Esimerkkikysymyksiä kaasujen kineettisestä teoriasta

19 Contoh Soal Teori Kinetik Gas

1. Gas ideal berada dalam wadah tertutup pada mulanya mempunyai tekanan P dan volume V. Apabila tekanan gas dinaikkan menjadi 4 kali semula dan volume gas tetap maka perbandingan energi kinetik awal dan energi kinetik akhir gas adalah…
Keskustelu
Se tiedetään :
Alkupaine (P1) = P
Loppupaine (P2) = 4P
Alkuperäinen tilavuus (V1) = V
Lopputilavuus (V2) = V
Kysytty : Perbandingan energi kinetik awal dan energi kinetik akhir (EK1 EK2)
Jawab :
Hubungan antara tekanan (P), volume (V) dan energi kinetik (EK) gas ideal :
Contoh soal teori kinetik gas 1Perbandingan energi kinetik awal dan energi kinetik akhir :
Contoh soal teori kinetik gas 22. Tentukan energi kinetik translasi rata-rata molekul gas pada suhu 57oC!
Keskustelu
Se tiedetään :
Kaasun lämpötila (T) = 57oC + 273 = 330 kelviniä
Konstanta Boltzmann (k) = 1,38 x 10-23 Joule/Kelvin
Kysytty : Energi kinetik translasi rata-rata
Jawab :
Suhde välillä energi kinetik dan suhu gas :
Contoh soal teori kinetik gas 3Energi kinetik translasi rata-rata :
Contoh soal teori kinetik gas 4 3. Suatu gas bersuhu 27oC berada dalam suatu wadah tertutup. Agar energi kinetiknya meningkat menjadi 2 kali energi kinetik semula maka gas harus dipanaskan hingga mencapai suhu…
Keskustelu
Se tiedetään :
Alkulämpötila (T1) = 27oC + 273 = 300 K
Energi kinetik awal = EK
Energi kinetik akhir = 4 EK
Kysytty : Suhu akhir (T2)
Jawab :
Contoh soal teori kinetik gas 5Suhu akhir gas adalah 600 K atau 327oC.

4. Suatu gas ideal berada di dalam ruang tertutup. Gas ideal tersebut dipanaskan hingga kecepatan rata-rata partikel gas meningkat menjadi 3 kali kecepatan awal. Jika suhu awal gas adalah 27oC, maka suhu akhir gas ideal tersebut adalah…
Keskustelu
Se tiedetään :
Suhu awal = 27oC + 273 = 300 kelviniä
Kecepatan awal = v
Kecepatan akhir = 2v
Kysytty : Suhu akhir gas ideal
Jawab :

Contoh soal teori kinetik gas 6Kecepatan rata-rata akhir = 2 x Kecepatan rata-rata awal

Contoh soal teori kinetik gas 75. Tiga mol gas berada di dalam suatu ruang bervolume 36 liter. Masing-masing molekul gas mempunyai energi kinetik 5 x 10-21 Joule. Konstanta gas umum = 8,315 J/mol.K dan konstanta  Boltzmann = 1,38 x 10-23 J/K. Hitung tekanan gas dalam ruang tersebut!
Keskustelu
Se tiedetään :
Moolien lukumäärä (n) = 3 mol
Volume = 36 liter = 36 dm3 = 36  x 10-3 m3
Konstanta  Boltzmann (k) = 1,38 x 10-23 J / K
Energi kinetik (EK) = 5 x 10-21 Joule
Yleinen kaasuvakio (R) = 8,315 J/mol·K
Kysytty : tekanan gas (P)
Jawab :
Hitung suhu (T) menggunakan rumus energi kinetik gas dan suhu :

Contoh soal teori kinetik gas 8

Hitung tekanan gas menggunakan rumus hukum Gas Ideal (dalam jumlah mol, n) :

Contoh soal teori kinetik gas 9

Tekanan gas adalah 1,67 x 105 Pascal atau 1,67 atmosfir.

