15 Contoh Soal Rangkaian Listrik
1. Yang'anani chithunzicho!
Bila R1, = 6 Ω, R2 =R3 = 2 Ω, dan beda potensial 14 volt, maka besar kuat arus yang mengalir adalah…
A. 7 A
B. 6 A
C. 2 A
D. 1 A
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa 1 (R)1) = 6 Ω
Wotsutsa 2 (R)2) = 2 Ω
Wotsutsa 3 (R)3) = 2 Ω
Beda potensial (V) = 14 Volt
Anafunsa : Kuat arus yang mengalir
Yankho:
Hitung resistor penganti (R) :
R2 ndi R3 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1 / R23 = 1/R2 + 1/R3 = 1/2 + 1/2 = 2/2
R23 = 2/2 = 1 Ω
R1 ndi R23 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
R= R1 +R23 = 6 Ω + 1 Ω
R = 7Ω
Hitung kuat arus (I) :
I = V / R = 14 / 7 = 2 Ampere
Yankho lolondola ndi C.
2. Jika masing-masing penghambat nilainya sama dan dipasang pada beda potensial yang sama, maka rangkaian yang nilai kuat arusnya paling besar adalah…

Zokambirana




Misalkan nilai masing-masing resistor adalah R dan beda potensial adalah V.
Yankho lolondola ndi B.
3. Yang'anani chithunzicho!
Apabila saklar S2 dihubungkan, maka arah arus listrik yang benar ditunjukkan titik …
A. A – B – E – F
B. B – C – D – F
C. A – C – D – F
D. F – E – B – A
Zokambirana
Arus listrik bergerak dari titik yang berpotensial tinggi ke titik yang berpotensial rendah. Apabila saklar s2 ditutup (saklar s2 berdekatan dengan titik A), maka arus listrik bergerak dari A ke B ke E ke F. Arus listrik tidak bergerak ke C dan D karena C dan D berada pada rangkaian terbuka.
Yankho lolondola ndi A.
4. Perhatikan.gambar berikut!
Bila R1 = 4 ohm, R2 = 6 ohm, R3 = 2 ohm, dan V = 24 volt, maka besarnya kuat arus yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah …
A. 0,5 ampere
B. 1 ampere
C. 2 ampere
D. 12 ampere
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa 1 (R)1) = 4 Ohm
Wotsutsa 2 (R)2) = 6 Ohm
Wotsutsa 3 (R)3) = 2 Ohm
Mphamvu yamagetsi (V) = 24 Volts
Anafunsa kuti: Kuat arus yang mengalir pada rangkaian
Yankho:
R1, R2 ndi R3 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
R = 12 Ohm
Kuat listrik yang mengalir pada rangkaian :
I = V / R = 24 / 12 = 2 Ampere
Yankho lolondola ndi C.
5. Perhatikan gambar! Lampu yang arus listriknya sama dengan arus yang melalui sumber ggl adalah …
A. L1
B. L2
C. L3
D. L4
Zokambirana
Hukum I Kirchoof menyatakan bahwa arus yang melewati percabangan akan terbagi. Sebagai contoh, jika kuat arus yang mengalir dari sumber ggl adalah 4 Ampere maka ketika memasuki dua cabang maka arus listrik ini terbagi dua, di mana masing-masing kawat mengalir arus listrik 2 Ampere. Arus 2 Ampere terbagi dua jika arus listrik tersebut masuk ke percabangan yang mempunyai dua cabang. Tetapi sesuai dengn gambar di atas, pada akhirnya arus listrik yang terbagi dua tersebut menyatu lagi.
Jadi berdasarkan gambar di atas, lampu yang arus listriknya sama dengan arus yang melalui sumber ggl adalah lampu dua (L2) yang terletak di dekat pojok kanan atas.
Yankho lolondola ndi B.
6. Dari gambar rangkaian berikut, manakah yang akan mengalirkan arus listrik paling besar?

Zokambirana
Kuat arus listrik pada rangkaian A.
Resistor pengganti (R) :
R1 = 3 Ω, R2 = 4 Ω, R3 = 4 Ω, V = 12 Volt
R2 ndi R3 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1 / R23 = 1/R2 + 1/R3 = 1/4 + 1/4 = 2/4 = 1/2
R23 = 2/1 = 2 Ω
R1 ndi R23 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
R= R1 +R23 = 3 Ω + 2 Ω = 5 Ω
Kuat arus listrik (I) :
I = V / R = 12 / 5 = 2,4 Ampere
Kuat arus listrik pada rangkaian B.
