Pengertian kapasitor

Kapasitor atau kondensator merupakan alat yang menyimpan muatan listrik dan energi potensial listrik. Kapasitor sederhana terdiri dari dua pelat atau lembar konduktor yang diletakkan berdekatan tetapi tidak saling bersentuhan dan dipisahkan oleh isolator atau ruang hampa udara. Konduktor merupakan bahan yang dapat menghantarkan arus listrik misalnya logam, sedangkan isolator merupakan bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik misalnya plastik.

Pada mulanya kedua konduktor tidak bermuatan listrik atau netral secara kelistrikan. Agar salah satu konduktor menjadi bermuatan positif dan konduktor lainnya menjadi bermuatan negatif maka harus ada pemindahan elektron dari salah satu konduktor ke konduktor lain. Elektron berada di permukaan atom sehingga mudah berpindah. Setelah elektron berpindah dari satu konduktor ke konduktor lain, salah satu konduktor berkelebihan elektron (kekurangan proton) sehingga menjadi bermuatan negatif sedangkan konduktor lainnya berkekurangan elektron (kelebihan proton) sehingga menjadi bermuatan positif. Penjelasan mendetail mengenai proses pengisian muatan listrik pada kapasitor diulas pada topik penyimpanan energi listrik pada kapasitor.

Pengertian kapasitorSebagaimana diilustrasikan pada gambar samping, salah satu pelat konduktor bermuatan positif (+Q) sedangkan pelat konduktor lain bermuatan negatif (-Q). Muatan listrik pada masing-masing pelat berjumlah sama tetapi berlawanan tanda sehingga muatan total bernilai nol (Q-Q=0). Adanya muatan listrik yang besarnya sama dan berlawanan tanda pada masing-masing pelat menimbulkan beda potensial di antara kedua pelat tersebut. Konduktor bermuatan positif mempunyai potensial listrik lebih tinggi sedangkan konduktor bermuatan negatif mempunyai potensial listrik lebih rendah. Dengan kata lain ada medan listrik di antara kedua konduktor bermuatan tersebut, di mana arah medan listrik dari muatan positif menuju muatan negatif. Sebagaimana telah diulas pada topik energi potensial listrik, jika ada medan listrik atau perbedaan potensial listrik di antara kedua pelat konduktor maka pasti ada energi potensial listrik pada kedua pelat tersebut.

Energi potensial merupakan kemampuan melakukan usaha. Jika kapasitor menyimpan energi potensial listrik maka kapasitor mempunyai kemampuan melakukan usaha. Sebagaimana kenyataannya, kapasitor mempunyai banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Kapasitor merupakan salah satu komponen penting dalam rangkaian listrik, di mana rangkaian listrik merupakan dasar dari berbagai peralatan elektronik.

(Ukuran kertas : F4, Jumlah halaman : 36)

Materi Pembelajaran :

  1. Muatan Listrik
  2. Hukum Coulomb
  3. Medan Listrik
  4. Fluks Listrik
  5. Hukum Gauss
  6. Energi Potensial Listrik
  7. Potensial Listrik
  8. Kapasitor
Anda perlu masuk untuk melihat isi sepenuhnya. Silahkan . Bukan Member? Bergabung

error: