Teori etika situasional

Teori Etika Situasional Etika sering dipahami sebagai kumpulan prinsip yang membantu manusia membedakan mana tindakan yang benar dan mana yang salah. Namun, dalam praktik kehidupan sehari-hari, penilaian moral tidak selalu sesederhana “ini baik” atau “ini buruk.” Ada banyak keadaan yang membuat sebuah tindakan tampak benar dalam satu situasi, tetapi bisa dianggap keliru dalam situasi lain. … Read more

Konsep moralitas dalam etika deontologis

Konsep Moralitas dalam Etika Deontologis Moralitas adalah salah satu tema paling mendasar dalam filsafat etika, karena menyangkut pertanyaan: apa yang membuat suatu tindakan benar atau salah? Salah satu pendekatan yang sangat berpengaruh dalam menjawab pertanyaan ini adalah etika deontologis . Berbeda dari pendekatan yang menilai moralitas berdasarkan akibat (konsekuensi), etika deontologis menekankan bahwa moralitas terutama … Read more

Makna nihilisme menurut Nietzsche

Makna Nihilisme menurut Nietzsche Nihilisme adalah salah satu kata kunci paling terkenal dalam filsafat Friedrich Nietzsche. Namun, istilah ini sering disalahpahami sebagai sekadar “tidak percaya apa pun”, “hidup itu kosong”, atau “semua boleh karena tidak ada moral”. Bagi Nietzsche, nihilisme bukan sekadar sikap pesimistis pribadi, melainkan gejala besar dalam kebudayaan Barat: sebuah kondisi historis ketika … Read more

Kant dan teori keindahan estetika

Kant dan Teori Keindahan Estetika Immanuel Kant (1724–1804) merupakan salah satu filsuf paling berpengaruh dalam sejarah pemikiran Barat. Ia dikenal luas melalui karya-karya besar dalam bidang epistemologi dan etika, tetapi sumbangannya pada estetika—terutama mengenai teori keindahan—tidak kalah penting. Melalui Critique of Judgment ( Kritik atas Daya Menghakimi , 1790), Kant merumuskan kerangka estetika yang berusaha … Read more

Konsep keberadaan menurut Heidegger

Konsep Keberadaan menurut Heidegger Martin Heidegger (1889–1976) adalah salah satu filsuf paling berpengaruh dalam abad ke-20, terutama melalui karyanya Sein und Zeit ( Being and Time , 1927). Dalam buku ini Heidegger mengajukan pertanyaan yang menurutnya paling mendasar namun paling terlupakan dalam sejarah filsafat Barat: apa arti “ada” atau “keberadaan” (Being/Sein)? Berbeda dari tradisi metafisika … Read more

Konsep keberadaan menurut Heidegger

Konsep Keberadaan menurut Heidegger Martin Heidegger (1889–1976) adalah salah satu filsuf paling berpengaruh dalam abad ke-20, terutama melalui karyanya Sein und Zeit ( Being and Time , 1927). Dalam buku ini Heidegger mengajukan pertanyaan yang menurutnya paling mendasar namun paling terlupakan dalam sejarah filsafat Barat: apa arti “ada” atau “keberadaan” (Being/Sein)? Berbeda dari tradisi metafisika … Read more

Konsep etika menurut Al Farabi

Konsep Etika Menurut Al-Farabi Al-Farabi (w. 950 M) merupakan salah satu filsuf besar dalam tradisi Islam klasik yang kerap dijuluki “Guru Kedua” setelah Aristoteles. Julukan ini menunjukkan besarnya pengaruh pemikiran Yunani—terutama logika dan filsafat praktis—dalam karya-karyanya. Namun Al-Farabi tidak sekadar menyalin Aristoteles atau Plato; ia menafsirkan dan mengembangkan gagasan mereka dalam kerangka yang sesuai dengan … Read more

Kritik Nietzsche terhadap moralitas

Kritik Nietzsche terhadap Moralitas Friedrich Nietzsche adalah salah satu filsuf paling berpengaruh sekaligus paling kontroversial dalam sejarah pemikiran modern. Ia dikenal karena kritiknya yang tajam terhadap fondasi moralitas Barat—khususnya moralitas Kristen dan warisan filsafat moral yang menekankan kewajiban, kesetaraan, serta pengendalian diri sebagai kebajikan tertinggi. Bagi Nietzsche, moralitas yang dominan di Eropa modern bukanlah sesuatu … Read more

Pragmatisme dan teori kebenaran

Pragmatisme dan Teori Kebenaran Pragmatisme adalah salah satu aliran filsafat yang paling berpengaruh dalam tradisi pemikiran modern, terutama di Amerika Serikat. Fokus utamanya bukan pada pencarian kebenaran sebagai sesuatu yang “murni” dan terlepas dari kehidupan, melainkan pada bagaimana ide bekerja dalam pengalaman manusia. Dalam pragmatisme, nilai sebuah gagasan diuji dari konsekuensi praktisnya: apakah ia membantu … Read more

Teori kebenaran dalam epistemologi

Teori Kebenaran dalam Epistemologi Pendahuluan Epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas pengetahuan: apa itu pengetahuan, bagaimana pengetahuan diperoleh, apa batas-batasnya, serta sejauh mana pengetahuan dapat dipertanggungjawabkan. Di dalam epistemologi, pembahasan tentang kebenaran menempati posisi yang sangat penting, sebab pengetahuan umumnya dipahami sebagai keyakinan yang benar dan dapat dibenarkan. Namun, pertanyaan “apa itu benar?” ternyata tidak … Read more