Resistor pengganti (R) :
R1 = 8 Ω, R2 = 2 Ω, R3 = 2 Ω, V = 36 Volt
R1, R2 ndi R3 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
R= R1 + R2 + R3 8 + 2 + 2 = 12 Ω
Kuat arus listrik (I) :
I = V / R = 36 / 12 = 3 Ampere
Kuat arus listrik pada rangkaian C.
Resistor pengganti (R) :
R1 = 4 Ω, R2 = 4 Ω, R3 = 6 Ω, V = 12 Volt
R2 ndi R3 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1 / R23 = 1/R2 + 1/R3 = 1/4 + 1/4 + 1/6 = 3/12 + 3/12 + 2/12 = 8/12
R23 = 12/8 = 1,5 Ω
Kuat arus listrik (I) :
I = V / R = 12 / 1,5 = 8 Ampere
Kuat arus listrik pada rangkaian D.
Resistor pengganti (R) :
R1 = 3 Ω, R2 = 3 Ω, R3 = 3 Ω, R4 = 3 Ω, R5 = 6 Ω, V = 24 Volt
R2, R3 ndi R4 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1 / R234 = 1/R2 + 1/R3 + 1/R4 = 1/3 + 1/3 + 1/3 = 3/3
R1, R234 ndi R5 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
R= R1 +R234 +R5 3 + 1 + 6 = 9 Ω
Kuat arus listrik (I) :
I = V / R = 24 / 9 = 2,6 Ampere
Yankho lolondola ndi C.
7. Perhatikan rangkaian berikut ini!
Dziwani:
A. Hambatan totalnya
B. Besar arus pada rangkaian
C. Arus I1
D. Arus I2
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa 1 (R)1= = 4 Ω
Wotsutsa 2 (R)2) = 4 Ω
Wotsutsa 3 (R)3) = 2 Ω
Wotsutsa 4 (R)4) = 3 Ω
Mphamvu yamagetsi (V) = 12 Volts
Yankho:
A. Hambatan total (R)
Wotsutsa R2 ndi chotsutsa R3 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
Wotsutsa R23 dan resistor R4 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1 / R234 = 1 /R23 + 1/R4 = 1/6 + 1/3 = 1/6 + 2/6 = 3/6
R234 = 6/3 = 2 Ω
Wotsutsa R1 dan resistor R234 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
R = R1 + R234 = 4 Ω + 2 Ω = 6 Ω
Jadi hambatan total adalah 6 Ohm.
B. Besar arus listrik pada rangkaian (I)
Rumus yang menyatakan hubungan antara tegangan, kuat arus dan hambatan adalah :
V = IR
Keterangan rumus : V = Tegangan listrik, I = kuat arus listrik, R = hambatan listrik
Gunakan rumus ini untuk menghitung kuat arus listrik :
I = V / R = 12 Volts / 6 Ohms = 2 Amps
C. Arus I1
Kuat arus listrik yang melewati resistor R1 = kuat arus listrik yang melewati rangkaian = 2 Ampere.
D. Arus I2
Sebelum menghitung kuat arus listrik yang melewati resistor R2, terlebih dahulu cermati penjelasan berikut.
Wotsutsa R23 dan resistor R4 terangkai paralel. Resistor penggantinya berdasarkan hasil perhitungan sebelumnya adalah R234 = 2 Ahm.
Kuat arus listrik yang melewati resistor R234 = kuat arus listrik yang melewati resistor R1 = 2 Ampere.
Beda potensial antara kedua ujung resistor R234 ndi:
V = IR234 = (2 A)(2 Ohm) = 4 Volt
Beda potensial antara kedua ujung resistor R234 = beda potensial antara kedua ujung resistor R4 = beda potensial antara kedua ujung resistor R23 = Ma Volti 4.
Resistor pengganti R23 berdasarkan hasil perhitungan sebelumnya adalah 6 ohm.
Jadi kuat arus listrik yang melewati resistor pengganti R23 ndi:
I = V / R = 4 Volt / 6 Ohm = 2/3 Ampere
Kuat arus listrik yang melewati resistor R23 = kuat arus listrik yang melewati resistor R2 = kuat arus listrik yang melewati resistor R3 = 2/3 Ampere.
8. Perhatikan rangkaian listrik di samping ini! Jika R1 =R2 = 10 Ω ndi R3 =R4 = 8 Ω. Berapakah besarnya kuat arus (I) yang mengalir ?
A. 0,5 A
B. 2 A
C. 36 A
D. 288 A
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa R1 = Resistor R2 = 10 Ω
Wotsutsa R3 = Resistor R4 = 8 Ω
Mphamvu yamagetsi (V) = 12 Volts
Anafunsa kuti: Kuat arus listrik (I) yang mengalir
Yankho:
Resistor pengganti (R).
Wotsutsa R3 ndi chotsutsa R4 terangkai paralel, resistor penggantinya adalah :
1 / R34 = 1/R3 + 1/R4 = 1/8 + 1/8 = 2/8
R34 = 8/2 = 4 Ω
Wotsutsa R1, R2 ndi R34 terangkai seri, resistor penggantinya adalah :
R = R1 +R2 +R34 = 10 Ω + 10 Ω + 4 Ω = 24 Ω
Kuat arus listrik :
I = V / R = 12 Volt / 24 Ohm = 0,5 Volt/Ohm = 0,5 Ampere
Yankho lolondola ndi A.
9. Perhatikan gambar rangkaian listrik tertutup di samping ini! Jika hambatan dalam baterai diabaikan, maka kuat arus (I) yang mengalir dalam rangkaian adalah…..
A. 0,5 Ampere 
B. 1 Ampere
C. 2 Ampere
D. 3 Ampere
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa R1 = 3 Ohms
Wotsutsa R2 = 3 Ohms
Wotsutsa R3 = 6 Ohms
Mphamvu yamagetsi (V) = 6 Volts
Anafunsa kuti: Mphamvu yamagetsi (I)
Yankho:
Hitung resistor pengganti :
Wotsutsa R1 ndi R2 tersusun seri. Resistor penggantinya adalah :
R12 =R1 +R2 = 3 Ohm + 3 Ohm = 6 Ohm
Resistor R12 dan resistor 3 tersusun paralel. Resistor penggantinya adalah :
1/R = 1/R12 + 1/R3 = 1/6 + 1/6 = 2/6
R = 6/2 = 3 Ohm
Kuat arus listrik :
I = V / R = 6 / 3 = 2 Ampere
Yankho lolondola ndi C.
10. Perhatikan gambar rangkaian tertutup di bawah ini! Besar kuat arus listrik total dalam rangkaian tersebut adalah…..
A. 0,5 A
B. 0,6 A
C. 1,2 A
D. 2,0 A
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa R1 = 6 Ohms
Wotsutsa R2 = 4 Ohms
Mphamvu yamagetsi (V) = 6 Volts
Hambatan dalam (r) = 0,6 Ohm
Anafunsa kuti: Kuat arus listrik total dalam rangkaian
Yankho:
Wotsutsa R1 ndi chotsutsa R2 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1 / RP = 1/R1 + 1/R2 = 1/6 + 1/4 = 4/24 + 6/24 = 10/24
RP = 24/10 = 2,4 Ohms
Wotsutsa RP dan hambatan dalam (r) terangkai seri. Hambatan penggantinya adalah :
R = RP + r = 2,4 Ohm + 0,6 Ohm = 3,0 Ohm
Kuat arus listrik total dalam rangkaian adalah :
I = V / R = 6 Volts / 3 Ohms = 2 Amps
Yankho lolondola ndi D.
11.
Perhatikan rangkaian listrik di samping! Besar tegangan V adalah…
A. 9,6 Volt
B. 6,4 Volt
C. 4,5 Volt
D. 3,2 Volt
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa 1 (R)1) = 16 Ohm
Wotsutsa 2 (R)2) = 8 Ohm
Wotsutsa 3 (R)3) = 6 Ohm
Mphamvu yamagetsi (I) = 2 Ampere
Ditanya : Tegangan listrik (V)
Yankho:
Resistor pengganti
R1 ndi R2 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
RA =R1 +R2 = 16 + 8 = 24 Ohm
RA ndi R3 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1/R = 1/RA + 1/R3 = 1/24 + 1/6
1/R = 1/24 + 4/24 = 5/24
R = 24/5 = 4,8 Ohm
Tegangan listrik :
V = IR = (2)(4,8) = 9,6 Volts
Yankho lolondola ndi A.
12. Perhatikan gambar rangkaian listrik di samping! Bila hambatan dalam sumber tegangan diabaikan, maka voltmeter V menunjukkan tegangan terukur sebesar…
A. 4 V
B. 6 V
C. 9 V
D. 10 V
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa 1 (R)1) = 3,6 Ohm
Wotsutsa 2 (R)2) = 6 Ohm
Wotsutsa 3 (R)3) = 4 Ohm
Mphamvu yamagetsi (I) = 1,5 Ampere
Ditanya : Tegangan listrik (V)
Yankho:
Resistor pengganti
R2 ndi R3 terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1 / RA = 1/R2 + 1/R3 = 1/6 + 1/4
1 / RA = 2/12 + 3/12 = 5/12
RA = 12/5 = 2,4 Ohms
R1 ndi RA terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
R = R1 +RA = 3,6 + 2,4 = 6 Ohm
Tegangan listrik :
V = IR = (1,5)(6) = 9 Volts
Yankho lolondola ndi C.
13.
Perhatikan gambar rangkaian listrik tertutup berikut! Bila hambatan dalam sumber tegangan E diabaikan, maka voltmeter V menunjukkan tegangan terukur sebesar…
A. 2 V
B. 4 V
C. 6 V
D. 12 V
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Wotsutsa 1 (R)1) = 3 Ohm
Wotsutsa 2 (R)2) = 2 Ohm
Wotsutsa 3 (R)3) = 4 Ohm
Mphamvu yamagetsi (I) = 2 Ampere
Ditanya : Tegangan listrik (V)
Yankho:
Resistor pengganti
R2 ndi R3 terangkai seri. Resistor penggantinya adalah :
RA =R2 +R3 = 2 + 4 = 6 Ohm
R1 ndi RA terangkai paralel. Resistor penggantinya adalah :
1/R = 1/R1 + 1/RA = 1/3 + 1/6
1/R = 2/6 + 1/6 = 3/6
R = 6/3 = 2 Ohm
Tegangan listrik :
V = IR = (2)(2) = 4 Volts
Yankho lolondola ndi B.
14. Pada gambar rangkaian listrik berikut, A, B, C, D dan E adalah lampu pijar identik.
Jika lampu B dilepas, lampu yang menyala lebih terang adalah…
A. lampu A dan C
B. lampu A dan D
C. lampu C dan D
D. lampu C dan E
E. lampu D dan E
Zokambirana
Kelima lampu pijar identik artinya masing-masing lampu mempunyai hambatan sama.
Karena hambatannya sama maka terangnya nyala lampu hanya bergantung pada kuat arus listrik yang mengalir pada lampu tersebut.
Menurut hukum 1 Kirchhoff, arus listrik yang melalui lampu D dan E sama besar karena terangkai seri, sedangkan arus listrik yang melewati rangkaian paralel akan terbagi.
Jika lampu B dilepas, lampu yang menyala lebih terang adalah lampu D dan E, di mana kedua lampu mempunyai nyala terang yang sama.
Yankho lolondola ndi E.
15. Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut ini!
Jika sumber tegangan mempunyai beda potensial 24 volt, kuat arus pada titik cabang I adalah…
A. 1,2 A
B. 2,0 A
C. 2,4 A
D. 3,0 A
Zokambirana
Amadziwika kuti:
Sumber GGL (E) = 24 Volt
Hambatan dalam (r) = 2 Ohm
Resistor 40 Ohm, 20 Ohm dan 20 Ohm.
Anafunsa kuti: Kuat arus pada titik cabang I
Yankho:
Ketiga resistor dirangkai paralel, resistor pengganti :
1/R = 1/40 + 1/20 + 1/20
1/R = 1/40 + 2/40 + 2/40
1/R = 5/40
R = 40/5
R = 8 Ohm
Tegangan jepit :
V = E – I r
V = 24 – I 2
Kuat arus pada titik cabang I :
V = IR
24 – I 2 = I 8
24 = I 8 + I 2
24 = I (10)
Ine = 24/10
I = 2,4 Ampere
Yankho lolondola ndi C.
Gwero la funso:
Mafunso a Mayeso a Sayansi ya Sukulu ya Sekondale/Chisilamu cha Sukulu ya Sekondale
Mafunso a SBMPTN a Fizikiki