1. Titik A berada pada jarak 5 cm dari muatan +10 mikro Coulomb. Besar dan arah medan listrik pada titik A adalah… (k = 9 x 109 Nm2C-2, 1 mikro Coulomb = 10-6 C)
Kōrero
E mōhiotia ana :

I pātaihia : Besar dan arah medan listrik pada titik A
Whakautu :
Arah medan listrik di titik A :
Muatan listrik positif karenanya arah medan listrik menjauhi muatan listrik dan menjauhi titik A.
2. Jarak antara titik P dan muatan -20 mikro Coulomb adalah 10 cm. Tentukan kuat medan listrik dan arah medan listrik pada titik P.
Kōrero
E mōhiotia ana :

I pātaihia : Besar dan arah medan listrik pada titik P
Whakautu :
Arah medan listrik di titik A :
Muatan listrik negatif karenanya arah medan listrik menuju muatan listrik dan menjauhi titik P.
3. Dua muatan listrik terpisah sejauh 40 cm. Kuat medan listrik dan arah medan listrik pada titik yang terletak di tengah-tengah kedua muatan adalah…
Kōrero
Andaikan titik yang terletak di tengah-tengah kedua muatan adalah titik P.
E mōhiotia ana :
I pātaihia : besar dan arah medan listrik pada titik yang terletak di tengah-tengah kedua muatan (titik P)
Whakautu :
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A pada titik P :

Muatan A negatif sehingga arah medan listrik menuju muatan A (ke kiri).
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan B pada titik P :
Muatan B positif sehingga arah medan listrik menjauhi muatan B (ke kiri).
Resultan medan listrik pada titik A :
EA me EB searah karenanya dijumlahkan.
E = EA Ā,B
E = (4,5 x 105) + (9 x 105)
E = 13,5 x 105 N / C
Arah medan listrik adalah menuju muatan A dan menjauhi muatan B (ke kiri).
4. Kuat medan listrik nol terletak pada titik yang berjarak…
Kōrero
Muatan A positif dan muatan B positif sehingga kuat medan listrik nol terletak di tengah kedua muatan tersebut. Andaikan titik di mana kuat medan listriknya nol adalah titik P.
E mōhiotia ana :
I pātaihia : kuat medan listrik nol terletak pada titik yang berjarak…
Whakautu :
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A pada titik P :
Muatan A positif sehingga arah medan listrik yang ditimbulkan muatan A pada titik P adalah menjauhi muatan A (ke kanan).
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan B pada titik P :
Muatan B positif sehingga arah medan listrik yang ditimbulkan muatan B pada titik P adalah menjauhi muatan B (ke kiri).
Resultan medan listrik pada titik P = 0 :
EA me EB berlawanan arah.
EA - EB = 0
EA =EB
Gunakan rumus ABC untuk menentukan nilai a.

Kuat medan listrik nol terletak pada titik yang berjarak 8 cm dari muatan A atau 12 cm dari muatan B.
5. Jarak dua muatan A dan B adalah 3 meter. Titik O berada di antara kedua muatan berjarak 2 meter dari muatan B. qA = –300 μC dan qB = 600 μC. k = 9 × 109 N m2 C-2. Kuat medan listrik di titik O pengaruh muatan qA dan qB ko…
A. 9 × 105 N / C
B. 18 × 105 N / C
C. 52 × 105 N / C
D. 60 × 105 N / C
E. 81 × 105 N / C
Kōrero:
E mōhiotia ana :
qA = –300 μC, qB = 600 μC, k = k = 9 × 109 N m2 C-2
I pātaihia :
Kuat medan listrik (E) di titik O ?
Whakautu :

Kuat medan resultan :
E = EA Ā,B
E = (2700 x 103 N/C) + (5400 x 103 N/C)
E = 8100 x 103 N / C
E = 81 x 105 N / C
Ko te whakautu tika ko E.
6. Dua buah muatan masing-masing q1 = -20 μC dan q2 = -40 μC. Bila pada titik P yang berjarak 20 cm dari q2 resultan kuat medan listrik bernilai nol maka nilai x ko…
A. 11 henemita
B. 12 henemita
C. 13 henimita
D. 14 henimita
E. 15 henimita
Kōrero:
E mōhiotia ana :
q1 = -20 μC, q2 = -40 μC, r2 = 0,2 m, r1 =x
I pātaihia :
Jarak titik P dari q1 (x) ?
Whakautu :

