarua o te tau 2016 - 58

B. 0,54 mita

C. 0,96 mita

D. 1,02 mita

E. 1,10 m

Kōrero

Jarak dua simpul terdekat = 1,5 meter / 11 = 1,5/11 meter.

Letak simpul ke 1 dari sumber getaran = 1,5/11 meter

Letak simpul ke 2 dari sumber getaran = 2 (1,5/11 meter) = 3/11 meter

PĀNUITIA HOKI  Te mārama ki ngā wai pūmau me ngā wai hihiri

Letak simpul ke 3 dari sumber getaran = 3 (1,5/11 meter) = 4,5/11 meter

Letak simpul ke 4 dari sumber getaran = 4 (1,5/11 meter) = 6/11 meter = 0,54 meter

Ko te whakautu tika ko B.