18 mau laʻana o nā nīnau kānāwai kinoea kūpono
1. ʻO kahi kinoea kūpono i loko o kahi ākea i ka wā mua he nui ka nui V a me ka mahana T. Inā hoʻomehana ʻia ke kinoea i loli ka mahana i 5/4 T a loli ke kaomi i 2P a laila loli ka nui o ke kinoea i...
Pahana
Ua ʻike ʻia :
Ka nui mua (V1) = V
Mahana mua (T1) = T
Mahana hope loa (T2) = 5/4 T
Kaomi mua (P1) = P
Kaomi hope loa (P2) = 2P
Ua nīnau ʻia : Ka leo hope loa (V2)
Pane :
Volume gas berubah menjadi 5/8 kali volume awal.
2. Volume 2 mol gas pada suhu dan tekanan standar (STP) adalah…
Pahana
Ua ʻike ʻia :
Jumlah mol gas (n) = 2 mol
Suhu standar (T) = 0 oC = 0 + 273 = 273 Kelvin
Kaomi maʻamau (P) = 1 atm = 1,013 x 105 Pascal
Konstanta gas umum (R) = 8,315 Joule/mol.Kelvin
Ua nīnau ʻia : Volume gas (V)
Pane :
Ke Kānāwai Kinoea Kūpono (dalam jumlah mol, n)
Volume 2 mol gas adalah 44,8 liter.
Volume 1 mol gas adalah 45,4 liter / 2 = 22,4 liter.
Jadi volume 1 mol gas, baik gas oksigen atau helium atau argon atau gas lainnya, adalah 22,4 liter.
3. 4 liter gas oksigen bersuhu 27°C pada tekanan 2 atm (1 atm = 105 Pa) berada dalam sebuah wadah. Jika konstanta gas umum R = 8,314 J.mol-1.K-1 dan bilangan avogadro NA 6,02 m 1023 molekul, maka banyaknya molekul gas oksigen dalam wadah adalah…
Pahana
Ua ʻike ʻia :
Volume gas (V) = 4 liter = 4 dm3 = 4x10-3 m3
Mahana kinoea (T) = 27oC = 27 + 273 = 300 Kelvin
Tekanan gas (P) = 2 atm = 2 x 105 Pascal
Konstanta gas umum (R) = 8,314 J.mol-1.K-1
Bilangan Avogadro (NA) = 6,02 x 1023
Ua nīnau ʻia : Banyaknya molekul gas oksigen dalam wadah (N)
Pane :
Konstanta Boltzmann :
Ke Kānāwai Kinoea Kūpono (dalam jumlah molekul, N)
Dalam 1 mol gas oksigen, terdapat 1,93 x 1023 molekul oksigen.
4. Sebuah bejana berisi gas neon (Ne, massa atom = 20 u) pada suhu dan tekanan standar (STP mempunyai volume 2 m3. Tentukan massa gas neon!
Ua ʻike ʻia :
Massa atom neon = 20 gram/mol = 0,02 kg/mol
Suhu standar (T) = 0oC = 273 Kelvin
Kaomi maʻamau (P) = 1 atm = 1,013 x 105 Pascal
Ka nui (V) = 2 m3
Ua nīnau ʻia : massa (m) gas neon
Pane :
Pada suhu dan tekanan standar (STP), 1 mol gas apa saja, termasuk gas neon, mempunyai volume 22,4 liter = 22,4 dm3 = 0,0448 m3. Dengan demikian, dalam volume 2 m3 terdapat berapa mol gas neon ?
Dalam volume 2 m3 terdapat 44,6 mol gas neon.
Massa atom relatif gas neon adalah 20 gram/mol. Ini artinya dalam 1 mol terdapat 20 gram atau 0,02 kg gas neon. Karena dalam 1 mol terdapat 0,02 kg gas neon maka dalam 44,6 mol terdapat (44,6 mol)(0,02 kg/mol) = 0,892 kg = 892 gram gas neon.