Resultan kuat medan listrik bernilai nol pada titik P :
Ko te whakautu tika ko D.
7 Titik A terletak di tengah-tengah dua buah muatan yang sama besar tetapi berlainan jenis yang terpisah sejauh a. Besar kuat medan listrik di titik A saat itu 36 NC-1. Jika titik A tersebut digeser ¼ a mendekati salah satu muatan, maka besar kuat medan listrik titik A setelah digeser adalah ….
A. 100 NC-1
B. 96 NC-1
C. 80 NC-1
D. 60 NC-1
E. 16 NC-1
Kōrero
E mōhiotia ana :
Muatan 1 (q1) = +Q
Muatan 2 (q2) = -Q
Jarak antara muatan 1 dan titik A (r1A) = ½ ā
Jarak antara muatan 2 dan titik A (r2A) = ½ ā
Kuat medan listrik di titik A (EA) = 36 NC-1
I pātaihia : Jika titik A digeser ¼ a mendekati salah satu muatan, maka kuat medan listrik titik A adalah…
Whakautu :
Teihana 1.
Untuk menghitung kuat medan listrik pada titik A, diandaikan terdapat sebuah muatan uji positif yang terdapat pada titik tersebut. Adanya muatan uji positif mempengaruhi arah medan listrik.
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan +Q pada titik A :

Muatan uji positif dan muatan 1 positif sehingga arah medan listrik menuju muatan 2.
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan -Q pada titik A :

Muatan uji positif dan muatan 2 negatif sehingga arah medan listrik menuju muatan 2
Resultan medan listrik pada titik A :

Tahap 2.
Jika titik A digeser mendekati muatan 1 maka :
Jarak antara muatan 1 dan titik A (r1A) = ¼ ā
Jarak antara muatan 2 dan titik A (r2A) = ¾ ā
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan +Q pada titik A :

Muatan uji positif dan muatan 1 positif sehingga arah medan listrik menuju muatan 2.
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan -Q pada titik A :

Muatan uji positif dan muatan 2 negatif sehingga arah medan listrik menuju muatan 2
Resultan medan listrik pada titik A :

Ko te whakautu tika ko C.
8. Dua partikel masing-masing bermuatan qA = 1 μC dan qB = 4 μC diletakkan terpisah sejauh 4 cm (k = 9 x 109 N m2 C-2). Kuat medan listrik di tengah-tengah qA dan qB ko…
A. 6,75 x 107 NC-1
B. 4,50 x 107 NC-1
C. 4,20 x 107 NC-1
D. 3,60 x 107 NC-1
E. 2,25 x 107 NC-1
Kōrero
E mōhiotia ana :
Utu A (qA) = 1 μC = 1 x 10-6 C
Utu B (qB) = 4 μC = 4 x 10-6 C
k = 9 x 109 N m2 C-2
Te tawhiti i waenganui i ngā utu A me B (rAB) = 4 henimita = 0,04 mita
Jarak antara muatan A dan titik tengah (rA) = 0,02 mita
Jarak antara muatan B dan titik tengah (rB) = 0,02 mita
I pātaihia : Kuat medan listrik di tengah-tengah qA dan qB ko…
Whakautu :
Untuk menghitung kuat medan listrik di tengah-tengah qA dan qB , diandaikan terdapat sebuah muatan uji positif yang terdapat di tengah-tengah kedua muatan tersebut. Adanya muatan uji positif mempengaruhi arah medan listrik.
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan A pada titik tengah :
![]()
Muatan uji positif dan muatan A positif sehingga arah medan listrik menuju muatan B.
Medan listrik yang ditimbulkan oleh muatan B pada titik tengah :

Muatan uji positif dan muatan B positif sehingga arah medan listrik menuju muatan A.
Resultan medan listrik pada titik tengah :
EA me EB berlawanan arah.
E = EB - EA = 9x107 - 2,25 x 107 = 6,75x107 NC-1
Ko te whakautu tika ko A.
9. Perhatikan gambar dua muatan titik berikut! Dimana letak titik P agar kuat medan listrik di titik P tersebut sama dengan nol ? (k = 9 x 109 Nm2C-2, 1 μC = 10-6 C)

A. tepat di tengah Q1 me te Q2
B. 6 cm di kanan Q2
C. 6 cm di kiri Q1
D. 2 cm di kanan Q2
E. 2 cm di kiri Q1
Kōrero
Untuk menghitung kuat medan listrik di titik P, diandaikan pada titik P terdapat sebuah muatan uji positif. Q1 positif dan Q2 negatif, karenanya titik P harus berada di sebelah kanan Q2 atau sebelah kiri Q1. Jika titik P berada di sebelah kiri Q1; medan listrik yang ditimbulkan titik Q1 pada titik P arahnya ke kiri (menjauhi Q1) dan medan listrik yang ditimbulkan Q2 pada titik P arahnya ke kanan (menuju Q1). Karena arah medan listrik berlawanan maka keduanya saling menghilangkan sehingga kuat medan listrik pada titik P bernilai nol.
E mōhiotia ana :
Q1 = +9 µC = +9 x 10-6 C
Q2 = -4 µC = -4 x 10-6 C
k = 9 x 109 Nm2C-2
Jarak antara muatan 1 dan muatan 2 = 3 cm
Jarak antara Q1 dan titik P (r1P) = a
Jarak antara Q2 dan titik P (r2P) = 3 cm + a
I pātaihia : Dimana letak titik P agar kuat medan listrik di titik P tersebut sama dengan nol ?
Whakautu :
Titik P berada di sebelah kiri Q1.

Resultan medan listrik pada titik A :

Gunakan rumus ABC untuk menentukan nilai a.

10. Perhatikan gambar berikut! Muatan q3 diletakkan pada jarak 5 cm dari q2, maka kuat medan listrik pada muatan q3 adalah… (1 µC = 10-6 C)
A. 4,6 x 107 N.C-1
B. 3,6 x 107 N.C-1
C. 1,6 x 107 N.C-1
D. 1,4 x 107 N.C-1
E. 1,3 x 107 N.C-1
Kōrero
Muatan q3 diletakkan pada jarak 5 cm dari q2, maksudnya bukan di sebelah kiri q2 tetapi di sebelah kanan q2. Jika di sebelah kiri q2 maka resultan medan listrik bernilai nol. Hal ini dikarenakan jarak antara muatan q3 dengan muatan q1 dan q2 adalah 5 cm dan besar muatan q1 sama dengan muatan q2.
![]()
Karena muatan q3 positif maka arah mara hiko pada muatan q3 menuju muatan negatif q2 (E2) dan menjauhi muatan positif q1 (E1). Resultan medan listrik adalah penjumlahan kuat medan listrik E1 me E2.
E mōhiotia ana :
Muatan q1 = 5 µC = 5 x 10-6 Coulomb
Muatan q2 = 5 µC = -5 x 10-6 Coulomb
Jarak antara muatan q1 dan muatan q3 (r1) = 15 henimita = 0,15 m = 15 x 10-2 mita
Jarak antara muatan q2 dan muatan q3 (r2) = 5 henimita = 0,05 m = 5 x 10-2 mita
k = 9 x 109 N m2 C-2
I pātaihia : Kuat medan listrik pada muatan q3
Whakautu :
Kuat medan listrik 1
E1 = kq1 /r12
E1 = (9 x 109)(5 x 10-6) / (15 x 10-2)2
E1 = (45 x 103) / (225 x 10-4)
E1 = 0,2x107 N / C
Kuat medan listrik 2
E2 = kq2 /r22
E2 = (9 x 109)(5 x 10-6) / (5 x 10-2)2
E2 = (45 x 103) / (25 x 10-4)
E2 = 1,8x107 N / C
Resultan kuat medan listrik
Resultan kuat medan listrik di muatan q3 ko:
E = E2 - E1 = (1,8 x 107) – (0,2 x 107) = 1,6 x 107 N / C
Arah medan listrik ke kiri atau searah E2.
Ko te whakautu tika ko C.
11. Dua muatan listrik terpisah seperti pada gambar. Kuat medan pada titik P adalah… (k = 9 x 109 N m2 C-2)
A. 9,0 x 109 N.C-1
B. 4,5 x 109 N.C-1
C. 3,6 x 109 N.C-1
D. 5,4 x 109 N.C-1
E. 4,5 x 109 N.C-1
Kōrero