6. Di dalam sebuah bejana tertutup, volume gas memuai menjadi 2 kali volume awal (Vo = alkuperäinen tilavuus, Po = alkupaine) ja kaasun lämpötila nousee nelinkertaiseksi alkuperäiseen verrattuna. Kaasun paineesta tulee...
A.Po
B. 2 Po
C. 4 Po
D. 6 Po
E. 8 Po
Keskustelu
Tiedetään, että:
Kaasun alkutilavuus (V1) = Vo
Kaasun lopullinen tilavuus (V2) = 2 Vo
Kaasun alkulämpötila (T1) = T
Kaasun lopullinen lämpötila (T2) = 4T
Alkuperäinen kaasunpaine (P1) = Po
Kysytty: Lopullinen kaasunpaine (P2)
Vastaus:

Contoh soal teori kinetik gas 10

Oikea vastaus on B.

7. Sejumlah gas ideal menjalani proses isotermik, sehingga tekanan menjadi 2 kali tekanan semula, maka volumenya menjadi…
A. 4 kertaa alkuperäinen
B. 2 kertaa alkuperäinen
C. ½ kertaa alkuperäinen
D. ¼ kertaa alkuperäinen
E. edelleen
Keskustelu
Isoterminen = vakiolämpötila
Tiedetään, että:
Kaasun alkutilavuus (V1) = V
Alkuperäinen kaasunpaine (P1) = P
Lopullinen kaasunpaine (P2) = 2P
Kysytty: Kaasun lopullinen tilavuus (V2)
Vastaus:
P1 V1 = P2 V2
PV = (2P) V2
V = (2) V2
V2 = V / 2
V2 = ½ V
Oikea vastaus on C.

8. Di dalam sebuah bejana tertutup, volume gas memuai menjadi 2 kali volume awal (Vo = alkuperäinen tilavuus, Po = alkupaine) ja kaasun lämpötila nousee nelinkertaiseksi alkuperäiseen verrattuna. Kaasun paineesta tulee...

LUE MYÖS  Esimerkki kuperasta peilistä

A.Po
B. 2 Po
C. 4 Po
D. 6 Po
E. 8 Po

Keskustelu
Se tiedetään :
Kaasun alkutilavuus (V1) = Vo
Kaasun lopullinen tilavuus (V2)  = 2Vo
Kaasun alkulämpötila (T1) = T
Suhu akhir gas  (T2) = 4T
Alkuperäinen kaasunpaine (P1) = Po
Kysytty Lopullinen kaasunpaine (P2)
Jawab :
Contoh soal teori kinetik gas 11Oikea vastaus on B.

9. Sejumlah gas ideal menjalani proses isotermik, sehingga tekanan menjadi 2 kali tekanan semula, maka volumenya menjadi…

A. 4 kertaa alkuperäinen
B. 2 kertaa alkuperäinen
C. ½ kertaa alkuperäinen
D. ¼ kertaa alkuperäinen
E. edelleen

Keskustelu
Isoterminen = vakiolämpötila
Se tiedetään :
Kaasun alkutilavuus (V1) = V
Alkuperäinen kaasunpaine (P1) = P
Lopullinen kaasunpaine (P2) = 2P
Kysytty Kaasun lopullinen tilavuus (V2)
Jawab :
P1 V1 = P2 V2
PV = (2P) V2
V = (2) V2
V2 = V / 2
V2 = ½ V
Oikea vastaus on C.

10. Tekanan gas ideal di dalam ruang tertutup terhadap dinding tabung dirumuskan :

P = 2N/3V EK

P = tekanan (Pa)

N = jumlah molekul (partikel) gas

V = volume gas

EK = energi kinetik rata-rata molekul (J).

Pernyataan yang benar terkait rumusan di atas adalah…

A. Tekanan gas terhadap dinding tergantung pada jumlah molekul per satuan volume

B. Energi kinetik gas tidak tergantung pada tekanan yang ditimbulkan molekul terhadap dinding

C. Volume gas dalam tabung tidak berubah jika tekanan gas berubah

D. Jumlah molekul gas berkurang maka energi kinetik molekul akan bertambah

E. Volume gas bertambah maka jumlah molekul gas bertambah

Keskustelu

Ruangan tertutup sehingga walaupun tekanan gas berubah, volume gas dalam tabung tidak berubah.

Oikea vastaus on C.

11Tekanan gas ideal di dalam ruang tertutup terhadap dinding tabung dirumuskan sebagai P = (2N / 3V) EK. P = tekanan (Pa), N = jumlah molekul (partikel) gas dan EK adalah energi kinetik rata-rata molekul (J). Berdasarkan persamaan ini, pernyataan yang benar adalah …

A. Tekanan gas terhadap dinding bergantung pada energi kinetik rata-rata molekul

B. Energi kinetik gas bergantung pada tekanan yang ditimbulkan molekul terhadap dinding

C. Suhu gas dalam tabung akan berubah jika tekanan gas berubah

D. Jika jumlah molekul gas berkurang maka volume energi kinetik molekul akan berkurang

E. Jika volume gas bertambah maka tekanan gas akan berkurang

Keskustelu

Tiedetään, että:

Rumus tekanan : P = (2N / 3V) EK

P = tekanan

N = jumlah molekul partikel gas

V = volume gas

EK = energi kinetik rata-rata

P berbanding lurus dengan N dan EK

P berbanding terbalik dengan V

N berbanding lurus dengan volume

N berbanding terbalik dengan EK

Kysytty: Pernyataan yang benar

Vastaus:

A salah karena berdasarkan rumus di atas, tekanan gas (P) bergantung pada energi kinetik, bukan energi kinetik rata-rata.

B salah karena tekanan bergantung pada energi kinetik gas, bukan sebaliknya.

C salah karena berdasarkan rumus di atas, suhu tidak bergantung pada tekanan

D salah karena N berbanding terbalik dengan EK, artinya jika N besar maka EK besar.

E benar karena tekanan (P) berbanding terbalik dengan volume (V).

Oikea vastaus on E.

12Gas ideal yang berada dalam suatu bejana dimampatkan (ditekan), maka gas akan mengalami….

A. Penurunan laju partikel

B. Penurunan suhu

C. Lämpötilan nousu

D. Penambahan partikel gas

E. Penurunan partikel gas

Keskustelu

Hukum gas ideal (dalam jumlah mol) :

PV = nRT

Hukum gas ideal (dalam jumlah molekul) :

PV = NkT

Hubungan antara energi kinetik dan suhu gas :

EK = 3/2 kT

Tietoja:

P = tekanan, V = volume, T = suhu, n = jumlah mol, N = jumlah molekul, R = konstanta umum gas, k = konstanta Boltzmann

LUE MYÖS  Esimerkki lämmönsiirtokysymyksistä

Berdasarkan tiga rumus di atas, disimpulkan sebagai berikut :

– Jika gas ditekan maka volume (V) gas berkurang.

– Jika volume (V) gas berkurang maka tekanan (P) gas bertambah dan suhu (T) gas bertambah.

– Ruangan tertutup (V konstan) karenanya jumlah mol gas (n) dan jumlah partikel gas (N) tidak berubah.

– Jika suhu (T) gas bertambah maka energi kinetik (EK) gas bertambah. Jika energi kinetik gas bertambah maka kecepatan gerak partikel gas bertambah (EK = ½ m v2, v = kelajuan).

Oikea vastaus on C.

13Sejumlah gas ideal dalam tabung tertutup dipanaskan secara isokhorik sehingga suhunya naik menjadi empat kali suhu semula. Energi kinetik rata-rata molekul gas ideal menjadi….

A. ¼ kali semula

B. ½ kali semula

C. Sama dengan semula

D. Kaksi kertaa uudelleen

E. 4 kertaa alkuperäinen

Keskustelu

Isokhorik = volume konstan

Hubungan antara energi kinetik rata-rata (EK) dan suhu (T) gas dinyatakan melalui persamaan di bawah :

EK = 3/2 kT

Keterangan : EK = energi kinetik, T = suhu, 3/2 = konstanta, k = konstanta Boltzmann.

Berdasarkan rumus ini tampak bahwa energi kinetik berbanding lurus dengan suhu. Jadi semakin besar suhu, semakin besar energi kinetik. Jika suhu naik menjadi empat kali semula maka energi kinetik juga naik menjadi empat kali semula.

