Ekzemplaj demandoj pri temperaturo kaj varmo

15 Contoh soal Suhu dan Kalor

Kalibrasi Termometer

1. Termometer X yang telah ditera menunjukkan angka -30o pada titik beku air dan 90o pada titik didih air. Suhu 60oX sama dengan …

A. 20 oC

B. 45 oC

C. 50 oC

D. 75 oC

E. 80 oC

Diskuto

Estas konate, ke:

Titik beku air pada termometer X = -30o

Titik didih air pada termometer X = 90o

Demandis: 60oX = ….. oC

Respondo:

Pada skala Fahrenheit, titik beku air adalah 32oF dan titik didih air adalah 212oF. Antara titik beku dan titik didih air terdapat selisih 212o - 32o = 180o.

Pada skala Celcius titik beku air adalah 0oC dan titik didih air adalah 100oC. Antara titik beku dan titik didih air terdapat selisih 100o - 0o = 100o.

Pada skala X, titik beku air adalah -30oX dan titik didih air adalah 90oX. Antara titik beku dan titik didih air terdapat selisih 90o – (-30o) = 90o + 30o = 120o.

Ubah skala X ke skala Celcius :

Contoh soal Suhu dan Kalor 1

La ĝusta respondo estas D.

Ekspansio

2. Sebatang logam dipanaskan sehingga suhunya 80oC panjangnya menjadi 115 cm. Jika koefisien muai panjang logam 3.10-3 oC-1 dan suhu mula-mula logam 30oC, maka panjang mula-mula logam adalah….

A. 100 cm

B. 101,5 cm

Ĉ. 102 cm

D. 102,5 cm

E. 103 cm

Diskuto

Estas konate, ke:

Komenca temperaturo (T1) = 30oC

Fina temperaturo (T2) = 80oC

Perubahan suhu (ΔT) = 80oC-30oC = 50oC

Koefisien muai panjang logam (α) = 3.10-3 oC-1

Panjang akhir logam (L) = 115 cm

Demandis: Panjang logam mula-mula (Lo)

Respondo:

Rumus pemuaian panjang :

Contoh soal Suhu dan Kalor 2

La ĝusta respondo estas A.

3. Suatu batang kuningan mula-mula panjangnya 40 cm. Saat dipanaskan pada suhu 80oC panjangnya menjadi 40,04 cm. Jika koefisien muai panjang kuningan 2,0 x 10-5 oC-1 maka suhu awal batang kuningan tersebut adalah….

A. 20 oC

B. 22 oC

C. 25 oC

D. 30 oC

E. 50 oC

Diskuto

Estas konate, ke:

Fina temperaturo (T2) = 80oC

Panjang awal (Lo) = 40 cm

Panjang akhir (L) = 40,04 cm

Pertambahan panjang (ΔL) = 40,04 cm – 40 cm = 0,04 cm

Koefisien muai panjang kuningan (α) = 2,0 x 10-5 oC-1

Demandis: Komenca temperaturo (T1)

Respondo:

Rumus pemuaian logam :

Contoh soal Suhu dan Kalor 3

0,04 = (2,0 × 10-5)(40)(80 – T1)

0,04 = (80 × 10-5)(80 – T1)

0,04 = 0,0008 (80 – T1)

252 000 = 840 000 – 42 000 tunoj1

0,0008 T1 = 0,064 – 0,040

0,0008 T1 = 0,024

T1 = 30oC

La ĝusta respondo estas D.

Perpindahan Kalor Secara Konduksi

4. Batang logam yang sama ukurannya, tetapi terbuat dari logam yang berbeda digabung seperti pada gambar di samping ini. Jika konduktivitas termal logam I = 4 kali konduktivitas logam II, maka suhu pada sambungan kedua logam tersebut adalah…

A. 450 CContoh soal Suhu dan Kalor 4

B. 400 C

C. 350 C

D. 300 C

E. 250 C

Diskuto

Estas konate, ke:

Ukuran batang sama

Konduktivitas termal logam I = 4k

Konduktivitas termal logam II = k

Suhu ujung logam I = 500 C

Suhu ujung logam II = 00 C

Demandis: Suhu pada sambungan kedua logam

Respondo:

La formulo por la varmotransigo per konduktado:

Contoh soal Suhu dan Kalor 5

Priskribo: Q/t = varmotransiga indico, k = varmokondukteco, A = surfacareo, T1-T2 = ŝanĝo de temperaturo, l = longo de la stango

Temperaturo ĉe la limebeno P kaj Q:

Contoh soal Suhu dan Kalor 6

Du metalaj stangoj A kaj B estas samgrandaj, do la surfaca areo (A) kaj longo (l) de la stangoj estas forigitaj el la ekvacio.

