Egzanp kesyon sou plan enkline

9 Contoh soal Bidang Miring

Etidye materyèl la hukum Newton , gaya normal Dan fòs friksyon pou pi byen konprann diskisyon sou sijè sa a.

1. Sebuah balok massa 5 kg dilepas pada bidang miring licin seperti pada gambar! (g = 10 m.s -2 dan tg 37 o = 3/4). Percepatan balok adalah …

A. 4,5 ms-2Contoh soal Bidang Miring 1

B. 6,0 ms-2

C. 7,5 ms-2

D. 8,0 ms-2

E. 10,0 ms-2

Pembahasan

Li konnen ke:

m = 5 kg, g = 10 m/s2

w = m g = (5)(10) = 50 N

panjang sisi bawah = 4

panjang sisi tegak = 3

Karena sisi bawah = 4 dan sisi tegak = 3 maka sisi miring = 5. Anda dapat membuktikan dengan rumus Pythagoras.

Kesyon: akselerasyon blòk (a) la?

Repons:

Gaya yang menyebabkan balok bergerak adalah wx. Bidang miring licin sehingga tidak ada gaya gesek.

wx = w sin θ = (w)(sisi tegak / sisi miring) Contoh soal Bidang Miring 2

wx = (50)(3/5)

wx = 30 Newton

Besar percepatan (a) balok ?

ΣF = ma

wx = ma

30 = (5) yon

yon = 30/5

a = 6m/s2

Repons ki kòrèk la se B.

2. Perhatikan gambar! Sebuah balok mula-mula diam, lalu ditarik dengan gaya F ke atas sejajar dengan bidang miring. Massa balok 8 kg, koefisien gesekan µs = 0,5 dan θ = 45o. Agar balok tepat akan bergerak ke atas, gaya F harus sebesar….

A. 40 NòContoh soal Bidang Miring 3

B. 60 N

C. 60√2 N

D. 80 N

E. 80√2 N

Pembahasan

Li konnen :

Koefisien gesekan statis (µs) = 0,5

Sudut (θ) = 45o

Akselerasyon akòz gravite (g) = 10 m/s2

Massa balok (m) = 8 kilogram

Pwa blòk la (w) = mg = (8 kg)(10 m/s2) = 80 kg m/s2 = 80 Newton

Mande : Besar gaya F agar balok tepat akan bergerak ke atas

Jawab :

Balok tepat akan bergerak ke atas jika Fwx + fs

Komponen gaya berat yang sejajar bidang miring :

wx = w sin θ = (80)(sin 45) = (80)(0,5√2) = 40√2

Komponen gaya berat yang tegak lurus bidang miring :

wy = w cos θ = (80)(cos 45) = (80)(0,5√2) = 40√2

Contoh soal Bidang Miring 4Fòs nòmal :

N = wy = 40√2

Gaya gesek statis :

fs = µs N = (0,5)(40√2) = 20√2

Besar gaya F agar balok tepat akan bergerak ke atas :

Fwx + fs

F ≥ 40√2 + 20√2

F ≥ 60√2 Newton

Repons ki kòrèk la se C.

NAN. Balok yang bermassa 8 kg terletak di atas bidang miring kasar seperti gambar berikut. Gaya luar minimal yang dibutuhkan untuk menahan balok agar tidak meluncur ke bawah adalah… (sin 37o = 0,6, kos 37o = 0,8, g = 10 ms-2, µk = 0,1)

A. 6,4 NòContoh soal Bidang Miring 5

B. 4,6 N

Apeprè 48,5 N

D. 54,4 N

Lès 68,8 Nò

Pembahasan

Li konnen :

Mas blòk la (m) = 8 kg

Akselerasyon akòz gravite (g) = 10 m/s2

Pwa blòk la (w) = mg = (8)(10) = 80 Newton

San yo pa 37o = 0,6

Koze 37o = 0,8

LI TOU  Egzanp kesyon sou dinamik patikil

Koefisien gesek kinetis (µk) = 0,1

N = wy = w kos 37o = (80)(0,8) = 64 Nouton

Mande : Gaya (F) luar minimal penahan balok agar balok tidak meluncur ke bawah

Jawab :Contoh soal Bidang Miring 6

Balok tidak meluncur ke bawah jika F = wx

Komponen gaya berat yang sejajar bidang miring :

wx = w sin θ = (80)(sin 37) = (80)(0,6) = 48

fk = µk N = (0,1)(64) = 6,4

Besar gaya F minimal agar balok tidak meluncur ke bawah :

F + fk - wx = 0

F = wx - fk = 48 – 6,4 = 41,6 Newton

4. Sebuah benda bermassa 5,0 kg ditarik dengan tali ke atas bidang miring yang kasar oleh sebuah gaya 71 N (g = 10 m.s-2, peche 37o = 0,6, kos 37o = 0,8). Jika koefisien gesekan antara benda dan bidang adalah 0,4, percepatan yang dialami benda adalah…

A. 0,5 ms-2Contoh soal Bidang Miring 8

B. 2 ms-2

C. 2,5 ms-2

D. 3 ms-2

E. 5 ms-2

Pembahasan

Li konnen :

Mas objè a (m) = 5 kg

4. Soal UN Fisika SMA 2012/2013 SA 67 No.5

Sebuah benda bermassa 5,0 kg ditarik dengan tali ke atas bidang miring yang kasar oleh sebuah gaya 71 N (g = 10 m.s-2, peche 37o = 0,6, kos 37o = 0,8). Jika koefisien gesekan antara benda dan bidang adalah 0,4, percepatan yang dialami benda adalah…

A. 0,5 ms-2

B. 2 ms-2

C. 2,5 ms-2

D. 3 ms-2

E. 5 ms-2

Pembahasan

Li konnen :

Mas objè a (m) = 5 kg

Akselerasyon akòz gravite (g) = 10 m/s2

Berat benda (w) = m g = (5)(10) = 50 Newton

Gaya F = 71 Newton

San yo pa 37o = 0,6

Koze 37o = 0,8

Koefisien gesekan = 0,4

Mande : Percepatan benda (a)

Jawab :

Resultan GayaContoh soal Bidang Miring 9

Terlebih dahulu hitung resultan gaya yang bekerja pada benda.

Komponen gaya berat yang sejajar bidang miring :

wx = w sin θ = (50)(sin 37) = (50)(0,6) = 30

Komponen gaya berat yang tegak lurus bidang miring :

wy = w cos θ = (50)(cos 37) = (50)(0,8) = 40

Fòs nòmal :

N = wy = 40

Fòs friksyon sinetik :

fk = µk N = (0,4)(40) = 16

Resultan gaya yang bekerja pada bidang miring :

ΣF = F – wx - fk = 71 – 30 – 16 = 25 Newton

Percepatan benda

Percepatan benda dihitung menggunakan rumus hukum II Newton :

a = ∑F / m = 25 / 5 = 5 m/s2

Repons ki kòrèk la se E.

5.
Contoh soal Bidang Miring 10Perhatikan gambar! Sebuah balok mula-mula diam, lalu ditarik dengan gaya F ke atas sejajar dengan bidang miring. Massa balok 8 kg, koefisien gesekan µs = 0,5 dan θ = 45o. Agar balok tepat akan bergerak ke atas, gaya F harus sebesar….

A. 40 Nò
B. 60 N
C. 60√2 N
D. 80 N
E. 80√2 N

LI TOU  Egzanp kesyon sou lwa Ohm nan

Pembahasan
Li konnen :
Koefisyan gesekan statiss) = 0,5
Sudut (θ) = 45o
Akselerasyon akòz gravite (g) = 10 m/s2
Massa balok (m) = 8 kilogram
Pwa blòk la (w) = mg = (8 kg)(10 m/s2) = 80 kg m/s2 = 80 Newton
Mande : Besar gaya F agar balok tepat akan bergerak ke atas
Jawab :

Contoh soal Bidang Miring 12Balok tepat akan bergerak ke atas jika Fwx + fs.
Komponen gaya berat yang sejajar bidang miring :
wx = w sin θ = (80)(sin 45) = (80)(0,5√2) = 40√2
Komponen gaya berat yang tegak lurus bidang miring :
wy = w cos θ = (80)(cos 45) = (80)(0,5√2) = 40√2
Fòs nòmal :
N = wy = 40√2
Gaya gesek statis :
fs = µs N = (0,5)(40√2) = 20√2
Besar gaya F agar balok tepat akan bergerak ke atas :
Fwx + fs
F ≥ 40√2 + 20√2
F ≥ 60√2 Newton
Repons ki kòrèk la se C.

6.
Contoh soal Bidang Miring 14Balok yang bermassa 8 kg terletak di atas bidang miring kasar seperti gambar berikut. Gaya luar minimal yang dibutuhkan untuk menahan balok agar tidak meluncur ke bawah adalah… (sin 37o = 0,6, kos 37o = 0,8, g = 10 ms-2, µk = 0,1)

A. 6,4 Nò
B. 4,6 N
Apeprè 48,5 N
D. 54,4 N
Lès 68,8 Nò

Pembahasan
Li konnen :
Mas blòk la (m) = 8 kg
Akselerasyon akòz gravite (g) = 10 m/s2
Pwa blòk la (w) = mg = (8)(10) = 80 Newton
San yo pa 37o = 0,6
Koze 37o = 0,8
Koefisien gesek kinetis (µk) = 0,1
Mande : Gaya (F) luar minimal penahan balok agar balok tidak meluncur ke bawah
Jawab :
Contoh soal Bidang Miring 16Balok tidak meluncur ke bawah jika F = wx
Komponen gaya berat yang sejajar bidang miring :
wx = w sin θ = (80)(sin 37) = (80)(0,6) = 48
fk = µk N = (0,1)(64) = 6,4
Besar gaya F minimal agar balok tidak meluncur ke bawah :
F + fk - wx = 0
F = wx - fk = 48 – 6,4 = 41,6 Newton

