Ìtumọ̀ ooru, ìfàmọ́ra ooru, agbára ooru

Ohun èlò: Ìtumọ̀ ooru, ìfàmọ́ra ooru, agbára ooru

Ṣé o ti mu tíì yìnyín rí, wàrà yìnyín, omi yìnyín, àti bẹ́ẹ̀ bẹ́ẹ̀ lọ? Nígbà tí a bá ń ṣe tíì yìnyín, a sábà máa ń da omi gbígbóná tàbí omi gbígbóná pọ̀ mọ́ àwọn yìnyín yìnyín. Omi gbígbóná tàbí omi gbígbóná ní ìwọ̀n otútù tó ga jù, nígbà tí àwọn yìnyín yìnyín ní ìwọ̀n otútù tó lọ sílẹ̀. Lẹ́yìn tí a bá ti fọwọ́ kan fún ìgbà díẹ̀, àdàpọ̀ àwọn yìnyín yìnyín àti tii gbígbóná di tii yìnyín (àdàpọ̀ àwọn yìnyín yìnyín àti tii gbígbóná ti dé ìwọ̀n otútù kan náà). Ìlànà kan náà ló máa ń wáyé nígbà tí a bá da omi gbígbóná pọ̀ mọ́ omi tútù. Lẹ́yìn tí a bá ti fọwọ́ kan, omi gbígbóná àti omi tútù yóò di omi gbígbóná (àdàpọ̀ omi gbígbóná àti omi tútù yóò dé ìwọ̀n otútù kan náà). Kí ló dé tí àwọn nǹkan wọ̀nyí fi lè dé ìwọ̀n otútù kan náà lẹ́yìn tí a bá ti fọwọ́ kan?

Pengertian Kalor

Apabila benda-benda yang memiliki perbedaan suhu saling bersentuhan, akan ada perpindahan panas atau sering disebut kalor, dari benda yang bersuhu tinggi menuju benda yang bersuhu rendah. Perpindahan kalor terhenti setelah benda-benda yang bersentuhan mencapai suhu yang sama. Misalnya jika kita mencampur air panas dengan air dingin, biasanya kalor berpindah dari air panas menuju air dingin. Ketika kita memasukkan besi panas ke dalam air dingin, kalor berpindah dari besi yang lebih panas menuju air. Kalor akan berhenti mengalir setelah besi dan air mencapai suhu yang sama. Ketika dokter atau perawat menempelkan termometer ke tubuhmu, kalor berpindah dari tubuhmu menuju termometer. Perpindahan kalor terhenti setelah tubuhmu dan termometer telah mencapai suhu yang sama. Jika termometer yang digunakan adalah termometer raksa maka ketika tubuhmu dan termometer mencapai suhu yang sama, permukaan air raksa berhenti bergerak. Angka yang ditunjukkan permukaan air raksa merupakan suhu tubuhmu saat itu.

KA TUN  Àpẹẹrẹ Àwọn Ìbéèrè Ìjíròrò Semiconductor

Secara alami, kalor dengan sendirinya berpindah dari benda yang bersuhu tinggi menuju benda yang bersuhu rendah. Gbigbe ooru cenderung menyamakan suhu benda yang saling bersentuhan. Pada abad ke-18, para fisikawan menduga bahwa aliran kalor merupakan gerakan suatu fluida, suatu jenis fluida yang tidak kelihatan (fluida adalah zat yang dapat mengalir. Fluida meliputi zat cair dan zat gas. Air (zat cair) termasuk fluida karena dapat mengalir. Udara juga termasuk fluida karena dapat mengalir). Fluida tersebut dinamakan colóògùn. Àwọn ẹ̀kọ́ nípa caloric a kò lò ó mọ́ nítorí pé, nítorí pé a gbé e kalẹ̀ lórí àwọn àbájáde ìdánwò náà, wíwà kalori ini tidak bisa dibuktikan.

Pada abad ke-19, seorang fisikawan Inggris bernama James Prescott Joule (1818-1889) mempelajari cara memanaskan air dalam sebuah wadah menggunakan roda pengaduk. Berdasarkan hasil percobaannya, Joule membuat perbandingan dengan air yang dipanaskan menggunakan api. Ketika nyala api dan wadah yang berisi air bersentuhan, kalor berpindah dari api (suhu tinggi) menuju air (suhu rendah). Setelah membuat perbandingan antara meningkatnya suhu air karena bersentuhan dengan api dan meningkatnya suhu air akibat adanya usaha yang dilakukan oleh pengaduk, Joule menyimpulkan bahwa kalor merupakan energi yang berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda bersuhu rendah. Kalor bukan energi (kalor bukan suatu jenis energi tertentu, seperti energi kinetik, energi potensial, energi kimia dll). Kalore ni energi yang berpindah akibat perbedaan suhu. Jadi ketika kalor mengalir dari benda yang bersuhu tinggi menuju benda yang bersuhu rendah, sebenarnya energi yang berpindah dari benda yang bersuhu tinggi menuju benda yang bersuhu rendah. Perpindahan energi terhenti setelah benda-benda yang bersentuhan mencapai suhu yang sama atau iwontunwonsi ooru.

KA TUN  Àpẹẹrẹ Àwọn Ìbéèrè Ìjíròrò Inductor

Agbara itusilẹ ooru

Mengapa kebanyakan alat masak terbuat dari aluminium ? Andaikan tangan kiri anda memegang besi, tangan kanan anda memegang kaca, lalu besi dan kaca disentuhkan ke api. Tangan kiri atau tangan kanan yang lebih cepat merasakan panas ? Pertanyaan-pertanyaan ini dan mungkin pertanyaan lain yang akan anda tanyakan, berkaitan dengan konduktivitas termal benda. Konduktivitas termal suatu benda adalah kemampuan suatu benda untuk memindahkan kalor melalui benda tersebut. Benda yang memiliki konduktivitas termal (k) besar merupakan penghantar ooru yang baik (konduktor termal yang baik). Sebaliknya, benda yang memiliki konduktivitas termal kecil merupakan penghantar kalor yang buruk (konduktor termal yang buruk).

Agbara itusilẹ ooruKapasitas Kalor

KA TUN  Àpẹẹrẹ Ìgbì Elétírómágẹ́ẹ̀tì Àwọn Ìbéèrè

Kapasitas kalor (C) adalah banyaknya ooru yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu seluruh benda sebesar satu derajat. Rumus kapasitas kalor :

C = mc

Keterangan : C = kapasitas kalor, m = massa benda, c = ooru kan pato benda.