Pengertian Keanekaragaman Hayati

Pengertian Keanekaragaman Hayati

Bumi kita adalah sebuah planet yang kaya akan kehidupan. Berbagai jenis makhluk hidup, mulai dari mikroorganisme yang tak kasat mata hingga hewan dan tumbuhan raksasa, berada di setiap sudut bumi ini, membentuk jaringan kehidupan yang kompleks dan saling terkait. Konsep ini dikenal dengan istilah “Keanekaragaman Hayati”. Dalam Kurikulum Merdeka, pemahaman tentang keanekaragaman hayati menjadi esensial, tidak hanya sebagai materi biologi, tetapi juga sebagai fondasi untuk memahami pentingnya pelestarian alam.

Apa Itu Keanekaragaman Hayati?

Keanekaragaman hayati, atau biodiversitas, merujuk pada variasi dari kehidupan di Bumi. Ini mencakup variasi genetik dalam spesies, variasi spesies dalam ekosistem, serta variasi ekosistem di biosfer. Dengan kata lain, keanekaragaman hayati mencerminkan beragamnya organisme yang hidup di suatu tempat, baik itu di daratan, di air, maupun di udara.

Mengapa Keanekaragaman Hayati Penting?
Keseimbangan Ekosistem: Setiap organisme memiliki peran dalam ekosistem. Beberapa menjadi produsen yang menghasilkan makanan, sementara lainnya menjadi konsumen atau pengurai. Keragaman ini memastikan ekosistem tetap seimbang dan berfungsi dengan baik.
Sumber Daya Alam: Banyak spesies tumbuhan dan hewan yang menjadi sumber makanan, obat, dan sumber daya lainnya bagi manusia.
Ketahanan Terhadap Gangguan: Ekosistem yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi cenderung lebih tahan terhadap gangguan, seperti perubahan iklim atau wabah penyakit.
Tantangan Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Meskipun keanekaragaman hayati memiliki peran penting bagi keberlangsungan hidup di Bumi, banyak tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestariannya. Deforestasi, perubahan iklim, dan perusakan habitat adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan penurunan keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, pendidikan mengenai pelestarian keanekaragaman hayati menjadi sangat penting, khususnya dalam Kurikulum Merdeka.

Kesimpulan

Keanekaragaman hayati adalah harta karun alam yang tak ternilai. Melalui Kurikulum Merdeka, siswa diajarkan untuk menghargai, memahami, dan berkontribusi dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Sebagai generasi penerus, pemahaman ini penting agar kita dapat melestarikan kekayaan alam untuk generasi yang akan datang.

SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Apa yang dimaksud dengan Keanekaragaman Hayati?
a) Jumlah pohon di suatu hutan
b) Variasi dari kehidupan di Bumi
c) Jenis serangga di suatu daerah
d) Macam-macam mineral di bawah tanah

Jawaban: b) Variasi dari kehidupan di Bumi
Pembahasan: Keanekaragaman hayati mengacu pada variasi seluruh kehidupan di Bumi, termasuk variasi genetik, spesies, dan ekosistem.

2. Mengapa keanekaragaman hayati penting bagi ekosistem?
a) Membuat ekosistem menjadi monoton
b) Menyebabkan ekosistem mudah hancur
c) Memberikan ketahanan dan keseimbangan ekosistem
d) Mengurangi jumlah spesies di ekosistem

BACA JUGA  Peranan Virus

Jawaban: c) Memberikan ketahanan dan keseimbangan ekosistem
Pembahasan: Keanekaragaman hayati memastikan adanya beragam organisme dengan fungsi dan peran yang berbeda, sehingga membantu menjaga keseimbangan dan ketahanan ekosistem.

3. Apa yang menjadi ancaman utama bagi keanekaragaman hayati saat ini?
a) Pelestarian hutan
b) Perusakan habitat
c) Pengembangbiakan spesies
d) Pendidikan lingkungan

Jawaban: b) Perusakan habitat
Pembahasan: Perusakan habitat, seperti deforestasi dan pembangunan infrastruktur, mengakibatkan hilangnya rumah bagi banyak spesies, yang kemudian mengancam keanekaragaman hayati.

