Tauira o te miihini Carnot – he miihini wera tino pai (te whakamahinga o te ture tuarua o te thermodynamics)

16 Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika)

1. Perhatikan grafik P – V mesin Carnot di samping! Jika kalor yang diserap (Q1) = 10.000 joule maka besar pakihi yang dilakukan mesin kāreti ko…

A. 1.500 J Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 1

B. 4.000 J

C. 5.000 J

D. 6.000 J

E. 8.000 J

Kōrero

E mōhiotia ana :

Suhu rendah (T2) = 400 K

Suhu tinggi (T1) = 800 K

Kalor yang diserap (Q1) = 10.000 Joule

I pātaihia : Usaha yang dihasilkan mesin Carnot (W)

Whakautu :

Efisiensi mesin kalor ideal (mesin Carnot) :

Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 2

Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :

W = e Q1

W = (1/2)(10.000) = 5000 Joule

Ko te whakautu tika ko C.

2. Tirohia te pikitia kei te taha! Besar usaha yang dilakukan mesin dalam satu siklus adalah…

A. 300 JContoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 3

B. 400 J

C. 500 J

D. 600 J

E. 700 J

Kōrero

E mōhiotia ana:

Suhu rendah (TL) = 400 K

Suhu tinggi (TH) = 600 K

Kalor yang diserap (Q1) = 600 Joule

I pātaihia : Usaha yang dihasilkan mesin Carnot (W)

Whakautu:

Efisiensi mesin kalor ideal (mesin Carnot) :

Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 4

Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :

W = e Q1

W = (1/3)(600) = 200 Joule

Ko te whakautu tika ko E.

3. Perhatikan grafik siklus Carnot ABCDA di bawah ini! Berdasarkan data pada grafik, efisiensi mesin Carnot adalah…

A. 10 % Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 6

B. 20 %

C. 25 %

D. 30 %

E. 35 %

Kōrero

E mōhiotia ana :

Suhu rendah (TL) = 350 K

Suhu tinggi (TH) = 500 K

I pātaihia : Efisiensi mesin Carnot (e)

Whakautu :

Efisiensi mesin Carnot :

e = (TH - TL) / TH

e = (500 – 350) / 500

e = 150 / 500

e = 0,3

e = 30/100 = 30%

Ko te whakautu tika ko D.

4. Pada grafik P-V mesin Carnot berikut diketahui reservoir suhu tinggi 600 K dan suhu rendah 400 K. Jika usaha yang dilakukan oleh mesin adalah W, maka kalor yang dikeluarkan pada suhu rendah adalah…

A. WContoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 7

B. 2 W

C. 3 W

D. 4 W

E. 6 W

Kōrero

E mōhiotia ana :

Suhu rendah (TL) = 400 K

Suhu tinggi (TH) = 600 K

I pātaihia : Kalor yang dikeluarkan pada suhu rendah (Q2)

Whakautu :

Efisiensi mesin Carnot :

e = (TH - TL) / TH

e = (600 – 400) / 600

e = 200 / 600

e = 1/3

Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :

W = e Q1

Keterangan : W = usaha yang dilakukan mesin, e = efisiensi mesin, Q1 = kalor yang diserap mesin.

W = (1/3)(Q)1)

3W = Q1

Kalor yang dikeluarkan pada suhu rendah :

Q2 =Q1 - W

Q2 = 3W – W

Q2 = 2W

Ko te whakautu tika ko B.

5. Grafik P-V dari sebuah siklus Carnot terlihat seperti gambar berikut. Jika kalor yang dilepas ke lingkungan 3.000 Joule, maka kalor yang diserap sistem adalah…

PĀNUITIA HOKI  Tātai kaha i runga i te paparangi piko

A. 3.000 JContoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 8

B. 4.000 J

C. 4.800 J

D. 6.000 J

E. 8.000 J

Kōrero

E mōhiotia ana :

Suhu rendah (TL) = 500 K

Suhu tinggi (TH) = 800 K

Kalor yang dilepaskan (Q2) = 3000 Joule

I pātaihia : Kalor yang diserap sistem (Q1)

Whakautu :

Efisiensi mesin Carnot :

e = (TH - TL) / TH

e = (800 – 500) /8600

e = 300 / 800

e = 3/8

Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :

W = e Q1

W = (3/8)(Q)1)

8W/3 = Q1

Q2 =Q1 - W

Q2 = 8W/3 – 3W/3

Q2 = 5W/3

3Q2 = 5W

W = 3Q2/5 = 3(3000)/5 = 9000/5 = 1800

Kalor yang diserap sistem :

Q1 = W + Q2 = 1800 + 3000 = 4800 Joule

Ko te whakautu tika ko C.

