Rumus momentum sudut

Rumus momentum sudut

Momentum sudut adalah konsep dasar dalam fisika, khususnya dalam mekanika klasik. Momentum sudut mengukur besarnya perputaran benda terhadap suatu titik tertentu. Konsep ini serupa dengan momentum linear, tetapi berlaku pada perputaran objek.

1. Definisi Momentum Sudut

Momentum sudut, biasanya dilambangkan dengan simbol \( L \), didefinisikan sebagai produk silang antara vektor posisi \( r \) dan momentum linear \( p \) sebuah partikel.

\[ L = r \times p \]

Dimana:

– \( L \) = momentum sudut
– \( r \) = vektor posisi partikel relatif terhadap titik acuan
– \( p \) = momentum linear = \( m \times v \), dimana \( m \) adalah massa dan \( v \) adalah kecepatan partikel.

2. Satuan Momentum Sudut

Dalam Sistem Internasional (SI), momentum sudut memiliki satuan kilogram meter persegi per detik (kg.m^2/s).

3. Kekekalan Momentum Sudut

Salah satu prinsip dasar dalam fisika adalah prinsip kekekalan momentum sudut. Ini menyatakan bahwa dalam sistem tertutup, tanpa adanya torsi eksternal yang bekerja, total momentum sudut akan tetap konstan. Dengan kata lain, momentum sudut sebelum dan sesudah interaksi dalam sistem tersebut akan sama.

BACA JUGA  LKPD hukum Archimedes model pembelajaran inkuiri terbimbing

\[ L_{awal} = L_{akhir} \]

4. Hubungan dengan Torsi

Torsi (\( \tau \)) adalah padanan dari gaya dalam rotasi. Torsi didefinisikan sebagai produk silang antara vektor posisi \( r \) dan gaya \( F \) yang bekerja pada suatu benda.

\[ \tau = r \times F \]

Ketika sebuah benda mengalami torsi, momentum sudut benda tersebut akan berubah. Perubahan momentum sudut sama dengan torsi yang bekerja pada benda dikalikan dengan waktu.

\[ \Delta L = \tau \times \Delta t \]

5. Contoh Penerapan Momentum Sudut

Momentum sudut memiliki banyak penerapan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam konsep-konsep fisika yang lebih lanjut. Misalnya, seorang penari balet yang memutar tubuhnya dengan lengan terentang kemudian memperkecil lingkar putarannya dengan menarik lengan ke dalam, akan memutar dengan lebih cepat. Ini karena momentum sudutnya harus terjaga, dan jika jariannya mendekat ke sumbu putaran (yaitu, mengurangi \( r \)), kecepatan putarannya (\( v \)) harus meningkat untuk mengkompensasi.

Kesimpulan:

Momentum sudut adalah konsep penting dalam mekanika klasik yang menjelaskan bagaimana benda-benda berputar dan berinteraksi dalam rotasi. Melalui pemahaman tentang momentum sudut dan hukum kekekalan, kita dapat memahami banyak fenomena alam sehari-hari dan prinsip-prinsip dasar fisika dengan lebih baik.

BACA JUGA  Hukum I Kirchhoff

SOAL DAN PEMBAHASAN

1. Soal:
Sebuah bola dengan massa 2 kg bergerak dengan kecepatan 5 m/s sejajar dengan sumbu x. Jika bola berada pada jarak 3 m dari titik asal, hitung momentum sudut bola tersebut relatif terhadap titik asal.

Pembahasan:
Menggunakan rumus \( L = r \times p \)
Dimana \( p = m \times v \)
Maka \( p = 2 \times 5 = 10 \) kg.m/s
Jadi, \( L = 3 \times 10 = 30 \) kg.m^2/s
Jawaban: 30 kg.m^2/s

2. Soal:
Sebuah partikel dengan massa 4 kg bergerak dengan kecepatan 3 m/s sejajar dengan sumbu y. Jika partikel berada pada jarak 2 m dari titik asal pada sumbu x, hitung momentum sudut partikel tersebut relatif terhadap titik asal.

Pembahasan:
\( p = m \times v \)
Maka \( p = 4 \times 3 = 12 \) kg.m/s
Jadi, \( L = 2 \times 12 = 24 \) kg.m^2/s
Jawaban: 24 kg.m^2/s

(Perlu dicatat bahwa pertanyaan di atas asumsikan gerakan terjadi dalam bidang x-y, dan momentum sudut dihitung relatif terhadap sumbu z.)

BACA JUGA  Soal perpindahan kalor

3. Soal:
Momentum sudut sebuah benda adalah 20 kg.m^2/s. Jika jarak benda ke titik asal adalah 4 m, berapakah momentum linear benda tersebut?

Pembahasan:
Menggunakan rumus \( L = r \times p \)
Maka \( p = L/r = 20/4 = 5 \) kg.m/s
Jawaban: 5 kg.m/s

(Perlu dicatat bahwa pertanyaan ini asumsikan arah momentum linear tegak lurus terhadap vektor posisi.)

4. Soal:
Sebuah benda dengan momentum linear 8 kg.m/s bergerak sejajar dengan sumbu y. Jika momentum sudut benda tersebut adalah 32 kg.m^2/s, berapakah jarak benda ke titik asal pada sumbu x?

Pembahasan:
Menggunakan rumus \( L = r \times p \)
Maka \( r = L/p = 32/8 = 4 \) m
Jawaban: 4 m

5. Soal:
Sebuah roda dengan jari-jari 0,5 m berputar dengan kecepatan sudut 10 rad/s. Jika massa roda adalah 6 kg, berapakah momentum sudut roda tersebut?

Pembahasan:
Momentum linear pada tepi roda: \( p = m \times v = m \times r \times \omega = 6 \times 0,5 \times 10 = 30 \) kg.m/s
Momentum sudut: \( L = r \times p = 0,5 \times 30 = 15 \) kg.m^2/s
Jawaban: 15 kg.m^2/s

Print Friendly, PDF & Email