Resistor hambatan seri

Pelajari juga Contoh soal resistor paralel dan Contoh soal resistor seri

Materi Resistor Hambatan Seri

Resistor seri

Jika resistor-resistor dihubungkan seperti pada gambar di samping, resistor-resistor tersebut terangkai secara seri. Resistor atau hambatan listrik yang dimaksud bisa berupa komponen resistor, lampu atau alat penghambat listrik lainnya.

Berburu Durian di Desa Rajabasa Lam...
Berburu Durian di Desa Rajabasa Lama Lampung Timur

Muatan listrik (Q) kekal sehingga muatan listrik yang bergerak melalui hambatan 1 (R1) = muatan listrik yang bergerak melalui hambatan 2 (R2) = muatan listrik yang bergerak melalui hambatan 3 (R3). Arus listrik (I) merupakan muatan listrik yang mengalir selama selang waktu tertentu (I = Q/t), karenanya arus listrik yang melalui hambatan 1 (I1) = arus listrik yang melalui hambatan 2 (I2) = arus listrik yang melalui hambatan 3 (I3). Secara matematis, arus listrik total (I) = I1 = I2 = I3.

Sebaliknya tegangan listrik (V) berkurang ketika muatan listrik bergerak melalui masing-masing hambatan. Tegangan listrik yang disebut juga beda potensial listrik merupakan energi potensial listrik per satuan muatan listrik. Tegangan listrik berkurang karena energi listrik terpakai pada masing-masing hambatan listrik. Jadi tegangan listrik total (V) sama dengan jumlah tegangan listrik pada masing-masing hambatan. Secara matematis, tegangan listrik total (V) = V1 + V2 + V3. V = I R sehingga persamaan tegangan listrik total V = I R1 + I R2 + I R3. Kuat arus listrik yang mengalir pada setiap hambatan bernilai sama sehingga persamaan ini berubah menjadi V = I (R1 + R2 + R3).

Berdasarkan persamaan di atas disimpulkan hambatan listrik total (R) atau hambatan pengganti dari hambatan listrik yang terangkai seri sama dengan penjumlahan masing-masing hambatan listrik, secara matematis R = R1 + R2 + R3. Jika hanya terdapat dua resistor yang terangkai seri maka nilai resistor pengganti (R) = R1 + R2. Apabila terdapat empat resistor yang terangkai seri maka nilai resistor pengganti (R) = R1 + R2 + R3 + R4. Demikian juga jika terdapat lima atau lebih dari lima resistor yang terangkai seri.

Contoh soal resistor seri:

1. Diketahui R1 = 2 Ω, R2 = 3 Ω dan R3 = 4 Ω. Ketiga resistor terangkai seri. Berapa nilai resistor pengganti ? (Ω = Ohm).

Pembahasan

R = R1 + R2 + R3 = 2 + 3 + 4 = 9 Ω.

Hasil ini menunjukkan nilai hambatan pengganti lebih besar daripada nilai hambatan masing-masing resistor yang terangkai seri.

2. Dua resistor R1 = 50 Ω dan R2 = 50 Ω terangkai seri dan terhubung dengan baterai 12 Volt. Tentukan (a) Hambatan pengganti (b) Arus listrik yang melalui masing-masing resistor.

Pembahasan

(a) R = R1 + R2 = 50 Ω + 50 Ω = 100 Ω.

(b) I = V / R = 12 Volt / 100 Ω = 0,12 Ampere

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Kirim artikel pelajaran sekolah karya Anda di website ini dan dapatkan penghasilan tambahan Masuk dengan Akun Google Anda.

X
error: