3 Contoh soal Hukum Kirchhoff
1. Perhatikan gambar rangkaian tertutup di samping! Apabila R1 = 2Ω, R2 = 4Ω, R3 = 6Ω, maka kuat arus yang mengalir pada rangkaian adalah…

A. 1,2 Amperes
B. 1,0 Amperes
C. 0,6 Amperes
D. 0,5 Amperes
E. 0,2 Ampere
Pahana
Ua ʻike ʻia :
Palekana 1 (R1) = 2Ω
Palekana 2 (R2) = 4Ω
Palekana 3 (R3)= 6Ω
Kumu o ka emf 1 (E1) = 9 V
Kumu o ka emf 2 (E2) = 3 V
Ua nīnau ʻia : Kuat arus yang mengalir pada rangkaian (I)
Pane :
Pili kēia pilikia i ke kānāwai o Kirchhooff. Nā ʻanuʻu a me pehea e hoʻoponopono ai i kēia pilikia: Ka mua, pilih arah arus sesuka hati anda. Anda bisa memilih arus berlawanan atau searah dengan arah putaran jarum jam. Ka lua, ke hele ke au ma o ke kū'ē a i ʻole ke kū'ē (R) aia ka emi ʻana o ka hiki ke hana i mea maikaʻi ʻole ai ʻo V = IR. Ke kolu, jika arus bergerak dari potensial rendah ke tinggi (– ke +) maka maka sumber ggl (E) tersebut bertanda positif karena terjadi pengisian energi pada sumber ggl. Jika arus bergerak dari potensial tinggi ke rendah (+ ke -) maka sumber ggl (E) tersebut bertanda negatif karena terjadi pengosongan energi pada sumber ggl.
Pada penyelesaian soal ini, arah arus dipilih searah dengan arah putaran jarum jam.
– IR1 + E.1 – IR2 – IR3 – ʻE2 = 0
– 2 I + 9 – 4 I – 6 I – 3 = 0
– 12 I + 6 = 0
– 12 I = – 6
I = -6 / -12
I = 0,5
Kuat arus listrik yang mengalir pada rangkaian adalah 0,5 Ampere. Kuat arus listrik bertanda positif artinya arah arus listrik sesuai dengan perkiraan yakni searah dengan arah putaran jarum jam. Apabila kuat arus listrik bertanda negatif maka arah arus listrik berlawanan dengan arah putaran jarum jam.
ʻO D ka pane pololei.
2. Perhatikan gambar rangkaian berikut! Besar kuat arus yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah…

A. 0,6 A
B. 1,2 A
C. 1,6 A
D. 2,0 A
E. 2,5 A
Pahana
Pada penyelesaian soal ini, arah arus dipilih searah dengan arah putaran jarum jam.
-20 – 5I -5I – 12 – 10I = 0
-32 – 20I = 0
-32 = 20I
ʻO wau = -32 / 20
ʻO I = -1,6 Amperes
Karena kuat arus listrik bertanda negatif maka arah arus listrik sebenarnya berlawanan dengan arah putaran jarum jam. Arah arus listrik tidak sesuai dengan perkiraan awal yakni searah dengan arah putaran jarum jam.
ʻO C ka pane pololei.
3. Perhatikan gambar rangkaian listrik berikut ini! Besar kuat arus yang mengalir pada rangkaian adalah…
A. 5/3 A
B. 8/3 A
C. 11/3 A
D. 13/3 A
E. 14/3 A
Pahana
Pada penyelesaian soal ini, arah arus dipilih searah dengan arah putaran jarum jam.
– I – 6I + 12 – 2I + 12 = 0
-9I + 24 = 0
-9I = -24
I = 24 / 9
I = 8 / 3 Ampere
Karena kuat arus listrik bertanda positif maka arah arus listrik sama dengan perkiraan yakni searah dengan putaran jarum jam.
ʻO C ka pane pololei.
Puna nīnau:
Nā Nīnau Hoʻokolohua Lahui no ke Kino no ke Kula Kiʻekiʻe/Kula Kiʻekiʻe ʻOihana