23 Contoh soal transformator Trafo
1. Sebuah transformator mempunyai kumparan primer dan sekunder dengan jumlah lilitan masing-masing 500 dan 5000, dihubungkan dengan jaringan bertegangan arus bolak-balik 220 V. Berapakah tegangan keluarannya?
A. 220 volts
Ama-volts angu-B. 1.100
Ama-volt angu-C. 2.200
D. 22.000 volts
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Kumparan primer (NP= = 500 lilitan
Kumparan sekunder (Ns= = 5000 lilitan
Tegangan primer (VP) = 220 Volt
Kubuziwe: Tegangan sekunder (VS)
Impendulo:
Rumus transformator :
Vs / Ns =Vp / Np
Vs / 5000 = 220 / 500
Vs / 5000 = 0,44
Vs = (0,44)(5000)
Vs = 2.200 Volt
Impendulo efanele ngu-C.
2. Fungsi trafo adalah untuk …
A. mengubah tegangan dan daya
B. mengubah tegangan arus bolak balik
C. pengatur tegangan arus searah
D. membuat arus searah menjadi bolak balik
Ingxoxo
Trafo atau transformator berfungsi untuk mengubah tegangan arus listrik bolak balik (arus AC). Trafo terdiri dari dua jenis yakni trafo step up dan trafo step down. Trafo step up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik dan trafo step down berfungsi menurunkan tegangan listrik.
Impendulo efanele ingu-B.
3. Pada sebuah transformator terdapat kumparan primer yang mempunyai 1200 lilitan dan kumparan sekunder yang mempunyai 1000 lilitan. Jika arus primer 4 A, maka kuat arus sekunder adalah …
A. 2 Ama-Ampere
B. 3 Ampere
Ama-Ampere angu-C. 4
D. 4,8 Ampere
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Kumparan primer (NP) = 1200 lilitan
Kumparan sekunder (NS) = 1000 lilitan
Kuat arus primer (IP) = 4 Ama-Ampere
Kubuziwe: Kuat arus sekunder (IS)
Impendulo:
Rumus transformator yang menyatakan hubungan antara jumlah lilitan kumparan (N) dengan kuat arus listrik (I) adalah :
IS/IP = NP/NS
Kuat arus sekunder adalah :
IS/ 4 = 1200/ 1000
IS/ 4 = 1,2
IS = Ama-Ampere ama-4,8
Impendulo efanele ngu-D.
4. Ketika merancang sebuah transformator, agar dihasilkan tegangan sekunder 220 Volt dari tegangan primer 110 volt, maka perbandingan jumlah lilitan sekunder dengan lilitan primer adalah …
A. 2: 3
B. 3: 2
C. 6 : l2
D. 12: 6
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Tegangan sekunder (VS) = 220 Volt
Tegangan primer (VP) = 110 Volt
Kubuziwe : Perbandingan jumlah lilitan sekunder dengan lilitan primer (NS/NP)
Impendulo:
Rumus transformator yang menyatakan hubungan antara tegangan listrik dan jumlah lilitan kumparan adalah :
VS/VP = NS/NP
220/110 = NS/NP
22/11 = NS/NP
12/6 = NS/NP
Impendulo efanele ngu-D.
5. Lihat gambar transformator di bawah ini!
Tegangan primer trafo tersebut adalah …
A. 24 Volt
B. 240 Volt
C. 264 Volt
D. 340 Volt
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Tegangan sekunder (VS) = 24 Volt
Lilitan primer (NP atau N1) = 11 N
Lilitan sekunder (NS noma N2) = 1 N = N
Kubuziwe: Tegangan primer (VP)
Impendulo:
Rumus transformator :
Vs / Ns =Vp / Np
Tegangan primer dihitung menggunakan rumus di atas :
Vs / Ns =Vp / Np
24 / N = Vp / 11 N
24/1 = Vp / 11
24 = Vp / 11
Vp = 264 Volt
Impendulo efanele ngu-C.
6. Perhatikan gambar di bawah ini! Besarnya tegangan input trafo adalah …
A. 140 Volt
B. 180 Volt
C. 630 Volt
D. 720 Volt
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Lilitan primer (N1) = 21 uN
Lilitan sekunder (N2) = 3 uN
Tegangan sekunder (V2) = 20 Volt
Kubuziwe: Tegangan primer (V1)
Impendulo:
Rumus transformator :
V2 / N2 =V1 / N1
Tegangan primer dihitung menggunakan rumus di atas :
20 / 3N = V1 / 21N
20/1 = V1 / 7
20 = V1 / 7
V1 = 140 Volt
Impendulo efanele ngu-A.