Oikea vastaus on E.

14Suatu gas ideal dengan tekanan P dan volume V dalam ruang tertutup. Jika tekanan gas dalam ruang tersebut diturunkan menjadi 1/4 kali semula pada volume tetap, maka perbandingan energi kinetik sebelum dan sesudah penurunan tekanan adalah…

A. 1:4

B. 1:2

C. 2:1

4. päivä: 1

E. 5:1

Keskustelu

Se tiedetään :

Alkuperäinen tilavuus = V

Volume akhir = V

Tekanan awal gas = P

Tekanan akhir gas = ¼ P

Kysytty : perbandingan energi kinetik awal dan energi kinetik akhir (EK1 EK2)

Jawab :

Hubungan antara tekanan (P), volume (V) dan energi kinetik (EK) gas :

Contoh soal teori kinetik gas 13

Perbandingan energi kinetik awal dan energi kinetik akhir :

Contoh soal teori kinetik gas 14

Oikea vastaus on D.

15Suhu gas ideal dalam tabung dirumuskan sebagai EK = 3/2 kT, T menyatakan suhu mutlak dan EK = energi kinetik rata-rata molekul gas. Beradasarkan persamaan di atas…

A. Semakin tinggi suhu gas, energi kinetiknya semakin kecil

B. Semakin tinggi suhu gas, gerak partikel gas semakin lambat

C. Semakin tinggi suhu gas, gerak partikel gas semakin cepat

D. Suhu gas berbanding terbalik dengan energi kinetik gas

E. Suhu gas tidak mempengaruhi gerak partikel gas

Keskustelu

Berdasarkan rumus di atas, suhu berbanding lurus dengan energi kinetik. Semakin tinggi suhu, semakin besar energi kinetik. Energi kinetik sebanding dengan kecepatan gerak partikel gas (EK = ½ m v2, di mana EK = energi kinetik, v = kecepatan). Semakin besar energi kinetik, semakin cepat gerakan partikel gas.

Oikea vastaus on C.

7Faktor yang mempengaruhi energi kinetik gas di dalam ruang tertutup :

(1) tekanan

(2) volume

(3) suhu

(4) jenis zat

Pernyataan yang benar adalah….

A. (1) ja (2)

B. (1) ja (3)

C. (1) ja (4)

Vain D. (2)

Vain E. (3)

Keskustelu

Ruang tertutup karenanya volume gas konstan, volume gas tidak mempengaruhi energi kinetik.

Oikea vastaus on B.

16. Kiinnitä huomiota seuraavaan väitteeseen!

(1) Jumlah partikel gas ditambah

(2) Jumlah mol dikurangi

(3) Suhu ditingkatkan

(4) Volume ditambah

Faktor yang dapat meningkatkan tekanan gas dalam suatu ruangan tertutup ditunjukkan oleh nomor…

LUE MYÖS  Esimerkki värähtelytaajuuden ja -jakson kysymyksistä

Keskustelu

Persamaan tekanan gas dalam ruang tertutup:

Contoh soal teori kinetik gas 15

Tiedot:

P = tekanan, N = jumlah molekul gas, m = massa, v = kecepatan rata‐rata molekul, V = volume wadah, n = jumlah mol.

Berdasarkan persamaan di atas,

Jika jumlah partikel gas (N) bertambah maka tekanan gas (P) bertambah.

Jika jumlah mol (n) dikurangi maka tekanan gas (P) berkurang.

Jika suhu (T) ditingkatkan maka tekanan gas (P) bertambah.

Jika volume (V) bertambah maka tekanan gas (P) berkurang.

Jadi faktor yang dapat meningkatkan tekanan gas dalam ruangan tertutup adalah 1 dan 3.

17. Gas Argon berada dalam ruangan tertutup saat suhunya berubah menjadi 2 kali semula, maka kecepatan gerak partikel gas argon berubah menjadi…. kali semula.