E mōhiotia ana :
Muatan qA = +2,5 C
Muatan qB = -2 C
Jarak antara muatan qA dan titik P (rA) = 5 mita
Jarak antara muatan qB dan titik P (rB) = 2 mita
k = 9 x 109 N m2 C-2
I pātaihia : Kuat medan listrik di titik P
Whakautu :
Kuat medan listrik A
EA = kqA /rA2
EA = (9 x 109)(2,5) / (5)2
EA = (22,5 x 109) / 25
EA = 0,9x109 N / C
Kuat medan listrik B
EB = kqB /rB2
EB = (9 x 109)(2) / (2)2
EB = (18 x 109) / 4
EB = 4,5x109 N / C
Resultan kuat medan listrik
Resultan kuat medan listrik di titik P adalah :
E = EB - EA = (4,5 – 0,9) x 109 = 3,6x109 N / C
Arah medan listrik ke kiri atau searah EB.
Ko te whakautu tika ko C.
12. Dua muatan listrik masing-masing bermuatan Q1 = -40 µC dan Q2 = +5 µC terletak pada posisi seperti pada gambar (k = 9 x 109 Nm2.C-2 dan 1 µC = 10-6 C), kuat medan listrik di titik P adalah…
A. 2,25 x 106 N.C-1
B. 2,45 x 106 N.C-1
C. 5,25 x 106 N.C-1
D. 6,75 x 106 N.C-1
E. 9,00 x 106 N.C-1
Kōrero

E mōhiotia ana :
Muatan q1 = -40 µC = -40 x 10-6 C
Muatan q2 = +5 µC = +5 x 10-6 C
Jarak antara muatan q1 dan titik P (r1) = 40 henimita = 0,4 m = 4 x 10-1 m
Jarak antara muatan q2 dan titik P (r2) = 10 henimita = 0,1 = 1 x 10-1 m
k = 9 x 109 N m2 C-2
I pātaihia : Kuat medan listrik di titik P
Whakautu :
Kuat medan listrik 1
E1 = kq1 /r12
E1 = (9 x 109)(40 x 10-6) / (4 x 10-1)2
E1 = (360 x 103) / (16 x 10-2)
E1 = 22,5x105 N / C
Kuat medan listrik 2
E2 = kq2 /r22
E2 = (9 x 109)(5 x 10-6) / (1 x 10-1)2
E2 = (45 x 103) / 1 x 10-2
E2 = 45x105 N / C
Resultan kuat medan listrik
Resultan kuat medan listrik di titik P adalah :
E = E2 - E1 = (45 – 22,5) x 105 = 22,5x105 N / C
E = 2,25 x 106 N / C
Arah medan listrik ke kanan atau searah E2.
13. Dari gambar muatan berikut, yang menunjukkan garis-garis gaya pada dua muatan saling berdekatan adalah…

Kōrero
Garis medan listrik atau garis gaya listrik digambarkan keluar dari muatan positif menuju muatan negatif. Jika terdapat muatan positif dan negatif didekatkan maka garis gaya listrik tampak seperti pada jawaban A.
Ko te whakautu tika ko A.
8. Dua muatan listrik didekatkan satu sama lain dalam satu garis hubung sehingga akan menghasilkan garis-garis gaya listrik. Gambar yang benar adalah…


Kōrero
Ko te whakautu tika ko D.
9. Garis-garis gaya yang benar antara dua muatan adalah…

Kōrero
Ko te whakautu tika ko D.
14. Perhatikan gambar dua muatan titik berikut!