7. Berikut ini merupakan ciri dari transformator step-up …
A. Tegangan primer lebih besar dibandingkan tegangan sekunder
B. Jumlah lilitan primer lebih sedikit dibandingkan kumparan sekunder
C. Arus pada kumparan primer lebih kecil dibandingkan arus pada kumparan sekunder
D. Daya kumparan sekunder lebih besar dibandingkan daya kumparan
Ingxoxo
Tranformator adalah alat pengubah tegangan listrik arus bolak balik. Transformator terdiri dari dua jenis yakni transformator step up dan transformator step down.
Transformator step up berfungsi menaikkan tegangan listrik sehingga tegangan sekunder lebih besar daripada tegangan primer, sebaliknya transformator step down berfungsi menurunkan tegangan listrik sehingga tegangan sekunder lebih kecil daripada tegangan primer.
Pada transformator step up, jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan kumparan primer, sebaliknya pada transformator step down, jumlah lilitan kumparan sekunder lebih sedikit daripada jumlah lilitan kumparan primer.
Impendulo efanele ingu-B.
8. Ciri dari trafo step-up adalah …
A. tegangan primer lebih besar daripada tegangan sekunder
B. lilitan primer lebih banyak daripada lilitan sekunder
C. tegangan primer lebih kecil daripada tegangan sekunder
D. lilitan primer sama dengan lilitan sekunder
Ingxoxo
Trafo adalah alat untuk mengubah tegangan listrik arus bolak balik (AC). Trafo terdiri dari dua jenis yakni trafo step up dan trafo step down. Trafo step up berfungsi menaikkan tegangan listrik, sedangkan trafo step down berfungsi menurunkan tegangan listrik.
Ciri-ciri trafo step up adalah :
– Tegangan primer lebih kecil, tegangan sekunder lebih besar
– lilitan primer lebih sedikit, lilitan sekunder lebih banyak
Ciri-ciri trafo step down adalah :
– Tegangan primer lebih besar, tegangan sekunder lebih kecil
– lilitan primer lebih banyak, lilitan sekunder lebih sedikit
Impendulo efanele ngu-C.
9. Perhatikan diagram trafo berikut ini!
Jumlah lilitan sekunder trafo adalah….
A. 550 lilitan
B. 1.000 lilitan
C. 2.000 lilitan
D. 10.000 lilitan
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Tegangan primer (VP) = 220 Volt
Lilitan primer (NP) = 200 lilitan
Tegangan sekunder (VS) = 1100 Volt
Kubuziwe: Lilitan sekunder (NS)
Impendulo:
Rumus transformator :
Vs / Ns =Vp / Np
Jumlah lilitan sekunder dihitung menggunakan rumus di atas :
Vs / Ns =Vp / Np
Ama-volts angu-1100 / Ns = 220 Volt / 200 lilitan
1100 / Ns = 220/200
Ns = 1100/1,1
Ns = 1000 lilitan
Impendulo efanele ingu-B.
10. Perhatikan diagram trafo berikut!
Jumlah lilitan sekunder trafo adalah…..
A. 550 lilitan
B. 1.000 lilitan
C. 2.000 lilitan
D. 10.000 lilitan
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Tegangan primer (VP) = 220 Volt
Lilitan primer (NP) = 200 lilitan
Tegangan sekunder (VS) = 1100 Volt
Kubuziwe: Lilitan sekunder (NS)
Impendulo:
Rumus transformator yang menyatakan hubungan antara tegangan dan jumlah lilitan adalah :
Vs / Ns =Vp / Np
Lilitan sekunder dihitung menggunakan rumus di atas :
Vs / Ns =Vp / Np
1100 / NS = 220/200
1100 / NS = 1,1
NS = 1100/1,1
NS = 1000
Jumlah lilitan sekunder adalah 1000 lilitan.
Impendulo efanele ingu-B.
11. Perhatikan data transformator berikut!
Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa…

Ingxoxo
Transformator adalah alat yang berfungsi untuk menaikkan tegangan atau menurunkan tegangan listrik AC (listrik arus bolak balik). Transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan disebut tranformator Igxathu eliya phezulu dan transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan disebut transformator ukwehlela phansi.
