Contoh soal hukum Gay-Lussac (isokhorik-volume konstan)

3 Contoh soal hukum Gay-Lussac (isokhorik-volume konstan)

1. Sejumlah gas pada mulanya mempunyai tekanan P dan suhu T. Jika gas tersebut mengalami proses isokhorik sehingga tekanannya menjadi 4 kali tekanan semula maka suhu gas berubah menjadi…

Diskussion
Det är känt :
Initialt tryck (P1) = P
Sluttryck (P2) = 4P
Initial temperatur (T1) = T
Frågade : suhu akhir (T2)
Jawab :
Hukum Gay-Lussac (proses isokhorik atau volume konstan) :
Contoh-soal-hukum-Gay-Lussac-isokhorik-volume-konstan-1Suhu gas berubah menjadi 4 kali suhu awal.

2. Gas berada di dalam bejana tertutup pada mulanya bersuhu 27°C. Agar tekanannya menjadi 2 kali semula, maka suhu ruangan tersebut adalah…

Diskussion
Det är känt :
Initialt tryck (P1) = P
Sluttryck (P2) = 2P
Initial temperatur (T1) = 27oC + 273 = 300 K
Frågade : suhu akhir (T2)
Jawab :
Contoh-soal-hukum-Gay-Lussac-isokhorik-volume-konstan-2Suhu ruangan adalah 327oC.

LÄS OCKSÅ  Exempelfrågor som diskuterar gammastrålar och röntgenstrålar

3. Ban sepeda motor mempunyai tekanan ukur 2 atm pada suhu 27oC. Setelah sepeda motor dikendarai, suhu di dalam ban berubah menjadi 47oC. Jika pemuaian diabaikan maka tekanan udara di dalam ban berubah menjadi…
Diskussion
Ubah tekanan ukur menjadi tekanan mutlak. Tekanan mutlak = tekanan ukur + tekanan atmosfir
Det är känt :
Tekanan atmosfir = 1 atm = 1 x 105 pascal
Tekanan ukur awal = 2 atm = 2 x 105 pascal
Tekanan mutlak awal (P1) = 1 atm + 2 atm = 3 atm = 3 x 105 pascal
Initial temperatur (T1) = 27oC + 273 = 300 K
Suhu akhirl (T1) = 47oC + 273 = 320 K
Frågade : Tekanan ukur akhir
Jawab :
Contoh-soal-hukum-Gay-Lussac-isokhorik-volume-konstan-3Tekanan ukur akhir = tekanan mutlak akhir – tekanan atmosfir
Tekanan ukur akhir = 3,2 atm – 1 atm
Tekanan ukur akhir = 2,2 atm

LÄS OCKSÅ  Alfa (α) sönderfall

 

Lämna en kommentar