Koodu agba nke ihe mgbochi

Resistor merupakan salah satu komponen rangkaian listrik yang berfungsi mengendalikan besar ọkụ eletrik. Resistor yang digunakan pada rangkaian elektronik biasanya berbentuk silinder dan terdapat kawat di kedua ujungnya. Nilai hambatan resistor dinyatakan dengan kode warna dan ditampilkan pada permukaan resistor.

Nilai hambatan suatu resistor dapat diketahui dengan cara mengartikan kode warna resistor. Untuk memahami hal ini, terlebih dahulu cermati tabel berikut, lalu pelajari contoh soal menentukan nilai hambatan resistor.

Kode warna resistor 7

Ihe atụ ajụjụ nke atọ:
Kode warna resistor 9Nilai hambatan resistor pada gambar di samping adaiah …
Mkparịta ụka
Dua warna pertama mewakili dua angka pertama nilai hambatan, warna ketiga mewakili pangkat sepuluh yang digunakan untuk mengalikan dan warna keempat mewakili toleransi penyimpangan.
Agba mbụ = uhie = 2
Warna kedua = jingga = 3
Warna ketiga = coklat = 101 = 10
Agba nke anọ = ọlaedo = 5%

GỤỌ ỌZỌ  Mgbanwe nke ọnọdụ na oke okpomọkụ isi atọ dị oke mkpa

Nilai hambatan resistor adalah 230 Ω dengan penyimpangan 5% x 230 Ω = 11,5 Ω. Jika ada perubahan suhu maka hambatan minimum adalah 230 Ω – 11,5 Ω = 218,5 Ω dan hambatan maksimum adalah 230 Ω + 11,5 Ω = 241,5 Ω

Ihe atụ ajụjụ nke atọ:
Kode warna resistor 10Berapa nilai hambatan resistor pada gambar di samping ?
Mkparịta ụka
Agba mbụ = aja aja = 1
Warna kedua = hitam = 0
Warna ketiga = biru = 106 = 1000.000
Agba nke anọ = ọlaedo = 5%

Nilai hambatan resistor adalah 10.000.000 Ω dengan penyimpangan 5% x 10.000.000 Ω = 500.000 Ω. Jika ada perubahan suhu maka hambatan minimum adalah 10.000.000 Ω – 500.000 Ω = 9.500.000 Ω dan hambatan maksimum adalah 10.000.000 Ω + 500.000 Ω = 10.500.000 Ω .

GỤỌ ỌZỌ  Ihe Nlereanya nke Nsogbu Ndị Na-ekwu Maka Mgbanwe Nha nhata Ugbu A

Referensi

Hapụ okwu