Di mana letak titik P agar kuat medan listrik di titik P tersebut sama dengan nol ?
(k = 9.109 Nm2.C-2, 1 µC = 10-6 C)
A. 1 cm di kanan q1
B. 1 cm di kanan q2
C. ½ cm di kanan q2
D. ½ cm di kiri q1
E. ½ cm di kanan q1
Kōrero
E mōhiotia ana:
Muatan 1 (q1) = -9 µC = -9.10-6 Coulomb
Muatan 2 (q2) = 1 µC = 1.10-6 Coulomb
Jarak antara q1 dan q2 (r12) = 1 henemita
k = 9.109 Nm2.C-2
I pātaihia: Di mana letak titik P agar kuat medan listrik di titik P tersebut sama dengan nol ?
Whakautu:
E1 = kuat medan listrik yang ditimbulkan oleh q1 pada titik P
Arah E1 menuju q1 karena q1 bertanda negatif
E2 = kuat medan listrik yang ditimbulkan oleh q2 pada titik P
Arah E2 menjauhi q2 karena q2 bertanda positif

r1 = jarak antara P dan q1 = x + 1
r2 = jarak antara P dan q2 =x

Kuat medan listrik pada titik P sama dengan nol :

Gunakan rumus ABC :

Jarak antara P dan q2 = x = 0,5 henimita.
Titik P berada pada 0,5 cm di kanan q2 atau pada 0,25 cm di kiri q1.
Ko te whakautu tika ko C.
15 Perhatikan dua buah muatan yang terletak pada jarak a berikut ini!

Jika kuat medan listrik di titik P adalah k Q/x2, maka nilai x adalah….
A. 1/3 a
B. 2/3 a
C. a
D. 3/2 a
E. 2a
Kōrero
E mōhiotia ana:
EP = k Q / x2
I pātaihia: nilai x
Whakautu:


Gunakan rumus ABC :

Ko te whakautu tika ko A.
16. Ngā Pātai Whakamātautau ā-Motu mō te SMA/MA Ahupūngao U-ZC-2013/2014 Nama 27
Perhatikan gambar dua muatan titik berikut!
Di mana letak titik P agar kuat medan listrik di titik P tersebut sama dengan nol ?
(k = 9.109 Nm2.C-2, 1 µC = 10-6 C)
- 1 cm di kanan q1
- 1 cm di kanan q2
- ½ cm di kanan q2
- ½ cm di kiri q1
- ½ cm di kanan q1
Kōrero
E mōhiotia ana:
Muatan 1 (q1) = -9 µC = -9.10-6 Coulomb
Muatan 2 (q2) = 1 µC = 1.10-6 Coulomb
Jarak antara q1 dan q2 (r12) = 1 henemita
k = 9.109 Nm2.C-2
I pātaihia: Di mana letak titik P agar kuat medan listrik di titik P tersebut sama dengan nol ?
Whakautu:
E1 = kuat medan listrik yang ditimbulkan oleh q1 pada titik P
Arah E1 menuju q1 karena q1 bertanda negatif
E2 = kuat medan listrik yang ditimbulkan oleh q2 pada titik P
Arah E2 menjauhi q2 karena q2 bertanda positif
r1 = jarak antara P dan q1 = x + 1
r2 = jarak antara P dan q2 =x
Kuat medan listrik 1 :
Kuat medan listrik 2 :
![]()
Kuat medan listrik pada titik P sama dengan nol :
a = 8, b = -2, c = -1
Gunakan rumus ABC :


Jarak antara P dan q2 = x = 0,5 henimita.
Titik P berada pada 0,5 cm di kanan q2 atau pada 0,25 cm di kiri q1.
Ko te whakautu tika ko C.
17. Ngā Pātai Whakamātautau ā-Motu mō te SMA/MA Ahupūngao U-ZC-2013/2014 Nama 27
Perhatikan dua buah muatan yang terletak pada jarak a berikut ini!
Jika kuat medan listrik di titik P adalah k Q/x2, maka nilai x adalah….
- 1 / 3 a
- 2 / 3 a
- a
- 3 / 2 a
- 2a
Kōrero
E mōhiotia ana:
EP = k Q / x2
I pātaihia: nilai x
Whakautu:
E1 = kuat medan listrik di titik P oleh muatan -Q
r1 = jarak antara muatan –Q dan titik P = x
E2 = kuat medan listrik di titik P oleh muatan +32Q
r2 = jarak antara muatan +32Q dan titik P = a + x
![]()
Gunakan rumus ABC :

Ko te whakautu tika ko A.