5. Soal UN SMA/MA 2017 No.22
Suatu gas ideal dimasukkan ke dalam ruang tertutup, kemudian volumenya dijadikan 1/2 kali semula pada suhu tetap. Tekanan gas sekarang menjadi…
A. 4 mau manawa kumu
B. ʻelua manawa hou
C. 1 manawa kumu
D. 1/2 kali semula
E. 1/4 kali semula
Pahana
Ua ʻike ʻia:
Ka nui mua = V
Volume akhir = 1/2 V
Tekanan awal = P
Suhu konstan
Ua nīnau ʻia: Tekanan akhir
Pane:
P1 V1 /T1 = P2 V2 /T2 —–> Suhu (T) konstan
P1 V1 = P2 V2
P V = P2 (1/2 V)
P = P2 (1 / 2)
2P = P2
Tekanan gas menjadi 2 kali semula.
ʻO ka pane pololei ʻo B.
6. Nīnau Hoʻokolohua Lahui SMA/MA Physics 2015/2016 Helu 21
Perhatikan pernyataan di bawah ini!
(1) Setiap partikel selalu bergerak dengan arah tertentu
(2) Partikel gas tersebar merata ke seluruh ruangan
(3) Ukuran partikel gas dapat diabaikan terhadap ukuran wadah
(4) Setiap tumbukan partikel gas yang terjadi bersifat lenting sempurna
(5) Gaya tarik menarik antar partikel diperhitungkan
Pernyataan yang sesuai dengan sifat gas ideal adalah…
A. (1) a me (3) wale nō
B. (2) a me (4) wale nō
C. (1), (2) dan (3) saja
D. (2), (3) a me (4)
E. (3), (4) a me (5)
Pahana
Pernyataan yang benar adalah 1, 2, 3, 4.
7. Nīnau Hoʻokolohua Lahui SMA/MA Physics 2015/2016 Helu 21
Di bawah ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan gas :
(1) Partikel-partikel zat bergerak lurus dengan laju tetap secara acak
(2) Tumbukan yang terjadi antar partikel mengakibatkan partikel-partikel kehilangan sedikit energi
(3) Partikel-partikel gas tersebar merata ke seluruh ruangan
(4) Hukum-hukum Newton tentang gerak hanya berlaku untuk partikel gas monoatomik
(5) Selang waktu yang dibutuhkan dalam tumbukan antar partikel sangat singkat
Dari pernyataan-pernyaataan tersebut, yang termasuk sifat-sifat gas ideal adalah…
A. (1), (2), (5)
B. (1), (3), (5)
C. (2), (3), (4)
D. (2), (4), (5)
E. (3), (4), (5)
Pahana
Pernyataan yang benar adalah 1, 3, 5.
ʻO ka pane pololei ʻo B.
8. Nīnau Hoʻokolohua Lahui SMA/MA Physics 2015/2016 Helu 21
(1) Gas terdiri atas partikel-partikel yang tersebar merata
(2) Tumbukan partikel dengan dinding bersifat lenting sempurna
(3) Selang waktu tumbukan antar partikel berlangsung sangat singkat
(4) Volume gas sangat besar dibanding wadah yang ditempatnya
(5) Hukum Newton tidak berlaku untuk molekul karena ukurannya sangat kecil
Pernyataan yang tepat adalah…
A. (1), (2), a me (3)
B. (1), (2), a me (4)
C. (1), (3), a me (5)
D. (2), (3), a me (5)
E. (3, (4), dan (5)
Pahana
Pernyataan yang benar adalah 1, 2, 3.
ʻO A ka pane pololei.
9. Nīnau Hoʻokolohua Lahui SMA/MA Physics 2015/2016 Helu 22
Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenya V pada suhu T dan tekanan P. Jika gas dipanaskan sehingga suhunya menjadi 3/2 T dan tekanannya 4/3 P, maka volume gas menjadi…
A. 9/8 V
B. 9/5 V
C. 5/3 V
D. 4/3 V
E. 3/2 V
Pahana
Ua ʻike ʻia :
Ka nui mua (V1) = V
Mahana mua (T1) = T
Kaomi mua (P1) = P
Mahana hope loa (T2) = 3/2 T
Kaomi hope loa (P2) = 4/3 P
Ua nīnau ʻia : Ka leo hope loa (V2)
Pane :

ʻO A ka pane pololei.
