Cara mengatasi gigi sensitif

Cara Mengatasi Gigi Sensitif

Gigi sensitif adalah kondisi di mana gigi merasakan ketidaknyamanan atau rasa sakit saat terpapar dengan rangsangan seperti makan atau minum yang panas, dingin, manis, atau asam. Hal ini terjadi ketika tubuli dentin yang melindungi saraf di dalam gigi terbuka atau tergores, sehingga membuat gigi lebih sensitif. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gigi sensitif:

1. Gunakan pasta gigi khusus: Pilihlah pasta gigi yang memiliki kandungan kalium nitrat atau strontium klorida. Kedua bahan ini membantu memblokir rangsangan pada saraf gigi yang terbuka.

2. Gunakan sikat gigi dengan lembut: Gosok gigi dengan lembut dan hindari tekanan keras yang bisa merusak email gigi atau mengikis gigi.

3. Hindari makanan dan minuman yang asam: Jauhi makanan dan minuman yang tinggi asam, seperti jeruk, tomat, atau minuman berkarbonasi. Asam dapat merusak lapisan gigi dan memperburuk sensitivitas gigi.

4. Gunakan sikat gigi dengan bulu lembut: Gunakan sikat gigi dengan bulu lembut agar tidak melukai gigi atau gusi.

5. Gunakan air hangat saat sikat gigi: Hindari air yang terlalu dingin atau terlalu panas saat menyikat gigi. Air yang terlalu dingin atau terlalu panas dapat memicu rasa sensitif pada gigi.

6. Gunakan mouthwash khusus: Gunakan mouthwash atau obat kumur khusus untuk gigi sensitif. Produk ini membantu menghalangi rangsangan dan melindungi gigi Anda.

7. Ganti pasta gigi secara teratur: Ganti pasta gigi setidaknya setiap tiga bulan. Pasta gigi yang sudah tua bisa kehilangan efektivitasnya dalam mengatasi masalah sensitivitas gigi.

8. Hindari menggosok gigi setelah konsumsi asam: Hindari menyikat gigi setelah makan atau minum yang mengandung asam. Asam melembutkan email gigi dan menyebabkan lebih mudah erosi saat menyikat gigi.

9. Gunakan pelindung gigi saat tidur: Jika sensitivitas gigi terjadi selama tidur, gunakan pelindung gigi yang dirancang khusus untuk melindungi gigi dari gesekan atau kebiasaan menggertak gigi saat tidur.

10. Hindari menggigiti benda keras: Jangan menggigit benda keras seperti pensil atau tutup botol, karena dapat merusak enamel dan meningkatkan sensitivitas gigi.

Pertanyaan dan Jawaban tentang Cara Mengatasi Gigi Sensitif

1. Apa yang menyebabkan gigi menjadi sensitif?
Jawaban: Gigi sensitif disebabkan oleh terbukanya tubuli dentin yang melindungi saraf di dalam gigi.

2. Apa yang bisa saya lakukan untuk mengatasi gigi sensitif?
Jawaban: Anda dapat menggunakan pasta gigi khusus, menggosok gigi dengan lembut, menghindari makanan dan minuman asam, dan menggunakan pelindung gigi saat tidur.

3. Apakah menggunakan air hangat saat menyikat gigi membantu mengatasi gigi sensitif?
Jawaban: Ya, menggunakan air hangat saat menyikat gigi dapat mengurangi sensasi gigi sensitif.

4. Kapan saya harus menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif?
Jawaban: Anda dapat menggunakan pasta gigi khusus setiap kali menyikat gigi, agar gigi tetap terlindungi dari rangsangan yang mengakibatkan sensitivitas.

5. Apa penyebab gigi sensitif semakin parah?
Jawaban: Menggosok gigi dengan terlalu keras, konsumsi makanan dan minuman yang asam, atau penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol dapat memperburuk sensitivitas gigi.

6. Apakah gigi sensitif dapat sembuh?
Jawaban: Ya, sensitivitas gigi dapat sembuh dengan perawatan yang tepat dan menghindari faktor pemicunya.

7. Apakah semua orang bisa mengatasi gigi sensitif?
Jawaban: Ya, semua orang memiliki beberapa opsi pengobatan dan langkah yang dapat diambil untuk mengatasi gigi sensitif.

8. Apakah gigi sensitif hanya terjadi pada satu gigi saja?
Jawaban: Tidak, gigi sensitif dapat terjadi pada satu gigi saja atau beberapa gigi sekaligus.

9. Apakah memiliki gigi sensitif mempengaruhi kemampuan makan dan minum?
Jawaban: Ya, memiliki gigi sensitif dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk makan dan minum dengan nyaman.

10. Apakah penggunaan obat kumur bisa membantu mengatasi gigi sensitif?
Jawaban: Ya, obat kumur khusus untuk gigi sensitif dapat membantu mengurangi kepekaan gigi.

11. Mengapa gigi saya menjadi sensitif setelah mengkonsumsi es krim?
Jawaban: Es krim mengandung suhu dingin yang dapat memperburuk rasa sensitif pada gigi yang sudah sensitif.

12. Apakah menghindari makanan yang dingin dan panas dapat membantu mengatasi gigi sensitif?
Jawaban: Ya, menghindari makanan yang dingin dan panas dapat membantu mengurangi rangsangan pada gigi sensitif.

13. Apakah gigi sensitif dapat menjadi tanda masalah gigi yang lebih serius?
Jawaban: Tidak selalu, tetapi sensitivitas gigi yang persisten dan parah mungkin menandakan adanya masalah yang lebih serius dan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter gigi.

14. Apakah semua pasta gigi bisa mengatasi gigi sensitif?
Jawaban: Tidak, hanya pasta gigi yang mengandung bahan aktif seperti kalium nitrat atau strontium klorida yang membantu mengurangi sensitivitas gigi.

15. Bagaimana cara menggunakan mouthwash khusus untuk gigi sensitif?
Jawaban: Gunakan mouthwash khusus untuk gigi sensitif sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.

16. Apakah gigi sensitif dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang?
Jawaban: Ya, gigi sensitif dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang karena mengurangi kemampuan untuk makan dan minum secara normal.

17. Apa yang harus saya lakukan jika gigi sensitif tidak kunjung sembuh setelah mengikuti langkah-langkah pengobatan?
Jawaban: Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mengetahui penyebab yang mendasari dan opsi pengobatan yang tersedia.

18. Apakah prosedur pemutihan gigi dapat meningkatkan sensitivitas gigi?
Jawaban: Ya, beberapa orang mengalami peningkatan sensitivitas gigi setelah prosedur pemutihan gigi.

19. Apakah kebiasaan menggertak gigi dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif?
Jawaban: Ya, kebiasaan menggertak gigi atau bruxism dapat merusak enamel gigi dan memperburuk sensitivitas gigi.

20. Apakah perawatan gigi sensitif memerlukan biaya yang tinggi?
Jawaban: Tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan sensitivitas gigi. Perawatan gigi sensitif bisa berupa perawatan rumah, seperti menggunakan pasta gigi khusus, atau mencakup perawatan in-office oleh dokter gigi, yang memerlukan biaya lebih tinggi.

Print Friendly, PDF & Email

Eksplorasi konten lain dari KEDOKTERAN GIGI

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca