Petunjuk Percobaan Gaya Gesek Statis dan Kinetis
Topik percobaan : Gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis
Målene med eksperimentet:
– Mengetahui gaya gesek statis
– Mengetahui gaya gesek kinetis
Verktøy og materialer: Dinamometer, balok liten.
Grunnleggende teori:
Friksjonskraft
Gaya gesek adalah gaya hambat yang bekerja di antara permukaan benda yang saling bersentuhan. Pada topik ini gaya gesek yang dipelajari berkaitan dengan gaya gesek yang bekerja di antara dua permukaan benda padat yang bersentuhan.
Gaya gesek pada benda yang bergerakk selalu berlawanan arah dengan arah gerakan benda tersebut.
Terdapat dua jenis gaya gesek yakni gaya gesek statis (fs) dan gaya gesek kinetis (fk). Gaya gesek statis bekerja ketika benda belum bergerak sedangkan gaya gesek kinetik bekerja ketika benda sedang bergerak. Jika anda mendorong sebuah meja tetapi meja belum bergerak maka gaya gesek yang bekerja pada meja yang sedang diam adalah gaya gesek statis. Sebaliknya ketika meja sedang bergerak, gaya gesek yang bekerja pada meja adalah gaya gesek kinetis.
Gaya Gesek Statis
Gaya gesek statis adalah gaya gesek yang bekerja pada permukaan benda yang saling bersentuhan ketika benda belum bergerak.
fs = μs N
Hukum I Newton menyatakan bahwa benda diam jika gaya total (resultan gaya) sama dengan nol.
ΣFx = 0
F – fs = 0
F = fs
Ketika benda tepat akan bergerak (benda masih diam), besar gaya gesek statis maksimum sama dengan besar gaya dorong atau gaya tarik.
Gaya Gesek Kinetis
Gaya gesek kinetis adalah gaya gesek yang bekerja pada permukaan benda yang saling bersentuhan ketika benda sedang bergerak.
fk = μk N
Hukum I Newton menyatakan bahwa benda bergerak dengan kecepatan konstan jika gaya total (resultangaya) sama dengan nol.
F – fk = 0
F = fk
Ketika benda bergerak dengan kecepatan konstan, besar gaya gesek kinetis sama dengan besar gaya dorong atau gaya tarik.
Eksperimentelle trinn:
1. Letakkan balok di atas permukaan bidang datar
2. Hubungkan dinamometer dengan balok
3. Tarik dinamometer hingga balok tepat akan bergerak
4. Baca besar gaya yang ditunjukkan oleh dinamometer, catat pada kolom gaya gesek statis
5. Tarik dinamometer hingga balok bergerak dengan kecepatan konstan
6. Baca besar gaya yang ditunjukkan oleh dinamometer, catat pada kolom gaya gesek kinetis
7. Ulangi percobaan sebanyak 3 kali
Data og dataanalyse:
-
Nei
Statisk friksjonskraft (fs)
Kinetisk friksjonskraft (fk)
1
2
3
Gjennomsnittlig
Svar på følgende spørsmål:
Manakah yang lebih besar, gaya gesek statis atau gaya gesek kinetis ? Mengapa ?
Konklusjon
Angi konklusjonen din.