10 Contoh soal Hukum Coulomb
1. Dua muatan disusun seperti pada gambar di bawah ini. Muatan di A adalah +8 mikro Coulomb dan muatan di B adalah -5 mikro Coulomb. Besar Vis Coulombiana yang bekerja pada kedua muatan adalah… (k = 9 x 109 Nm2C-2, 1 mikro Coulomb = 10-6 C)
Disputatio
Notum est :
Rogatus : Besar gaya listrik yang bekerja pada kedua muatan
Jawab :
Formula Lex Coulombiana :

Osculum vis electrica yang bekerja pada kedua muatan :

2. Muatan listrik P = +10 mikro Coulomb dan muatan listrik Q = +20 mikro Coulomb terpisah seperti pada gambar. Besar gaya Coulomb yang bekerja pada kedua muatan adalah…
![]()
Disputatio
Notum est :
Rogatus : Besar gaya Coulomb yang bekerja pada kedua muatan
Jawab :
Besar gaya Coulomb atau gaya listrik yang bekerja pada kedua muatan adalah 125 Newton.
3. Tiga muatan listrik diletakkan terpisah seperti gambar! Muatan A = -5 mikro Coulomb, muatan B = +10 mikro Coulomb dan muatan C = -12 mikro Coulomb. Besar dan arah gaya listrik pada muatan B adalah…
Disputatio
Notum est :
Rogatus : Besar dan arah gaya listrik pada muatan B
Jawab :
Gaya listrik pada muatan B adalah resultan gaya listrik antara muatan A dan B dengan gaya listrik antara muatan B dan C.
Vis electrica inter caricas A et B :
Muatan A negatif dan muatan B positif sehingga arah gaya Coulomb adalah mendekati muatan A dan menjauhi muatan B (ke kiri).
Gaya listrik antara muatan B dan C :
Muatan B positif dan muatan C negatif sehingga arah gaya Coulomb adalah mendekati muatan C dan menjauhi muatan B (ke kanan).
Resultan gaya listrik pada muatan B :
Arah FAB ke kiri dan arah FBC ke kanan.
FB F =AB - FBC = 675 N – 125 N = 550 Newtoni.
Arah resultan gaya listrik pada muatan B (FB) = arah gaya listrik FAB, yakni menuju muatan C (ke kanan).
4. Muatan listrik +Q1 = 10 mikro Coulomb, +Q2 = 50 mikro Coulomb dan Q3 terpisah seperti pada gambar. Agar gaya listrik yang bekerja di muatan Q2 = nol maka muatan Q3 est…
Disputatio
Notum est :
Muatan 1 (q1) = +10 μC = +10 x 10-6 Coulomb
Muatan 2 (q2) = +50 μC = +50 x 10-6 Coulomb
Jarak antara muatan 1 dan 2 (r12) = 2 cm = 0,02 m = 2 × 10-2 m
Jarak antara muatan 2 dan 3 (r23) = 6 cm = 0,06 m = 6 × 10-2 m
Resultan gaya listrik pada muatan 2 (F2) II =
Rogatus : muatan 3 (q3)
Jawab :
Gaya listrik pada muatan 2 adalah resultan gaya listrik antara muatan 1 dan 2 dengan gaya listrik antara muatan 2 dan 3.
Gaya listrik antara muatan 1 dan 2 :
Muatan 1 positif dan muatan 2 positif sehingga arah F12 adalah menuju muatan 3 (ke kanan).
Gaya listrik antara muatan 2 dan 3 :
Muatan 2 positif dan muatan 3 positif sehingga arah F23 adalah menuju muatan 1 (ke kiri).
Resultan gaya listrik pada muatan 2 = 0 :
Arah F12 ke kanan dan arah F23 ke kiri.

5. Pada gambar di samping gaya tolak menolak yang dialami kedua muatan 144 N, maka jarak kedua muatan adalah… (1 μC = 10-6 C dan k = 9.109 Nm2.C-2)
A. 4 cm
B. 5 cm
Circa decem centimetra
Diametros 10 cm
A. 12 cm
Disputatio
Constat:
Gaya listrik (F12) = 144 N
Muatan 1 (q1) = 10 μC = 10 × 10-6 C
Muatan 2 (q2) = 4 μC = 4 × 10-6 C
Konstanta Coulomb (k) = 9 x 109 Nm2.C-2
C = Coulomb, N = Newton, m = metrum
Rogatus/a: Jarak kedua muatan (r)
Responsum:
Rumus hukum Coulumb :

Keterangan : F = gaya listrik, k = konstanta Coulomb, q = muatan listrik, r = jarak kedua muatan listrik.

