De wetten fan Newton

De bewegingswetten fan Newton besteane út trije, nammentlik de earste wet fan Newton, de twadde wet fan Newton en de tredde wet fan Newton.

De earste wet fan Newton

De Earste Wet fan Newton stelt dat elk objekt dat yn rêst is yn rêst bliuwt of elk objekt dat yn in rjochte line mei in konstante snelheid beweecht, sil trochgean mei bewegen yn in rjochte line mei in konstante snelheid as de totale krêft dy't op it objekt wurket nul is.

Perhatikan sebuah benda di sekitar anda, misalnya meja atau batu atau benda apapun. Meja yang sedang diam akan tetap diam seperti itu jika tidak digerakkan atau tidak diberi gaya luar seperti gaya dorong atau gaya tarik. Demikian juga benda lainnya yang sedang diam. Apakah tidak ada gaya yang bekerja pada meja atau batu atau benda yang diam ? Ada gaya yang bekerja pada benda tersebut, tetapi jumlah semua gaya yang bekerja pada benda tersebut atau gaya total sama dengan nol. Gaya yang bekerja pada benda yang sedang diam di atas permukaan planet seperti bumi adalah gaya berat (w) dan normale krêft (N). Arah gaya berat tegak lurus ke bawah menuju pusat bumi, arah gaya normal tegak lurus ke atas. Besar kedua gaya ini sama tetapi berlawanan arah karenanya gaya total sama dengan nol.

Bagaimana dengan benda yang sedang bergerak lurus dengan kelajuan konstan ? Untuk memperjelas persoalan ini, andaikan anda mendorong sebuah benda, misalnya sekeping logam, di atas permukaan lantai. Setelah didorong, keping logam tersebut melambat lalu berhenti karena adanya gaya gesek. Agar keping logam bergerak lebih jauh atau lebih lama maka anda harus melicinkan permukaan lantai dan permukaan keping logam. Semakin licin permukaan lantai dan permukaan keping logam, keping logam bergerak semakin jauh. Andaikan permukaan lantai licin sempurna dan tidak ada gesekan maka keping logam akan terus bergerak dan tidak berhenti. Apakah tidak ada gaya yang bekerja pada keping logam yang sedang bergerak di atas permukaan lantai licin sempurna ? Ada gaya yang bekerja pada keping logam, yakni gaya berat dan gaya normal. Kedua gaya ini bekerja pada arah vertikal dan tidak mempengaruhi gerakan keping logam pada arah horisontal jika lantai licin sempurna.

De twadde wet fan Newton

Hukum II Newton menyatakan bahwa jika gaya total yang bekerja pada sebuah benda tidak sama dengan nol maka benda akan mengalami percepatan. Besar percepatan sebanding dengan besar gaya total dan berbanding terbalik dengan massa benda. Arah percepatan sama dengan arah gaya total.

LÊS EK  Ynducearre elektromotoryske krêft (EMF)

ΣF = m a                                         (1.2)

Keterangan : ΣF = gaya total (kg m/s2), m = massa (kg), a = percepatan (m/s2)

Persamaan 1.2 adalah pernyataan matematis dari hukum II Newton.

Jika besar percepatan sama dengan nol (a = 0) maka persamaan 1.2 berubah menjadi persamaan 1.1. Jadi hukum I Newton merupakan kasus khusus dari hukum II Newton.

Berdasarkan persamaan 1.2 disimpulkan bahwa semakin besar gaya, semakin besar percepatan. Sebaliknya semakin besar massa, semakin kecil percepatan. Hubungan antara gaya, massa dan percepatan lebih dipahami setelah anda melakukan percobaan berkaitan dengan hal ini. Salah satu percobaan yang bisa dilakukan adalah percobaan mempercepat kereta dinamika di atas rel menggunakan beban bermassa yang jatuh bebas. Gunakan ticker timer untuk mengetahui besar percepatan kereta.

Newton syn tredde wet

Hukum III Newton menyatakan bahwa jika benda 1 memberikan gaya pada benda 2 maka pada saat yang sama benda 2 memberikan gaya pada benda 1. Besar kedua gaya sama tetapi arah kedua gaya berlawanan. Salah satu gaya disebut aksi, gaya lain disebut reaksi (gaya aksi reaksi)

Faksje = - Freaksi                                      (1.3)

Persamaan 1.3 merupakan pernyataan matematis dari hukum III Newton. Tanda negatif pada persamaan 1.3 menjelaskan arah gaya.

