Pengertian ekosistem

Pengertian ekosistem

Dalam era globalisasi dan tantangan perubahan iklim, pemahaman terhadap ekosistem menjadi semakin krusial. Kurikulum Merdeka, sebagai salah satu wujud adaptasi dunia pendidikan Indonesia terhadap perkembangan zaman, memberikan sorotan khusus pada konsep ekosistem. Melalui artikel ini, kita akan membahas pengertian ekosistem sesuai dengan pandangan Kurikulum Merdeka.

1. Apa Itu Ekosistem?

Ekosistem didefinisikan sebagai suatu kesatuan sistem ekologi di mana terjadi interaksi antara makhluk hidup (biotik) dengan lingkungannya (abiotik) dalam suatu wilayah tertentu. Interaksi ini menghasilkan suatu kesimbangan dinamis yang memungkinkan keberlangsungan kehidupan.

2. Komponen Ekosistem
Biotik: Komponen hidup dalam ekosistem yang mencakup semua organisme, mulai dari produsen (tumbuhan), konsumen (hewan), hingga dekomposer (jamur dan bakteri).
Abiotik: Faktor-faktor lingkungan tak hidup yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan organisme. Ini termasuk suhu, kelembaban, kualitas tanah, ketersediaan air, dan cahaya matahari.
3. Interaksi dalam Ekosistem

Setiap komponen dalam ekosistem memiliki peran, dan interaksi antara komponen-komponen ini menciptakan keseimbangan. Misalnya, tumbuhan memproduksi oksigen dan makanan melalui fotosintesis yang kemudian dikonsumsi oleh hewan. Sementara itu, hewan menghasilkan karbon dioksida yang dibutuhkan tumbuhan untuk fotosintesis.

4. Pentingnya Ekosistem

Kurikulum Merdeka menekankan bahwa pemahaman ekosistem bukan hanya soal teori, tetapi juga soal bagaimana setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Ekosistem yang sehat mendukung kehidupan dengan menyediakan sumber daya, mengatur siklus air, dan banyak fungsi lainnya yang mendukung kehidupan di Bumi.

BACA JUGA  Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

5. Konsep Ekosistem dalam Pendidikan

Dengan Kurikulum Merdeka, siswa diajarkan untuk:

Memahami pentingnya setiap komponen dalam ekosistem.
Menyadari dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem.
Menerapkan pengetahuan tentang ekosistem dalam kehidupan sehari-hari, seperti dalam pengelolaan sampah, penghematan air, dan lain-lain.

SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Apa yang dimaksud dengan ekosistem?
Jawaban: Ekosistem adalah kesatuan sistem ekologi yang terbentuk dari interaksi antara makhluk hidup (komponen biotik) dengan lingkungannya (komponen abiotik) dalam suatu wilayah tertentu.

2. Sebutkan dua komponen utama dari ekosistem.
Jawaban: Dua komponen utama ekosistem adalah komponen biotik dan abiotik.

3. Apa fungsi tumbuhan dalam ekosistem?
Jawaban: Tumbuhan berfungsi sebagai produsen yang menghasilkan makanan melalui proses fotosintesis.

4. Bagaimana hewan berkontribusi dalam keseimbangan karbon dioksida di ekosistem?
Jawaban: Hewan mengonsumsi oksigen dan menghasilkan karbon dioksida melalui respirasi, yang kemudian dapat digunakan oleh tumbuhan untuk fotosintesis.

5. Faktor apa yang termasuk dalam komponen abiotik ekosistem?
Jawaban: Faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, kualitas tanah, ketersediaan air, dan cahaya matahari termasuk dalam komponen abiotik.

BACA JUGA  Bagaimana Virus Bereproduksi

6. Mengapa komponen abiotik penting untuk komponen biotik?
Jawaban: Komponen abiotik menyediakan kondisi yang diperlukan bagi komponen biotik untuk bertahan hidup, tumbuh, dan berkembang biak.

7. Apa yang akan terjadi jika salah satu komponen dalam ekosistem terganggu?
Jawaban: Gangguan pada salah satu komponen ekosistem dapat mengakibatkan ketidakseimbangan dan berdampak pada keseluruhan ekosistem.

8. Bagaimana peran dekomposer dalam ekosistem?
Jawaban: Dekomposer memecah bahan organik mati menjadi nutrisi dasar yang kemudian diserap kembali oleh tanah dan digunakan oleh tumbuhan.

9. Apa yang membedakan konsumen primer dengan konsumen sekunder?
Jawaban: Konsumen primer adalah organisme yang memakan produsen (tumbuhan), sementara konsumen sekunder memakan konsumen primer.

10. Bagaimana aktivitas manusia dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem?
Jawaban: Aktivitas manusia seperti deforestasi, pencemaran, dan perubahan lahan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.

11. Apa yang dimaksud dengan rantai makanan dalam ekosistem?
Jawaban: Rantai makanan adalah urutan seberapa organisme mendapatkan makanan dan energi dengan memakan organisme lain dalam ekosistem.

12. Mengapa fotosintesis penting dalam ekosistem?
Jawaban: Fotosintesis mengubah energi matahari menjadi energi kimia yang disimpan dalam makanan, yang kemudian menjadi sumber energi bagi hewan.

13. Bagaimana air mendukung kehidupan dalam ekosistem?
Jawaban: Air adalah komponen penting dalam proses biokimia seperti fotosintesis, respirasi, dan transportasi nutrisi dalam organisme.

BACA JUGA  Interaksi Antar Komponen Ekosistem

14. Sebutkan contoh gangguan abiotik yang dapat mengancam ekosistem.
Jawaban: Contoh gangguan abiotik termasuk perubahan suhu, kekeringan, banjir, dan pencemaran air atau tanah.

15. Apa yang dimaksud dengan ekosistem artifisial?
Jawaban: Ekosistem artifisial adalah ekosistem yang diciptakan atau dimodifikasi oleh manusia, seperti taman kota, akuarium, atau lahan pertanian.

16. Bagaimana siklus nutrisi mempengaruhi keseimbangan ekosistem?
Jawaban: Siklus nutrisi memastikan bahwa zat-zat esensial dikembalikan ke tanah dan dapat digunakan kembali oleh tumbuhan, mendukung keseimbangan dan keberlanjutan ekosistem.

17. Apa peran Kurikulum Merdeka dalam pendidikan ekosistem?
Jawaban: Kurikulum Merdeka menekankan pemahaman mendalam tentang ekosistem dan bagaimana setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga keseimbangannya.

18. Bagaimana interaksi antar spesies mempengaruhi struktur ekosistem?
Jawaban: Interaksi seperti predasi, kompetisi, dan simbiosis dapat mempengaruhi distribusi dan kepadatan populasi organisme dalam ekosistem.

19. Apa yang dimaksud dengan ekosistem alami?
Jawaban: Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk tanpa campur tangan manusia, seperti hutan, rawa, atau terumbu karang.

20. Mengapa keanekaragaman spesies penting untuk kesehatan ekosistem?
Jawaban: Keanekaragaman spesies meningkatkan ketahanan ekosistem terhadap gangguan dan mendukung fungsinya, termasuk produktivitas dan siklus nutrisi.

Print Friendly, PDF & Email