Transformator memiliki dua kumparan kawat yakni kumparan primer (NP) dan kumparan sekunder (NS). Pada transformator Igxathu eliya phezuluNS lebih besar dari NP. Pada transformator ukwehlela phansiNS lebih kecil dari NP. Tranformator Igxathu eliya phezulu menaikan tegangan karenanya tegangan listrik pada kumparan primer lebih kecil dan tegangan listrik pada kumparan sekunder lebih besar. Sebaliknya transformator ukwehlela phansi menurunkan tegangan karenanya tegangan listrik pada kumparan primer lebih besar dan tegangan listrik pada kumparan sekunder lebih kecil.
Transformator A adalah transformator ukwehlela phansi dan transformator B adalah transformator Igxathu eliya phezulu.
Impendulo efanele ngu-C.
12. Perhatikan gambar trafo berikut!
Dari informasi gambar di atas, pernyataan yang benar mengenai gambar 1 dan gambar 2 berturut-turut adalah…
A. gambar 1 trafo step up dan gambar 2 trafo step down
B. gambar 1 trafo step down dan gambar 2 trafo step up
C. gambar 1 dan 2 merupakan trafo step down
D. gambar 1 dan 2 merupakan trafo step up
Ingxoxo
Pada transformator Igxathu eliya phezulu (penambah tegangan), tegangan primer lebih kecil dan tegangan sekunder lebih besar. Pada transformator ukwehlela phansi (pengurang tegangan), tegangan primer lebih besar dan tegangan sekunder lebih kecil.
Transformator pada gambar 1 mempunyai tegangan primer lebih besar dari tegangan sekunder (20 V > 5 V) karenanya merupakan transformator ukwehlela phansi. Transformator pada gambar 2 mempunyai tegangan primer lebih kecil dari tegangan sekunder (5 V < 40 V) karenanya merupakan transformator Igxathu eliya phezulu.
Impendulo efanele ingu-B.
13. Perhatikan gambar ilustrasi transformator berikut!
Dari gambar ilustrasi di atas, pernyataan yang benar adalah…
A. Trafo I = trafo step down, karena Ns > Np
B. Trafo I = trafo step up, karena Vs <Vp
C. Trafo II = trafo step down, karena Vp <Vs
D. Trafo II = trafo step up, karena Np < Ns
Ingxoxo
Trafo I merupakan trafo ukwehlela phansi karena Vp > Vs dan Np > Ns.
Trafo II merupakan trafo Igxathu eliya phezulu karena Vp <Vs dan Np < Ns.
Impendulo efanele ngu-D.
14.
Perhatikan bagan transformator berikut!
Apabila jumlah lilitan kumparan N1 = 100 lilitan dan N2 = 250 lilitan, tegangan V2 kuyinto….
A. 100 Volt
B. 150 Volt
C. 200 Volt
D. 250 Volt
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Tegangan primer = Vp =V1 = 40 Volt
Kumparan primer = Np = N1 = 100 lilitan
Kumparan sekunder = Ns = N2 = 250 lilitan
Ditanya : Tegangan sekunder = Vs =V2
Impendulo:
Rumus transformator :
Vs / Ns =Vp / Np
Tegangan sekunder :
Vs / Ns =Vp / Np
Vs / 250 = 40 / 100
Vs / 250 = 4 / 10
Vs / 250 = 0,4
Vs = (0,4)(250)
Vs = 100 Volt
Impendulo efanele ngu-A.
15.
Berikut adalah gambar skema transformator motor ideal dengan data-datanya. Jika kuat arus yang mengalir pada menghambat R sebesar 4 Ampere, arus listrik yang mengalir pada kumparan primer adalah….
A. 0,8 A
B. 1,6 A
C. 5,0 A
D. 20 A
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Kumparan primer = Np = N1 = 600 lilitan
Kuat arus sekunder = Is = Mina2 = Ama-Ampere ama-4
Kumparan sekunder = Ns = N2 = 120 lilitan
Ditanya : Kuat arus primer = Ip = Mina1
Impendulo:
Rumus transformator :
IP Np = Minas Ns
Kuat arus primer :
IP Np = Minas Ns
IP (600) = (4)(120)
IP (600) = 480
IP (60) = 48
IP = 48/60
Ip = Ama-Ampere ama-0,8
Impendulo efanele ngu-A.
16.
Jabulela ubumnandi!