Jarak kedua muatan (r) = 5 x 10-2 metra = 5 × 10-2 x 102 centimeter = 5 centimeter.
Responsum rectum est B.
6. Dua buah muatan listrik seperti pada gambar di bawah. Jika besar gaya Coulomb yang dialami kedua muatan sebesar 3,6 N, maka besar jarak kedua muatan adalah… (1 μC = 10-6 C et II k =9 Nm2.C-2)
A. 30,0 cm
B. 27,0 cm
Circa decem centimetra
Diametros 3,0 cm
A. 0,3 cm
A. 12 cm
Disputatio
Constat:
Gaya listrik (F12) = 3,6 N
Muatan 1 (q1) = 9 μC = 9 × 10-6 C
Muatan 2 (q2) = 4 μC = 4 × 10-6 C
Konstanta Coulomb (k) = 9 x 109 Nm2.C-2
C = Coulomb, N = Newton, m = metrum
Rogatus/a: Jarak kedua muatan (r)
Responsum:
Rumus hukum Coulumb :

Keterangan : F = gaya listrik, k = konstanta Coulomb, q = muatan listrik, r = jarak kedua muatan listrik.

Jarak kedua muatan (r) = 0,3 meter = 0,3 x 100 centimeter = 30 centimeter.
Responsum rectum est A.
7. Tiga muatan titik terletak pada titik-titik sudut segitiga, seperti pada gambar. Besar gaya Coulomb pada titik A adalah… (k = 9.109 Nm2.C-2; 1 μ = 10-6)
A. CLXXX N
B. 60 N
C. 90 N
D. 902 N
C. XVII2 N
Disputatio
Constat:
Impetus A (q)A) = -2 μC = -2 × 10-6 C
Carica B (q)B) = 8 μC = 8 × 10-6 C
Carica C (qC) = 4,5 μC = 4,5 × 10-6 C
Konstanta Coulomb (k) = 9 x 109 Nm2.C-2
Distantia inter onera A et B (rAB) = 4 cm = 4 × 10-2 meter
Jarak antara muatan A dan C (rAC) = 3 cm = 3 × 10-2 meter
C = Coulomb, N = Newton, m = metrum
Rogatus/a: Gaya listrik pada titik A
Responsum:
Rumus hukum Coulumb :

Keterangan : F = gaya listrik, k = konstanta Coulomb, q = muatan listrik, r = jarak kedua muatan listrik.


Gaya listrik pada titik A :
FAB et F.AC membentuk sudut siku-siku sehingga resultan gaya dihitung menggunakan rumus Pythagoras.
![]()
Responsum rectum est D.
8. Dua benda bermuatan listrik Q1 et Q2 berjarak r cm menimbulkan gaya tolak menolak sebesar 10 N. Kemudian muatan Q1 digeser sehingga gaya yang timbul menjadi 40 N. Konstanta k = 9 x 109 Nm2.C-2, maka muatan Q1 harus dipindahkan sebesar…
A. 1/2 r menjauhi Q2
B. 1/2 r mendekati Q2
C. 1 r menjauhi Q2
D. 2 r mendekati Q2
E. 2 r menjauhi Q2
Disputatio
Constat:
Jarak Q1 et Q2 = r cm
Gaya tolak menolak (F) = 10 N
Jika muatan Q1 digeser, gaya tolak menolak (F) = 40 N
Constans (k) = 9 × 109 Nm2.C-2
Rogatus/a: muatan Q1 harus dipindahkan sebesar…
Responsum:
Rumus gaya listrik :
F = kQ1 Q2 /r2
Jarak (r) berbanding terbalik dengan gaya (F). Artinya jika gaya semakin besar maka jarak antara muatan semakin kecil. Jadi muatan Q1 harus digeser mendekati muatan Q2.


Responsum rectum est B.
9. Muatan listrik +q3 = 20 μC, +q2 = 10 μC dan q1 terpisah seperti pada gambar. Agar gaya Coulomb yang bekerja pada muatan q2 = nol maka muatan q1 est …
A. +2 μC
B. –2 μC
C. +5 μC
D. –5 μC
E. +8 μC
Disputatio:
Notum est :
+q3 = 20 μC
+q2 = 10 μC
Rogatus :
q1 = ?
Jawab :
Pada muatan q2 bekerja gaya F23 et F.21, di mana F23 berarah ke kiri. Agar resultan gaya yang bekerja pada q2 sama dengan nol maka q1 harus positif sehingga gaya F21 berarah ke kanan.
Muatan q1 = +5 μC.
Responsum rectum est C.
10. Tiga muatan listrik +q1= 5 μC, +q2 = 10 μC dan +q3 = 10 μC segaris. Bila a = 10 cm maka besar dan arah gaya listrik yang bekerja pada muatan q2 adalah… (k = 9 x 109 Nm2C-2)
A. 7,5 N menuju q1
B. 11,25 N menuju q2
C. 15 N menuju q1
D. 22,5 N menuju q1
E. 78,75 N menuju q1
Disputatio:
Notum est :
q1= 5 μC, q2 = 10 μC dan q3 = 10 μC
a = 0,1 m
Rogatus :
Besar dan arah resultan gaya Coulomb pada q2 ?
Jawab :
Terdapat dua gaya Coulomb yang bekerja pada q2, yakni F21 et F.23, di mana arah kedua gaya ini berlawanan. q1 positif dan q2 positif sehingga gaya F21 berarah ke kanan (menuju q3). q2 positif dan q3 positif sehingga gaya F23 berarah ke kiri (menuju q1).
Besar resultan gaya listrik = 90 N – 11,25 N = 78,75 N.
Arah resultan gaya sama dengan arah gaya F23, menuju q1.
Responsum rectum est E.