Keskustelu

Se on tiedossa:

Alkulämpötila = T

Suhu akhir = 2T

Kecepatan awal = v

Kysytty: Kecepatan akhir = ….v

Jawab:

Rumus hubungan kecepatan, energi kinetik rata-rata dan suhu gas:

Contoh soal teori kinetik gas 16

Tiedot:

v = kecepatan, k = konstanta Bolztmann, T = suhu, m = massa

Kecepatan awal:

Andaikan k = 1, T = 1 dan m = 1.

Contoh soal teori kinetik gas 17

Jika suhu akhir = 2 maka kecepatan akhir:

Contoh soal teori kinetik gas 18

Kecepatan akhir = √2 kali semula.

18. Sejumlah gas ideal monoatomik mula-mula memiliki tekanan 120 kPa. Kemudian, gas dipanasi pada tekanan tetap sehingga mengembang. Misalkan konstanta gas universal dinyatakan sebagai R J.mol-1.K-1. Jika pada proses itu temperature gas naik menjadi 38,4/R Kelvin dan usaha per kmol yang dilakukan gas untuk mengembang adalah 8,4 J, maka volume mula-mula gas per kmol adalah…

A. 210 cc

B. 225 cm³

C. 235 cc

D. 240 cc

E. 250 cc

Keskustelu

Se on tiedossa:

Tekanan (P) = 120 kPa = 120.000 Pascal

Konstanta gas universal = R

Suhu (T) = 38,4/R

Usaha (W) per kilomol = 8,4 Joule

Kysytty: Alkuperäinen tilavuus (V1) per kilomol

Jawab:

Hitung volume akhir (V2):

P V2 = n R T

120.000 (V2) = R (38,4/R)

120.000 (V2) = 38,4

V2 = 38,4 /120.000

V2 = 0,00032

V2 = 0,32 x 10-3 m3/kmoolia

V2 = 0,32 x 10-3 x 106 cm3/kmoolia

V2 = 0,32 x 103 cm3/kmoolia

V2 = 320 cm3/kmoolia

V2 = 320 cc/kmol

Hitung volume awal (V1):

W = P (V2 - V1)

8,4 120 = 10 x XNUMX3 (0,32 x 10-3 - V1)

8,4 120 = 10 x XNUMX3 0,32x10-3 – (120 x 103 V1)

8,4 = 120 x 0,32 – (120 x 103 V1)

8,4 = 38,4 – (120 x 103 V1)

(120 x 103 V1) = 38,4 – 8,4

(120 x 103 V1) = 30

V1 = 30 / (120 x 103)

V1 = 0,25 x 10-3 m3

V1 = 0,25 x 10-3 x 106 cm3

V1 = 0,25 x 103 cm3

V1 = 250 cm3

V1 = 250 cc

Oikea vastaus on E.

Contoh soal teori kinetik gas 1919. Gas Argon dapat dianggap sebagai gas ideal. Gas itu mula-mula mempunyai energi dalam E1 dan temperature T1. Gas tersebut mengalami proses dengan melakukan usaha W, melepaskan energi senilai Q dan keadaan akhir energi dalam Ef serta temperature Tf. Besarnya perubahan energi tersebut digambarkan seperti gambar di atas. Apa simpulan proses tersebut?

A. Gas mengalami proses Isobarik dan Tf <Ti

B. Gas mengalami proses Adiabatik dan Tf <Ti

C. Gas mengalami proses Isokhorik dan Tf <Ti

D. Gas mengalami proses Isotermal dan Tf = T.i

E. Gas mengalami proses Isokhorik dan Tf = T.i

Keskustelu

Berdasarkan gambar, energi awal (Ei) dan energi akhir (Ef) tidak berubah, dengan kata lain perubahan sisäinen energia on nollan arvoinen. Rumus perubahan energi dalam : ΔU = 3/2 N k ΔT

Berdasarkan rumus ini, jika perubahan sisäinen energia nol (ΔU=0) maka perubahan suhu juga nol (ΔT=0). Perubahan suhu nol artinya suhu tidak berubah. Jika suhu tidak berubah maka gas tersebut mengalami proses isotermal.

Oikea vastaus on D.

Kysymyksen lähde:

Fysiikan kansalliset tenttikysymykset lukiolle/ammatilliseen lukioon

 

Jätä kommentti