Pada diagram transformator berikut, kuat arus primer adalah….
A. 0,1 A
B. 0,2 A
C. 0,8 A
D. 1,6 A
Ingxoxo
Kuyaziwa ukuthi:
Tegangan primer = Vp =V1 = 100 Volt
Tegangan sekunder = Vs =V2 = 50 Volt
Kuat arus sekunder = Is = Mina2 = Ama-Ampere ama-0,4
Ditanya : Kuat arus primer = Ip = Mina1
Impendulo:
Rumus transformator :
VP Ip =Vs Is
Kuat arus primer :
VP Ip =Vs Is
(100) Ip = (50)(0,4)
(100) Ip = 20
Ip = 20/100
Ip = Ama-Ampere ama-0,2
Impendulo efanele ingu-B.
17. Perhatikan tabel pengukur tegangan dan arus dari sebuah trafo ideal di bawah ini!
Berdasarkan tabel di atas, nilai R dan P adalah…
A. R = 600 Volt; P = 30 lilitan
B. R = 200 Volt; P = 30 lilitan
C. R = 60 Volt; P = 40 lilitan
D. R = 20 Volt; P = 40 lilitan
E. R = 10 Volt; P = 20 lilitan
Ingxoxo
Rumus transformator
Vs Np = Ns Vp kanye no-Vp Ip =Vs Is
Imininingwane:
Vs = tegangan sekunder, Vp = tegangan primer, Ns = lilitan sekunder, Np = lilitan primer, Ip = kuat arus primer, Is = kuat arus sekunder
Tegangan primer (Vp)
Vp Ip =Vs Is
Vp (4) = (10)(80)
Vp = 800/4
Vp = R = 200 Volt
Lilitan sekunder (Ns)
Vs Np = Ns Vp
(10)(600) = Ns (200)
6000 = 200 Ns
Ns = 6000/200
Ns = P = 30 lilitan
Impendulo efanele ingu-B.
18. Tabel berikut menampilkan data dua trafo ideal.
Berdasarkan data pada tabel di atas, nilai K dan L berturut-turut adalah…
A. K = 1 A dan L = 20 Volt
B. K = 2 A dan L = 30 Volt
C. K = 3 A dan L = 40 Volt
D. K = 4,5 A dan L = 53 Volt
E. K = 5 A dan L = 30 Volt
Ingxoxo
Gunakan salah satu rumus transformator untuk menentukan kuat arus sekunder trafo 1 dan tegangan sekunder trafo 2. Jika menghitung kuat arus sekunder trafo 1 maka gunakan data trafo 1, demikian juga apabila menghitung tegangan sekunder trafo 2 maka gunakan data trafo 2.
Kuat arus sekunder (Is) transformator 1
Vp Ip =Vs Is
(200)(3) = (300)(I)s)
Is = 600/300
Is = K = 2 Ampere
Tegangan sekunder (Vs) transformator 2
Vp Ip =Vs Is
(40)(0,75) = Vs (1)
Vs = L = 30 Volt
Impendulo efanele ingu-B.
19. Perhatikan data pengukuran beberapa besaran dalam trafo berikut!
Berdasarkan data pada tabel di atas, nilai P dan Q berturut-turut adalah…
A. P = 100 Volt dan Q = 4 Ampere
B. P = 100 Volt dan Q = 6 Ampere
C. P = 110 Volt dan Q = 4 Ampere
D. P = 110 Volt dan Q = 2 Ampere
E. P = 220 Volt dan Q = 2 Ampere
Ingxoxo
Tegangan primer (Vp)
Vs Np = Ns Vp
(220)(300) = (600) Vp
(220)(3) = (6) Vp
660 = 6 Vp
Vp = 660/6
Vp = P = 110 Volt
Kuat arus primer (Ip)
Vp Ip =Vs Is
(110)(I)p) = (220)(2)
(110)(I)p= = 440
Ip = 440/110
Ip = Q = 4 Ampere
Impendulo efanele ngu-C.
20. Pembahasan soal UN fisika SMA/MA – Trafo
1. Sebuah trafo ideal kumparan primernya dihubungkan dengan sumber tegangan dan kumparan sekunder dihubungkan dengan lampu seperti gambar berikut. Manakah pernyataan yang benar ?