7.
Contoh soal Bidang Miring 17Sebuah benda bermassa 5,0 kg ditarik dengan tali ke atas bidang miring yang kasar oleh sebuah gaya 71 N (g = 10 m.s-2, peche 37o = 0,6, kos 37o = 0,8). Jika koefisien gesekan antara benda dan bidang adalah 0,4, percepatan yang dialami benda adalah…
A. 0,5 ms-2
B. 2 ms-2
C. 2,5 ms-2
D. 3 ms-2
E. 5 ms-2
Pembahasan
Li konnen :
Mas objè a (m) = 5 kg
Akselerasyon akòz gravite (g) = 10 m/s2
Berat benda (w) = m g = (5)(10) = 50 Newton
Gaya F = 71 Newton
San yo pa 37o = 0,6
Koze 37o = 0,8
Koefisien gesekan = 0,4
Mande : Percepatan benda (a)
Jawab :
Contoh soal Bidang Miring 18Resultan Gaya
Terlebih dahulu hitung resultan gaya yang bekerja pada benda.
Komponen gaya berat yang sejajar bidang miring :
wx = w sin θ = (50)(sin 37) = (50)(0,6) = 30
Komponen gaya berat yang tegak lurus bidang miring :
wy = w cos θ = (50)(cos 37) = (50)(0,8) = 40
Fòs nòmal :
N = wy = 40
Fòs friksyon sinetik :
fk = µk N = (0,4)(40) = 16
Resultan gaya yang bekerja pada bidang miring :
∑F = F – wx - fk = 71 – 30 – 16 = 25 Newton
Percepatan benda
Percepatan benda dihitung menggunakan rumus hukum II Newton :
a = ∑F / m = 25 / 5 = 5 m/s2
Repons ki kòrèk la se E.

LI TOU  Enèji potansyèl elektrik

8. Perhatikan gambar! Sebuah balok mula-mula diam, lalu ditarik dengan gaya F ke atas sejajar dengan bidang miring. Massa balok 2 kg, koefisien gesekan statis = 0,3 dan sudut = 45o. Agar balok tepat akan bergerak ke atas, gaya F harus sebesar… g = 10 m/s2

Contoh soal Bidang Miring 19Pembahasan
Li konnen ke:
m = 2 kg, g = 10 m/s2,  = 45o, μs = 0,3
Ditanya : Agar balok tepat bergerak ke atas, berapa besar gaya F ?
Repons:

Contoh soal Bidang Miring 20Keterangan : F = gaya tarik, w = gaya berat, wx = komponen berat balok yang sejajar permukaan bidang miring, wy = komponen berat balok yang tegak lurus permukaan bidang miring, N = gaya normal, fs = gaya gesek statis.

Pada soal diketahui koefisien gesek statis, ini berarti permukaan bidang miring kasar sehingga terdapat gaya gesek yang menghambat gerakan balok.
Agar balok tepat akan bergerak ke atas maka gaya F harus sama dengan wx +fs. Benda bergerak ke atas ketika F lebih besar daripada wx +fs.

w = m g = (2)(10) = 20 Newton
wx = w sin 45o = (20)(½ √2) = 10√2 Newton
wy = w kos 45o = (20)(½√2) = 10√2 Newton
N = wy = 10√2
fs = μs N = (0,3)(10√2) = 3√2 Newton

Agar balok tepat akan bergerak ke atas maka :
F = wx +fs = 10√2 + 3√2= 13√2 Newton
Repons ki kòrèk la se C.

9. Benda bermassa 2 kg terletak pada bidang miring seperti tampak pada gambar di bawah ini. Jika koefisien gesekan statis antara balok dan bidang miring adalah 0,2√3 dan g = 10 ms-2, maka resultan gaya yang menggerakan benda adalah…

Contoh soal Bidang Miring 21

Pembahasan
Li konnen ke:
m = 2 kg, g = 10 m/s2,  = 30o, μs = 0,2√3
Ditanya : Resultan gaya yang menggerakan benda ?

Repons:

Contoh soal Bidang Miring 22Gaya gesek selalu menghambat gerakan benda karenanya arah gaya gesek digambarkan berlawanan dengan arah gerak benda. Benda diperkirakan bergerak ke bawah sehingga gaya gesek digambarkan ke atas. Benda diperkirakan bergerak ke bawah karena tidak ada gaya yang menariknya ke atas.
w = m g = (2)(10) = 20 Newton
wx = w sin 30o = (20)( ½ ) = 10 Newton
wy = w kos 30o = (20)( ½ √3) = 10√3 Newton
N = wy = 10√3 Newton
fs = μs N = (0,2√3)(10√3) = (2)(3) = 6 Newton
Resultan gaya yang menggerakan benda adalah :
F = wx - fs = 10 – 6 = 4 Newton
wx lebih besar daripada fs sehingga benda bergerak ke bawah, searah dengan wx.
Repons ki kòrèk la se A.

Sous kesyon an:

Kesyon fizik pou egzamen nasyonal la pou lekòl segondè/lekòl pwofesyonèl

 

Kite yon kòmantè