Resistor merupakan salah satu komponen rangkaian listrik yang berfungsi mengendalikan besar korronte elektrikoa. Resistor yang digunakan pada rangkaian elektronik biasanya berbentuk silinder dan terdapat kawat di kedua ujungnya. Nilai hambatan resistor dinyatakan dengan kode warna dan ditampilkan pada permukaan resistor.
Nilai hambatan suatu resistor dapat diketahui dengan cara mengartikan kode warna resistor. Untuk memahami hal ini, terlebih dahulu cermati tabel berikut, lalu pelajari contoh soal menentukan nilai hambatan resistor.

1. galderaren adibidea:
Nilai hambatan resistor pada gambar di samping adaiah …
Eztabaida
Dua warna pertama mewakili dua angka pertama nilai hambatan, warna ketiga mewakili pangkat sepuluh yang digunakan untuk mengalikan dan warna keempat mewakili toleransi penyimpangan.
Lehenengo kolorea = gorria = 2
Warna kedua = jingga = 3
Warna ketiga = coklat = 101 = 10
Laugarren kolorea = urrea = %5
Nilai hambatan resistor adalah 230 Ω dengan penyimpangan 5% x 230 Ω = 11,5 Ω. Jika ada perubahan suhu maka hambatan minimum adalah 230 Ω – 11,5 Ω = 218,5 Ω dan hambatan maksimum adalah 230 Ω + 11,5 Ω = 241,5 Ω
2. galderaren adibidea:
Berapa nilai hambatan resistor pada gambar di samping ?
Eztabaida
Lehenengo kolorea = marroia = 1
Warna kedua = hitam = 0
Warna ketiga = biru = 106 = 1000.000
Laugarren kolorea = urrea = %5
Nilai hambatan resistor adalah 10.000.000 Ω dengan penyimpangan 5% x 10.000.000 Ω = 500.000 Ω. Jika ada perubahan suhu maka hambatan minimum adalah 10.000.000 Ω – 500.000 Ω = 9.500.000 Ω dan hambatan maksimum adalah 10.000.000 Ω + 500.000 Ω = 10.500.000 Ω .