4. Bagian mana dari keanekaragaman hayati yang mengacu pada variasi genetik dalam spesies?
a) Ekosistem
b) Genosistem
c) Genotipe
d) Genodiversitas

Jawaban: d) Genodiversitas
Pembahasan: Genodiversitas merujuk pada variasi genetik dalam sebuah spesies. Variasi ini penting untuk adaptasi dan evolusi spesies.

5. Manakah dari berikut ini yang TIDAK termasuk dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati?
a) Deforestasi
b) Pembuatan cagar alam
c) Program reproduksi spesies terancam
d) Pendidikan konservasi

Jawaban: a) Deforestasi
Pembahasan: Deforestasi justru menjadi salah satu penyebab utama kerusakan habitat dan penurunan keanekaragaman hayati.

6. Apa yang menjadi manfaat keanekaragaman hayati bagi manusia?
a) Mengurangi sumber makanan
b) Menciptakan iklim yang ekstrem
c) Menyediakan sumber daya alam seperti makanan dan obat
d) Menurunkan kualitas udara

Jawaban: c) Menyediakan sumber daya alam seperti makanan dan obat
Pembahasan: Manusia sangat bergantung pada keanekaragaman hayati untuk sumber makanan, obat-obatan, dan banyak sumber daya alam lainnya.

7. Ekosistem yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi cenderung…
a) Mudah runtuh saat menghadapi gangguan
b) Memiliki sedikit jenis organisme
c) Tahan terhadap gangguan dan perubahan
d) Bergantung pada satu jenis spesies

Jawaban: c) Tahan terhadap gangguan dan perubahan
Pembahasan: Ekosistem dengan keanekaragaman hayati yang tinggi memiliki banyak jenis organisme dengan peran dan fungsi berbeda, sehingga lebih tahan terhadap gangguan dan perubahan.

8. Apa yang dimaksud dengan spesies endemik?
a) Spesies yang hidup di banyak tempat
b) Spesies yang punah
c) Spesies yang hanya ditemukan di suatu daerah tertentu
d) Spesies yang hidup di seluruh dunia

Jawaban: c) Spesies yang hanya ditemukan di suatu daerah tertentu
Pembahasan: Spesies endemik adalah spesies yang distribusinya terbatas dan hanya dapat ditemukan di suatu daerah atau wilayah tertentu.

BACA JUGA  Pengertian virus

9. Dalam konteks keanekaragaman hayati, apa yang dimaksud dengan “hotspot”?
a) Daerah dengan suhu sangat tinggi
b) Daerah dengan sedikit keanekaragaman hayati
c) Daerah dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi dan terancam
d) Daerah dengan banyak gunung berapi

Jawaban: c) Daerah dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi dan terancam
Pembahasan: “Hotspot” dalam konteks keanekaragaman hayati merujuk pada daerah yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi namun sedang menghadapi ancaman serius, seperti deforestasi.

10. Apa yang menjadi fungsi utama dari cagar alam?
a) Tempat rekreasi bagi manusia
b) Wilayah pertambangan
c) Melindungi spesies dan habitatnya
d) Area pertanian

Jawaban: c) Melindungi spesies dan habitatnya
Pembahasan: Cagar alam didirikan untuk melindungi spesies dan habitat aslinya dari ancaman, seperti perusakan habitat dan perburuan.

11. Bagian mana dari keanekaragaman hayati yang mengacu pada variasi antara populasi atau spesies di suatu wilayah?
a) Ekodiversitas
b) Genodiversitas
c) Spesiodiversitas
d) Zonodiversitas

Jawaban: c) Spesiodiversitas
Pembahasan: Spesiodiversitas merujuk pada variasi antar spesies dalam suatu ekosistem, komunitas, atau wilayah geografis tertentu.

12. Mengapa daerah tropis sering dianggap memiliki keanekaragaman hayati yang lebih tinggi?
a) Daerah tropis memiliki suhu yang sangat dingin
b) Daerah tropis memiliki sedikit curah hujan
c) Daerah tropis memiliki variasi habitat dan iklim yang stabil
d) Daerah tropis terkena dampak deforestasi paling sedikit

Jawaban: c) Daerah tropis memiliki variasi habitat dan iklim yang stabil
Pembahasan: Daerah tropis memiliki kondisi iklim yang stabil dan beragam habitat, yang mendukung keberadaan berbagai jenis spesies.