Lakukan percobaan agar anda lebih memahami hukum III Newton. Jika anda mempunyai papan luncur, doronglah tembok sambil berdiri di atas papan luncur. Setelah mendorong tembok, papan luncur bergerak ke belakang. Arah dorongan anda ke depan, sedangkan arah gerakan papan luncur ke belakang. Hal ini menunjukan bahwa tembok juga mendorong anda. Ketika anda mendorong tembok, pada saat yang sama, tembok juga mendorong anda. Gaya dorong anda bekerja pada tembok sedangkan gaya dorong tembok bekerja pada anda. Besar kedua gaya sama tetapi berlawanan arah. Anda bisa menyebut salah satu gaya sebagai aksi dan gaya lain sebagai reaksi.

Percobaan lain yang bisa dilakukan adalah meniup sebuah balon karet lalu setelah balon karet mengembang karena terisi udara, lepaskan balon. Setelah dilepaskan, balon tersebut “terbang”. Arah gerakan balon berlawanan dengan arah keluarnya udara dari balon. Bagaimana menjelaskan hal ini ? Ketika mulut balon dilepaskan, balon mendorong udara keluar. Pada saat yang sama, udara juga mendorong balon. Gaya dorong udara menyebabkan balon terbang. Gaya dorong balon bekerja pada udara, gaya dorong udara bekerja pada balon. Besar kedua gaya sama tetapi arahnya berlawanan.

LÊS EK  Konvekse lens

Foarbyld fan problemen

1. Ada 4 buah benda, pisang = 4 kg, buku = 0,8 kg, bola basket = 3,5 kg, mangga = 1,2 kg. Keranjang ditarik dengan gaya 30 N pada bidang datar yang kasar (μ = 0,4). Agar keranjang tersebut tepat akan bergerak (massa keranjang diabaikan) maka benda yang harus dimasukkan ke dalam keranjang adalah…

DiskusjeDiskusje oer it Nasjonaal Eksamen 2018 foar Natuerkunde op 'e middelbere skoalle - 7

It is bekend:

Massa pisang (m1) = 4 kg

Massa buku (m2) = 0,8 kg

Massa bola (m3) = 3,5 kg

Massa mangga (m4) = 1,2 kg

Trekkrêft (F) = 30 N

Koefisien gesek statis (μs) = 0,4

Fersnelling troch swiertekrêft (g) = 10 m/s2

Abaikan massa keranjang

Statyske wriuwingskrêft (fs) bekerja ketika benda masih diam dan tepat akan bergerak, sedangkan gaya gesek kinetis bekerja ketika benda sedang bergerak.

Frege: Massa benda

Antwurd:

Keranjang tepat akan bergerak ketika besar gaya tarik (F) = besar gaya gesek statik (fs).

Hitung besar gaya gesek statis (fs):

fs = μs N = μs w = μs m g = (0,4)(m)(10)

fs = 4 m

Keranjang tepat akan bergerak:

F = fs

30 = 4m

m = 30/4

m = 7,5 kg

Massa pisang 4 kg + massa bola 3,5 kg = 7,5 kg

Benda yang harus dimasukkan ke dalam keranjang adalah pisang dan bola.

2. 2014/2015 SMA/MA Natuerkunde Nasjonaal Eksamen Fraach Nr. 5

Benda A bermassa 6 kg dan B bermassa 4 kg dihubungkan dengan tali dan ditarik dengan gaya F = 60 N seperti gambar berikut.

Jika sistem bergerak dan koefisien gesekan kinetis antara permukaan lantai dengan kedua benda 0,5 (tg θ = 3/4), dan g = 10 m.s-2, maka besar gaya tegangan tali T yang menghubungkan kedua benda adalah….

A. 28,8 N.Diskusje oer it Nasjonaal Eksamen 2015 foar Natuerkunde op 'e middelbere skoalle - 13

B. 30,0 N.

C. 39,6 N.

D. 48,0 N.

E. 50,0 N

Diskusje

It is bekend dat:

Massa fan objekt A (mA) = 6 kg

Massa fan objekt B (mB) = 4 kg

Trekkrêft (F) = 60 Newton

Koefisien gesek kinetis antara benda dan lantai (μk) = 0,5

Fersnelling troch swiertekrêft (g) = 10 m/s2

Tangen θ = 3/4

Frege: Besar gaya tegangan tali T

Antwurd:

Komponen horisontal gaya F :Diskusje oer it Nasjonaal Eksamen 2015 foar Natuerkunde op 'e middelbere skoalle - 14