6Sebuah mesin Carnot menerima kalor dari reservoir suhu tinggi 800 K dan mempunyai efisiensi 50%. Agar efisiensi menjadi 80% dengan mempertahankan suhu reservoir rendah tetap, maka suhu tinggi harus diubah menjadi….

A. 1.600 K

B. 2.000 K

C. 2.400 K

D. 4.000 K

E. 6.400 K

Kōrero

E mōhiotia ana:

Jika suhu tinggi (TH) = 800 K , efisiensi (e) = 50% = 0,5

I pātaihia: Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 80% = 0,8

Whakautu:

Suhu rendah = 400 Kelvin

Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 9

Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 80 % ?

Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 10

Suhu tinggi = 2.000 Kelvin

Ko te whakautu tika ko B.

7Sebuah mesin Carnot bekerja pada reservoir suhu tinggi 600 K mempunyai efisiensi 40%. Supaya efisiensi mesin menjadi 75% dengan suhu reservoir rendah tetap, maka reservoir suhu tinggi harus dinaikkan menjadi….

A. 480 K

B. 840 K

C. 900 K

D. 1028 K

E. 1440 K

Kōrero

E mōhiotia ana:

Jika suhu tinggi (TH) = 600 K , efisiensi (e) = 40% = 0,4

I pātaihia: Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 75% = 0,75

Whakautu:

Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 12

Suhu rendah = 360 Kelvin

Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 75 % ?

Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 13

Suhu tinggi = 1440 Kelvin

Ko te whakautu tika ko E.

8. Sebuah mesin Carnot menerima kalor dari reservoir suhu tinggi 800 K dan mempunyai efisiensi 50%. Agar efisiensi menjadi 80% dengan mempertahankan suhu reservoir rendah tetap, maka suhu tinggi harus diubah menjadi….

A. 1.600 K
B. 2.000 K
C. 2.400 K
D. 4.000 K
E. 6.400 K

Kōrero
E mōhiotia ana:
Jika suhu tinggi (TH) = 800 K , efisiensi (e) = 50% = 0,5
Ditanya : Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 80% = 0,8
Whakautu:
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 14Suhu rendah = 400 Kelvin

PĀNUITIA HOKI  Tauira o te whakaritenga raupapa-whakarara o ngā puna

Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 80 % ?
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 15Suhu tinggi = 2.000 Kelvin
Ko te whakautu tika ko B.

9. Sebuah mesin Carnot bekerja pada reservoir suhu tinggi 600 K mempunyai efisiensi 40%. Supaya efisiensi mesin menjadi 75% dengan suhu reservoir rendah tetap, maka reservoir suhu tinggi harus dinaikkan menjadi….

A. 480 K
B. 840 K
C. 900 K
D. 1028 K
E. 1440 K

Kōrero
E mōhiotia ana:
Jika suhu tinggi (TH) = 600 K , efisiensi (e) = 40% = 0,4
Ditanya : Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 75% = 0,75
Whakautu:
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 16Suhu rendah = 360 Kelvin

Berapa suhu tinggi (TH) agar efisiensi (e) = 75 % ?
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 17Suhu tinggi = 1440 Kelvin
Ko te whakautu tika ko E.

10. Efisiensi suatu mesin Carnot yang menyerap kalor pada suhu 1200 Kelvin dan membuang kalor pada suhu 300 Kelvin adalah…

Kōrero
E mōhiotia ana :
Suhu tinggi (TH) = 1200 K
Suhu rendah (TL) = 300 K
I pātaihia : Efisiensi mesin Carnot (e)
Whakautu :
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 1811. Sebuah mesin Carnot bekerja dalam suatu siklus antara 727oC me te 127oC. Mesin tersebut menyerap kalor 6000 Joule pada reservoir suhu tinggi. Efisiensi mesin dan usaha yang dilakukan oleh mesin dalam satu siklus adalah…

Kōrero
E mōhiotia ana :
Suhu tinggi (TH) = 727oC + 273 = 1000 K
Suhu rendah (TL) = 127oC + 273 = 400 K
Kalor yang diserap (QH) = 6000 Joule
I pātaihia : Efisiensi (e) dan usaha (W) yang dilakukan oleh mesin dalam satu siklus
Whakautu :
Efisiensi mesin Carnot :
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 19Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :
W = e QH
W = (0,6)(6000)
W = 3600 Joule