13. Apa yang menjadi penyebab utama kehilangan keanekaragaman hayati di lautan?
a) Polusi air
b) Aktivitas pertanian
c) Reforestasi
d) Pengembangan perkotaan

Jawaban: a) Polusi air
Pembahasan: Polusi air, khususnya akibat tumpahan minyak dan limbah, sangat mempengaruhi ekosistem laut dan menjadi penyebab utama kehilangan keanekaragaman hayati di lautan.

14. Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh pemanfaatan keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia?
a) Perburuan liar
b) Penggunaan tumbuhan obat
c) Perusakan habitat
d) Polusi industri

Jawaban: b) Penggunaan tumbuhan obat
Pembahasan: Manusia telah lama memanfaatkan tumbuhan obat yang berasal dari keanekaragaman hayati untuk pengobatan berbagai penyakit.

15. Mengapa pendidikan konservasi dianggap penting dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati?
a) Untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam
b) Agar masyarakat lebih memahami dan menghargai keanekaragaman hayati
c) Untuk mendorong perburuan dan perdagangan spesies
d) Untuk mendukung industri pariwisata

BACA JUGA  Pengertian ekosistem

Jawaban: b) Agar masyarakat lebih memahami dan menghargai keanekaragaman hayati
Pembahasan: Pendidikan konservasi membantu masyarakat memahami pentingnya keanekaragaman hayati dan mendorong tindakan yang mendukung pelestariannya.

16. Dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati, apa fungsi dari bank benih?
a) Sebagai tempat penyimpanan uang
b) Sebagai tempat pembiakan hewan
c) Sebagai tempat penyimpanan dan konservasi benih tumbuhan
d) Sebagai tempat perdagangan tanaman

Jawaban: c) Sebagai tempat penyimpanan dan konservasi benih tumbuhan
Pembahasan: Bank benih bertujuan untuk menyimpan dan melestarikan benih dari berbagai spesies tumbuhan, memastikan keberlangsungan spesies tersebut untuk generasi mendatang.

17. Apa yang menjadi ancaman bagi keanekaragaman hayati di daerah pegunungan?
a) Tsunami
b) Polusi udara di kota besar
c) Perubahan iklim dan pemanasan global
d) Radiasi dari satelit

Jawaban: c) Perubahan iklim dan pemanasan global
Pembahasan: Perubahan iklim dan pemanasan global dapat mempengaruhi ekosistem di daerah pegunungan, termasuk pola curah hujan dan suhu, yang berdampak pada keanekaragaman hayati di daerah tersebut.

18. Bagaimana cara yang paling efektif untuk melindungi spesies yang terancam punah?
a) Mengizinkan perburuan bebas
b) Melakukan deforestasi
c) Menetapkan kawasan konservasi dan cagar alam
d) Mengembangkan industri pariwisata di habitat mereka

Jawaban: c) Menetapkan kawasan konservasi dan cagar alam
Pembahasan: Menetapkan kawasan konservasi dan cagar alam memastikan perlindungan habitat dan mencegah gangguan terhadap spesies yang terancam punah.

19. Apa yang menjadi tujuan dari program reproduksi spesies terancam?
a) Mengurangi jumlah spesies
b) Memperoleh keuntungan komersial
c) Meningkatkan populasi spesies yang terancam punah
d) Memperkenalkan spesies asing ke habitat baru

Jawaban: c) Meningkatkan populasi spesies yang terancam punah
Pembahasan: Tujuan dari program reproduksi adalah untuk meningkatkan populasi spesies yang terancam punah dan memastikan keberlangsungannya di alam liar.

20. Mengapa spesies endemik lebih rentan terhadap kepunahan?
a) Karena memiliki populasi yang besar
b) Karena memiliki habitat yang luas
c) Karena memiliki distribusi yang terbatas
d) Karena memiliki tingkat reproduksi yang tinggi

Jawaban: c) Karena memiliki distribusi yang terbatas
Pembahasan: Spesies endemik memiliki distribusi atau penyebaran yang terbatas, biasanya hanya di satu daerah atau wilayah tertentu. Oleh karena itu, gangguan atau perubahan di daerah tersebut dapat memiliki dampak besar terhadap kelangsungan hidup spesies tersebut.

Print Friendly, PDF & Email