Fx = F cos θ

Fx = (60)(4/5) = (4)(12) = 48 N

Komponen vertikal gaya F :

Fy = F sin θ

Fy = (60)(3/5) = (3)(12) = 36 N

Gaya normal benda A :

NA = wA = mA g = (6)(10) = 60 N

Gaya normal benda B :

NB + F.y - wB = 0

NB + F.y = wB

NB = wB - Fy = mB g – Fy = (4)(10) – 36 = 40 – 36 = 4 N

Gaya gesek kinetis antara benda A dan lantai :

fkA = μk NA = (0,5)(60) = 30 N

Gaya gesek kinetis antara benda B dan lantai :

LÊS EK  Formule foar konkave lens

fkB = μk NB = (0,5)(4) = 2 N

Hitung percepatan kedua benda :

ΣF = ma

Fx – T + T – fkB - fkA = (mA +mB) en

Gaya tegangan tali T mempunyai besar sama di sepanjang tali dan mempunyai arah berlawanan sehingga dilenyapkan dari persamaan.

Fx - fkB - fkA = (mA +mB) en

48 – 2 – 30 = (6 + 4) in

16 = 10 in

in = 16/10

a = 1,6m/s2

Hitung gaya tegangan tali T :

Tinjau benda A. Gaya-gaya yang bekerja pada benda A pada arah horisontal (mendatar) adalah gaya tegangan tali (T) yang arahnya ke kanan dan gaya gesek kinetis (fkA) yang arahnya ke kiri.

ΣF = ma

TA - fkA = mA a

TA - 30 = (6)(1,6)

TA - 30 = 9,6

TA = 9,6 + 30 = 39,6 N

Tinjau benda B. Gaya-gaya yang bekerja pada benda B pada arah horisontal (mendatar) adalah gaya Fx yang arahnya ke kanan, gaya gesek kinetis (fkB) dan gaya tegangan tali (T) yang arahnya ke kiri.

ΣF = ma

Fx - fkB - TB = mB a

48 – 2 – TB = (4)(1,6)

46 - TB = 6,4

46 – 6,4 = TB

TB = 39,6 N

Jadi gaya tegangan tali yang bekerja pada benda A (TA) = gaya tegangan tali yang bekerja pada benda B (TB) = 39,6 N.

It goede antwurd is C.

3. 2014/2015 SMA/MA Natuerkunde Nasjonaal Eksamen Fraach nr. 5

Perhatikan gambar berikut !

Akibat gaya F sistem benda bergerak. Jika lantai kasar dan koefisien gesekan kinetik antara kedua balok dan lantai adalah 0,2, berapakah percepatan yang dialami kedua benda? (cos 37o = 0,8, sin 37o = 0,6)

A. 2,6 ms-2Diskusje oer it Nasjonaal Eksamen 2015 foar Natuerkunde op 'e middelbere skoalle - 15

B. 4,0 ms-2

C. 5,2 ms-2

D. 7,8 ms-2

E. 10,2 ms-2

Diskusje

It is bekend dat:

Massa fan objekt A (mA) = 4 kg

Massa fan objekt B (mB) = 2 kg

Trekkrêft (F) = 30 Newton

Koefisien gesek kinetis antara benda dan lantai (μk) = 0,2

Fersnelling troch swiertekrêft (g) = 10 m/s2

Priis 37o = 0,8

syn 37o = 0,6

Frege: Percepatan yang dialami kedua benda?

Antwurd:

Komponen horisontal gaya F :Diskusje oer it Nasjonaal Eksamen 2015 foar Natuerkunde op 'e middelbere skoalle - 16

Fx = F cos θ

Fx = (30)(0,8) = 24 N

Komponen vertikal gaya F :

Fy = F sin θ

Fy = (30)(0,6) = 18 N

Gaya normal benda A :

NA = wA = mA g = (4)(10) = 40 N

Gaya normal benda B :

NB + F.y - wB = 0

NB + F.y = wB

NB = wB - Fy = mB g – Fy = (2)(10) – 18 = 20 – 18 = 2 N

Gaya gesek kinetis antara benda A dan lantai :

fkA = μk NA = (0,2)(40) = 8 N

Gaya gesek kinetis antara benda B dan lantai :

fkB = μk NB = (0,2)(2) = 0,4 N

Hitung percepatan kedua benda :

ΣF = ma

Fx - fkB - fkA = (mA +mB) en

24 – 0,4 – 8 = (4 + 2) in

15,6 = 6 in

in = 15,6/6

a = 2,6m/s2

It goede antwurd is A.