A. Lampu akan semakin redup jika lilitan primer dikurangi
B. Lampu akan semakin terang jika lilitan sekunder ditambah
C. Lampu akan semakin redup jika tegangan primer ditambah
D. Lampu akan semakin terang jika lilitan primer dikurangi
E. Terang atau lemahnya lampu akan sama meskipun lilitan dirubah
Ingxoxo
Perubahan jumlah lilitan kumparan hanya berpengaruh pada jenis transformator. Jika lilitan kumparan primer dikurangi sehingga lilitan kumparan sekunder lebih banyak maka transformator ini menjadi transformator step up yang berfungsi menaikkan tegangan. Demikian juga apabila lilitan kumparan primer ditambah sehingga lilitan kumparan sekunder lebih sedikit maka transformator ini menjadi transformator step down yang berfungsi menurunkan tegangan.
Perlu diingat bahwa ketika tegangan listrik meningkat, kuat arus listrik berkurang sehingga daya listrik konstan (P = V I). Daya listrik adalah perubahan energi listrik selama selang waktu tertentu. Ketika daya listrik masukan sama dengan daya listrik keluaran maka banyaknya energi yang terpakai juga sama.
Terang atau redupnya lampu berkaitan dengan banyak atau sedikitnya energi listrik yang diubah menjadi energi cahaya. Jika banyak energi listrik diubah menjadi energi cahaya maka lampu terang, sebaliknya apabila sedikit energi listrik diubah menjadi energi cahaya maka lampu redup. Karena energi listrik kekal maka terang atau redupnya lampu sama.
Impendulo efanele ngu-E.
21. Gambar di bawah ini melukiskan transformator ideal. Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan dan kumparan sekunder dihubungkan dengan sebuah lampu (L). Maka kondisi lampu akan….
A. Normal terangnya bila lilitan primer dirubah
B. Redup bila tegangan primer ditambah
C. Lebih terang bila lilitan sekunder ditambah
D. Lebih redup bila lilitan sekunder ditambah
E. Lebih terang bila lilitan primer dikurangi
Ingxoxo
Daya masuk = P = V I = (200 Volt)(2 Ampere) = 400 Watt = Daya keluar
Transformator hanya mengurangi tegangan listrik tetapi tidak mengurangi daya listrik. Daya listrik masukkan sama dengan daya listrik keluaran sehingga energi listrik yang terpakai selama selang waktu tertentu juga sama. Dengan demikian terang lampu normal atau tidak berubah.
Impendulo efanele ngu-A.
Sekian pembahasan contoh soal transformator Trafo
22. Seorang siswa menginginkan daya listrik AC 18 W. Ia menghubungkan transformator yang efisiensinya 75% dan jumlah lilitannya 100 dan 200 dengan baterai 12 V. Ternyata ia tidak mendapatkan daya listrik yang diharapkan. Ia mendapati daya listrik AC sebesar…
A. 36 W karena ia menghubungkan lilitan 100 dengan baterai
B. 24 W karena ia menghubungkan lilitan 200 dengan baterai
C. 12 W karena ia menghubungkan lilitan 200 dengan baterai
D. 0 W karena ia menghubungkan lilitan 200 dengan baterai
E. 18 W karena ia menghubungkan lilitan 200 dengan baterai
Ingxoxo
Transformator merupakan sebuah alat untuk menaikkan atau menurunkan tegangan listrik AC. Baterai merupakan sumber tegangan listrik DC.
Impendulo efanele ngu-D.
23. Perhatikan tabel transformator berikut!

Pernyataan yang benar tentang transformator P dan Q adalah…
A. P adalah transfomator step down karena Is < Ip
B. P adalah transfomator step up karena Vp < Vs
C. Q adalah transfomator step up karena Vp > Vs
D. Q adalah transfomator step up karena Is > Ip
Ingxoxo
P adalah transformator step up karena tegangan primer (Vp = 110 V) < tegangan sekunder (Vs = 200 V).
Q adalah transformator step down karena tegangan primer (Vp = 220 V) > tegangan sekunder (Vs = 110 V).
Impendulo efanele ingu-B.
Umthombo wombuzo:
Imibuzo Yokuhlolwa Kazwelonke Yesayensi Yesikole Samabanga Aphansi/Isikole SamaSulumane Samabanga Aphakeme
Imibuzo Yefiziksi Yezivivinyo Zikazwelonke Zesikole Samabanga Aphezulu/Isikole Samabanga Aphezulu Sokufundela Umsebenzi
Imibuzo yeFiziksi ye-SBMPTN