10. Nīnau Hoʻokolohua Lahui SMA/MA Physics 2015/2016 Helu 22
Suatu gas ideal menempati ruang yang volumenya V1 pada suhu T1 dan tekanan P1. Kemudian dipanaskan sehingga volume gas menjadi 4/3 V1 dan tekanannya menjadi 5/2 P1. Perbandingan suhu gas akhir dan gas mula-mula adalah…
A. 10 : 5
B. 10 : 3
K. 5 : 10
D. 3 : 10
E. 1 : 8
Pahana
Ua ʻike ʻia :
Ka nui mua = V1
Mahana mua = T1
Tekanan awal = P1
Volume akhir = 4 / 3 V1
Tekanan akhir = 5/2 P1
Ua nīnau ʻia : Perbandingan suhu akhir dan suhu mula-mula
Pane :
Hitung suhu akhir :

ʻO ka pane pololei ʻo B.
11. Sebanyak 3 liter gas Argon bersuhu 27°C pada tekanan 1 atm (1 atm = 105 Pa) berada di dalam tabung. Jika konstanta gas umum R = 8,314 J.mol-1.K-1 dan banyaknya partikel dalam 1 mol gas 6,02 x 1023 partikel, maka banyak partikel gas Argon dalam tabung tersebut adalah…..
A. 0,83 x 10 23 partikel
B. 0,72 x 10 23 partikel
C. 0,42 x 10 23 partikel
D. 0,22 x 10 23 partikel
E. 0,12 x 10 23 partikel
Pahana
Ua ʻike ʻia :
Volume gas = 3 liter = 3 dm3 = 3x10-3 m3
Suhu gas = 27oC + 273 = 300 K
Tekanan gas = 1 atm = 105 Pa
Konstanta gas umum (R) = 8,314 J.mol-1 .K-1
Bilangan Avogadro (NA) = 6,02 x 1023 nā molekala/mol
Ua nīnau ʻia : banyaknya partikel gas argon dalam tabung
Pane :

12. Suatu gas ideal berada dalam suatu bejana tertutup dengan tekanan P, volume V, dan suhu T. Jika suatu saat suhu diubah menjadi 2T, dan volumenya menjadi 3/2 V, maka perbandingan tekanan awal (P1) dengan tekanan akhir (P2) setelah V dan T diubah adalah….
A. 1 : 3
B. 1 : 2
K. 2 : 3
D. 3 : 4
E. 4 : 3
Pahana
Ua ʻike ʻia:
Kaomi mua (P1) = P
Ka nui mua (V1) = V
Ka leo hope loa (V2) = 3/2 V
Mahana mua (T1) = T
Mahana hope loa (T2) = 2T
Ua nīnau ʻia: Perbandingan tekanan awal (P1) dan tekanan akhir (P2)
Pane:

Perbandingan tekanan awal dan akhir :
P1 :P2
P: 4P/3
1: 4/3
3 (1) : (3) 4/3
3: 4
ʻO D ka pane pololei.
13. Gas oksigen dengan volume V, suhu T, dan tekanan P berada dalam silinder yang ditutup dengan klep. Bila klep ditekan, volume oksigen menjadi 3/4 V dan suhu menjadi 3/2 T, maka perbandingan tekanan awal dan tekanan akhir gas adalah….
A.P.1 :P2 = 1 : 2
B.P1 :P2 = 2 : 3
ʻO C. P1 :P2 = 3 : 2
D.P.1 :P2 = 3 : 4
E.P.1 :P2 = 4 : 3
Pahana
Ua ʻike ʻia:
Kaomi mua (P1) = P
Ka nui mua (V1) = V
Ka leo hope loa (V2) = 3/4 V
Mahana mua (T1) = T
Mahana hope loa (T2) = 3/2 T
Ua nīnau ʻia: Perbandingan tekanan awal (P1) dan tekanan akhir (P2)
Pane:

Perbandingan tekanan awal dan akhir :
P1 :P2
1: 2
ʻO A ka pane pololei.
14. Perhatikan grafik hubungan massa jenis (ρ) dan volume (V) berbagai gas berikut ini!
Pasangan gas yang memiliki massa yang sama adalah…


Pahana
Haʻilula mānoanoa:
Ka nui (ρ) = massa (m) / Volume (V)
Massa (m) = massa jenis (ρ) x Volume (V)
1) m = (0,8)(2) = 1,6 kg
2) m = (0,8)(4) = 3,2 kg
3) m = (0,4)(4) = 1,6 kg
4) m = (0,4)(5) = 2 kg
5) m = (0,8)(5) = 4 kg
Pasangan gas yang memiliki massa yang sama adalah 1 dan 3.
