Twazyèm Lwa Newton an deklare ke si objè 1 egzèse yon fòs sou objè 2, alò an menm tan objè 2 egzèse yon fòs sou objè 1. Magnitud de fòs yo se menm men direksyon de fòs yo opoze. Yo rele yon fòs aksyon, lòt fòs la reyaksyon.
Yon siy negatif endike direksyon fòs la. Aksyon F la pozitif, alòske reyaksyon F la negatif. Sa endike ke fòs aksyon ak reyaksyon yo nan direksyon opoze.
Lakukan percobaan agar anda lebih memahami hukum III Newton. Jika anda mempunyai papan luncur, doronglah tembok sambil berdiri di atas papan luncur. Setelah anda mendorong tembok, papan luncur bergerak mundur menjauhi tembok. Arah dorongan anda ke depan, arah gerakan papan luncur ke belakang. Hal ini menunjukan bahwa tembok juga mendorong anda. Ketika anda mendorong tembok, pada saat yang sama tembok juga mendorong anda. Gaya dorong anda bekerja pada tembok, sedangkan gaya dorong tembok bekerja pada anda. Besar kedua gaya sama tetapi berlawanan arah. Anda dapat menyebut salah satu gaya sebagai aksi dan gaya lain sebagai reaksi.
Percobaan lain yang dapat dilakukan adalah meniup sebuah balon karet lalu setelah balon karet mengembang karena terisi udara, lepaskan balon. Setelah dilepaskan, balon tersebut “terbang”. Arah gerakan balon berlawanan dengan arah keluarnya udara dari balon. Bagaimana menjelaskan hal ini ? Ketika mulut balon terbuka, balon mendorong udara keluar dan pada saat yang sama, udara juga mendorong balon. Gaya dorong udara menyebabkan balon terbang. Gaya dorong udara bekerja pada balok dan gaya dorong balon bekerja pada udara. Kedua gaya mempunyai besar sama tetapi berlawanan arah.
Perhatikan gambar balok yang sedang diam di atas permukaan lantai. Gaya normal yang bekerja pada balok (N) adalah gaya normal yang diberikan oleh permukaan lantai pada balok. Pada saat yang sama, balok juga memberikan gaya normal pada permukaan lantai (N’). Kedua gaya normal ini (N dan N’) mempunyai besar yang sama tetapi berlawanan arah dan kedua gaya ini juga bekerja pada benda yang berbeda. Berbeda dengan N dan w yang bekerja pada benda yang sama, yakni bekerja pada balok. Jadi N dan N’ merupakan gaya aksi reaksi.