12. Suatu mesin Carnot bekerja di antara reservoir suhu tinggi 527oC dan reservoir suhu rendah 127oC. Mesin Carnot tersebut menyerap kalor 10.000 Joule dari reservoir panas. Banyaknya kalor yang dibuang oleh mesin pada setiap siklus adalah…
Kōrero
E mōhiotia ana :
Suhu tinggi (TH) = 527oC + 273 = 800 K
Suhu rendah (TL) = 127oC + 273 = 400 K
Kalor yang diserap (QH) = 10.000 Joule
I pātaihia : Kalor yang dibuang oleh mesin per siklus
Whakautu :
Efisiensi mesin kalor ideal (mesin Carnot) :
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 20Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :
W = e Q1
W = (0,5)(10.000)
W = 5000 Joule
Kalor yang dibuang oleh mesin setiap satu siklus (QL) = kalor yang diserap (QH) – usaha yang dilakukan (W)
QL =QH - W
QL = 10.000 - 5000
QL = 5000 Joule
Kalor yang dibuang oleh mesin per siklus = 5000 Joule

PĀNUITIA HOKI  Ngā tauira pātai mō ngā momo ngaru

13.  Tentukan efisiensi dan usaha yang dilakukan mesin Carnot dalam satu siklus berdasarkan grafik di bawah…
Kōrero

Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 25E mōhiotia ana :
Suhu tinggi (TH) = 800 K
Suhu rendah (TL) = 300 K
Kalor yang diserap (QH) = 1000 Joule
I pātaihia : Efisiensi (e) dan usaha (W) yang dilakukan mesin Carnot
Whakautu :
Efisiensi mesin Carnot :
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 26Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :
W = e QH
W = (0,625)(1000)
W = 625 Joule

14. Perhatikan grafik siklus Carnot ABCDA di bawah ini!
Berdasarkan data pada grafik, efisiensi mesin Carnot adalah…
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 29

A. 10 %
B. 20 %
C. 25 %
D. 30 %
E. 35 %

Kōrero
E mōhiotia ana :
Suhu rendah (TL) = 350 K
Suhu tinggi (TH) = 500 K
I pātaihia : Efisiensi mesin Carnot (e)
Whakautu :

Efisiensi mesin Carnot :
e = (TH - TL) / TH
e = (500 – 350) / 500
e = 150 / 500
e = 0,3
e = 30/100 = 30%
Ko te whakautu tika ko D.

15. Pada grafik P-V mesin Carnot berikut diketahui reservoir suhu tinggi 600 K dan suhu rendah 400 K. Jika pakihi yang dilakukan oleh mesin adalah W, maka kalor yang dikeluarkan pada suhu rendah adalah…
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 30

A. W
B. 2 W
C. 3 W
D. 4 W
E. 6 W

Kōrero
E mōhiotia ana :
Suhu rendah (TL) = 400 K
Suhu tinggi (TH) = 600 K
I pātaihia : Kalor yang dikeluarkan pada suhu rendah (Q2)
Whakautu :
Efisiensi mesin Carnot :
e = (TH - TL) / TH
e = (600 – 400) / 600
e = 200 / 600
e = 1/3
Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :
W = e Q1
Keterangan : W = usaha yang dilakukan mesin, e = efisiensi mesin, Q1 = kalor yang diserap mesin.
W = (1/3)(Q)1)
3W = Q1
Kalor yang dikeluarkan pada suhu rendah :
Q2 =Q1 - W
Q2 = 3W– W
Q2 = 2W
Ko te whakautu tika ko B.

16. Grafik P-V dari sebuah siklus Carnot terlihat seperti gambar berikut. Jika wera yang dilepas ke lingkungan 3.000 Joule, maka kalor yang diserap sistem adalah…
Contoh soal mesin Carnot – mesin kalor ideal (penerapan hukum II termodinamika) 32A. 3.000 J
B. 4.000 J
C. 4.800 J
D. 6.000 J
E. 8.000 J
Kōrero
E mōhiotia ana :
Suhu rendah (TL) = 500 K
Suhu tinggi (TH) = 800 K
Kalor yang dilepaskan (Q2) = 3000 Joule
I pātaihia : Kalor yang diserap sistem (Q1)
Whakautu :
Efisiensi mesin Carnot :
e = (TH - TL) / TH
e = (800 – 500) /8600
e = 300 / 800
e = 3/8
Usaha yang dilakukan oleh mesin Carnot :
W = e Q1
W = (3/8)(Q)1)
8W/3 = Q1
 
Q2 =Q1 - W
Q2 = 8W/3 – 3W/3
Q2 = 5W/3
3Q2 = 5W
W = 3Q2/5 = 3(3000)/5 = 9000/5 = 1800
Kalor yang diserap sistem :
Q1 = W + Q2 = 1800 + 3000 = 4800 Joule
Ko te whakautu tika ko C.

Pūtake Pātai:

Ngā Pātai Ahupūngao Whakamātautau ā-Motu mō te Kura Tuarua/Kura Tuarua Mahi-ā-ringa

Waiho he kōrero