15. Suatu gas ideal berada dalam suatu bejana tertutup dengan tekanan P, volume V, dan suhu T. Jika suatu saat suhu diubah menjadi 2T, dan volumenya menjadi 3/2 V, maka perbandingan tekanan awal (P1) dengan tekanan akhir (P2) setelah V dan T diubah adalah….
A. 1 : 3
B. 1 : 2
K. 2 : 3
D. 3 : 4
E. 4 : 3
Pahana
Ua ʻike ʻia:
Kaomi mua (P1) = P
Ka nui mua (V1) = V
Ka leo hope loa (V2) = 3/2 V
Mahana mua (T1) = T
Mahana hope loa (T2) = 2T
Ditanya : Perbandingan tekanan awal (P1) dan tekanan akhir (P2)
Pane:
Perbandingan tekanan awal dan akhir :
P1 :P2
P: 4P/3
1: 4/3
3 (1) : (3) 4/3
3: 4
ʻO D ka pane pololei.
16. Gas oksigen dengan volume V, suhu T, dan tekanan P berada dalam silinder yang ditutup dengan klep. Bila klep ditekan, volume oksigen menjadi 3/4 V dan suhu menjadi 3/2 T, maka perbandingan tekanan awal dan tekanan akhir gas adalah….
A.P.1 :P2 = 1 : 2
B.P1 :P2 = 2 : 3
ʻO C. P1 :P2 = 3 : 2
D.P.1 :P2 = 3 : 4
E.P.1 :P2 = 4 : 3
Pahana
Ua ʻike ʻia:
Kaomi mua (P1) = P
Ka nui mua (V1) = V
Ka leo hope loa (V2) = 3/4 V
Mahana mua (T1) = T
Mahana hope loa (T2) = 3/2 T
Ditanya : Perbandingan tekanan awal (P1) dan tekanan akhir (P2)
Pane:
Perbandingan tekanan awal dan akhir :
P1 :P2
P: 2P
1: 2
ʻO A ka pane pololei.
17. 2 liter gas oksigen (O2) bersuhu 30 oC pada tekanan 1 atm (1 atm = 105 Pa) berada di dalam sebuah tabung. Jika konstanta gas umum, R = 8,314 J mol-1 K-1 dan jumlah molekul dalam 1 mol gas adalah 6,02 x 1023 molekul, maka jumlah molekul gas oksigen (O2) dalam tabung tersebut adalah …
A. 0,8 x 1023 molekul
B. 0,7 x 1023 molekul
C. 0,5 x 1023 molekul
D. 0,2 x 1023 molekul
E. 0,1 x 1023 molekul
Kūkākūkā:
Ua ʻike ʻia :
V O2 = 2 lita = 2 dm3 = 2x10-3 m3
T = 30 + 273 = 303 K
PHoku Welowelo = 105 Pa = 105 M / m2
NA = 6,02x1023 molekul/mol (Bilangan Avogadro)
R = 8,314 J mol-1 K-1
k = R/NA = 8,314/6,02 x 1023 = 1,38x10-23 J/K
Massa molekul O2 = 32 gram/mol = 32 kg/mol
Ua nīnau ʻia :
Jumlah molekul gas oksigen (O2)
Pane :
PV = NkT
Keterangan : P = tekanan, V = volume, N = jumlah molekul, k = konstanta Boltzmann
(105 M / m2)(2 x 10-3 m3) = N(1,38 x 10-23 J/K)(303 K)
ʻO C ka pane pololei.
18. Volume 2 gram gas oksigen O2 (Mr = 32) pada keadaan normal (T = 0 oC dan P = 1 atm) adalah…. R = 8,314 J/mol K, 1 atm = 105 Pa) adalah…
A. 1,4 m3
B. 2,0 m3
C. 2,3 m3
D. 2,5 m3
E. 3,0 m3
Kūkākūkā:
Ua ʻike ʻia :
Mass O2 = 2 grama
Massa molekul (Mr) O2 = 32 grams/mol
T = 0 + 273 = 273 K
P=105 M / m2
R = 8.314 J/mol K
Ua nīnau ʻia :
Volume ?
Pane :
Puna nīnau:
Nā Nīnau Hoʻokolohua Lahui no ke Kino no ke Kula Kiʻekiʻe/Kula Kiʻekiʻe ʻOihana