6 Contoh soal Rangkaian Listrik Arus Bolak Balik
1. Perhatikan gambar rangkaian RLC berikut! Apabila impedansi rangkaian 250 Ω, maka hambatan rezisteur (R) adalah…..
A. NAN Ω
B. 200 Ω
C. 400 Ω
D. 600 Ω
E. 800 Ω
Pembahasan
Li konnen ke:
Z = 250 Ω
C = 8 m F = 8 x 10-6 F
L = 0,8 H
V = 200 Vòlt
ω = 500 rad/s
Mande: Hambatan resistor (R)
Repons:

Rumus impedansi total rangkaian :

Repons ki kòrèk la se B.
2. Perhatikan rangkaian R-L-C seri berikut ini! Beda potensial ujung-ujung induktor adalah….
A. 100 Vòlt
B. 200 Vòlt
C. 300 Vòlt
D. 350 Vòlt
E. 400 Vòlt
Pembahasan
Li konnen ke:
R = 40 W
XL = 150 W
XC= 120 W
V = 100 Vòlt
Mande: Beda potensial ujung-ujung induktor
Repons:
Rumus impedansi total rangkaian :


Repons ki kòrèk la se C.
3. Perhatikan diagram rangkaian RLC berikut ini!
Kuat arus maksimum dari rangkaian adalah.. (1 µF = 10-6 F)
A. 1,3 A
B. 1,5 A
C. 2,0 A
D. 2,4 A
E. 2√2 A
Pembahasan
Li konnen :
Rezistans (R) = 12 Ohm
Induktor (L) = 0,075 H
Kapasitor (C) = 500 µF = 500 x 10-6 F = 5 x 10-4 Farad
Tegangan (V) = Vo sin ωt = Vo sin 2πft = 26 sin 200t
Mande : Kuat arus maksimum dari rangkaian
Jawab :
Reaktansi induktif (XL) = ωL = (200)(0,075) = 15 Ohm
Reaktansi kapasitif (XC) = 1 / ωC = 1 / (200)(5 x 10-4) = 1 / (1000 x 10-4) = 1/10-1 = 101 = 10 Ohm
Rezistans (R) = 12 Ohm
Impedansi (Z) :
Kuat arus (I) :
Mwen = V / Z = 26 Vòlt / 13 Ohm
Mwen = 2 Vòlt/Ohm
Mwen = 2 Ampè
Repons ki kòrèk la se C.
4. Rangkaian R-L-C disusun seperti gambar di samping. Grafik gelombang sinus yang dihasilkan jika XL > XC se…




Pembahasan
Enfòmasyon:
XL = reaktansi induktif atau impedansi induktor
XC = reaktansi kapasitif atau impedansi kapasitor
Pada induktor, tegangan listrik (v) mendahului arus listrik (i) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Pada kapasitor, arus listrik (i) mendahului tegangan listrik (v) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Apabila XL > XC maka rangkaian bersifat induktif, karenanya grafik gelombang sinus yang dihasilkan tampak seperti pada jawaban C di mana tegangan (v) mendahului arus (i) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Repons ki kòrèk la se C.
5. Perhatikan gambar berikut!

Rangkaian R-L-C disusun seperti gambar di atas. Grafik gelombang sinus yang dihasilkan jika XL > XC se…



Pembahasan
Enfòmasyon:
XL = reaktansi induktif atau impedansi induktor, XC = reaktansi kapasitif atau impedansi kapasitor.
Pada induktor, tegangan listrik (V) mendahului arus listrik (I) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Pada kapasitor, arus listrik (I) mendahului tegangan listrik (v) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Apabila XL > XC maka rangkaian bersifat induktif, karenanya grafik gelombang sinus yang dihasilkan tampak seperti pada jawaban C di mana tegangan (v) mendahului arus (i) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Repons ki kòrèk la se C.
6. Rangkaian R-L-C disusun seperti gambar di samping. Grafik gelombang sinus yang dihasilkan jika XL > XC se...




Pembahasan
Enfòmasyon:
XL = reaktansi induktif atau impedansi induktor, XC = reaktansi kapasitif atau impedansi kapasitor
Pada induktor, tegangan listrik (V) mendahului arus listrik (I) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Pada kapasitor, arus listrik (I) mendahului tegangan listrik (v) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Apabila XL > XC maka rangkaian bersifat induktif, karenanya grafik gelombang sinus yang dihasilkan tampak seperti pada jawaban C di mana vòltaj (v) mendahului aurus (i) sejauh ¼ putaran atau 90o.
Repons ki kòrèk la se C.
Sous kesyon an:
Soal UN Fisika SMA/MA U-ZC-2013/2014