La ĝusta respondo estas B.

5. Atentu la jenan aserton!

(1) Konduktivitas logam

(2) Perbedaan suhu ujung-ujung logam

(3) Panjang logam

(4) Massa logam

Faktor-faktor yang menentukan laju perambatan kalor pada logam adalah…

A. (1), (2) kaj (3)

B. (1) kaj (4)

C. (2) kaj (4)

D. (3) kaj (4)

E. (4) nur

Diskuto

Berdasarkan rumus laju perpindahan kalor secara konduksi, faktor-faktor yang menentukan laju perpindahan kalor adalah konduktivitas logam (k), perbedaan suhu ujung-ujung logam (T) dan panjang logam (l). Massa logam tidak berpengaruh.

La ĝusta respondo estas A.

6. Dua buah batang PQ dengan ukuran yang sama, tetapi jenis logam berbeda dilekatkan seperti gambar di bawah ini. Jika koefisien konduksi termal P adalah dua kali koefisien konduksi termal Q, maka suhu pada bidang batas P dan Q adalah …

LEGU ANKAŬ  Internaciaj unuoj

A. 84°CContoh soal Suhu dan Kalor 7

B. 78°C

72°C

70°C

E. 90°C

Diskuto

Estas konate, ke:

Batang PQ mempunyai ukuran yang sama.

Koefisien konduksi termal logam P (kP) = 2k

Koefisien konduksi termal logam Q (kQ) = k

Demandis: Temperaturo ĉe la limebeno P kaj Q

Respondo:

La formulo por la varmotransigo per konduktado:

Contoh soal Suhu dan Kalor 8

Priskribo: Q/t = varmotransiga indico, k = varmokondukteco, A = surfacareo, T1-T2 = ŝanĝo de temperaturo, l = longo de la stango

Temperaturo ĉe la limebeno P kaj Q:

Contoh soal Suhu dan Kalor 9

Batang PQ mempunyai ukuran yang sama sehingga A dan l dilenyapkan dari persamaan.

Contoh soal Suhu dan Kalor 10Ne ekzistas ĝusta respondo.

Perubahan Wujud

7. 1 kg es pada suhu 0 oC dicampur dengan 0,5 kg air pada suhu 0 oC, maka …

A. sebagian air membeku

B. sebagian es mencair

C. semua es mencair

D. semua air membeku

E. jumlah massa es dalam air tetap

Diskuto

Kata es menunjukkan air berwujud padat, sedangkan kata air menunjukkan air berwujud cair.

Je temperaturo de 0oC es mengalami perubahan wujud padat menjadi cair. Agar wujudnya berubah maka harus ada kalor yang diserap oleh es. Es dicampur dengan air sehingga es seharusnya menyerap kalor dari air. Walaupun demikian, suhu air juga 0oC sehingga tidak ada kalor yang dapat diserap es. Dengan demikian, jumlah massa es dalam air tetap.

La ĝusta respondo estas E.

Nigra Principo

8. Di dalam sebuah bejana besi bermassa 200 gr terdapat 100 gr minyak bersuhu 20 oC. Di dalam bejana dimasukkan 50 gr besi bersuhu 75 oC. Bila suhu bejana naik 5oC kaj specifa varmo minyak = 0,43 kal/g oC, maka kalor jenis besi adalah …

A. 0,143 kal/g oC

B. 0,098 kal/g oC

C. 0,084 kal/g oC

D. 0,075 kal/g oC

E. 0,064 kal/g oC

Diskuto

Estas konate, ke:

Massa bejana besi (m) = 200 gr

Suhu awal bejana besi (T1) = 20oC

Minyak berada di dalam bejana besi sehingga suhu minyak = suhu bejana besi.

Suhu akhir bejana besi (T2) = 20oC + 5oC = 25oC

Massa minyak (m) = 100 gram

Kalor jenis minyak (c minyak) = 0,43 kal/g oC

Suhu awal minyak (T1) = 20oC

Minyak berada di dalam bejana sehingga minyak setimbang termal dengan bejana besi. Jadi apabila suhu akhir bejana besi adalah 25oC maka suhu akhir minyak adalah 25oC.

Suhu akhir minyak (T2) = 20oC + 5oC = 25oC

Massa besi (m) = 50 gram

Suhu awal besi (T1) = 75oC

Besi dicelupkan ke dalam minyak yang berada di dalam bejana karenanya besi setimbang termal dengan minyak dan bejana. Jadi jika suhu akhir bejana adalah 25oC maka suhu akhir besi adalah 25oC.

Demandis: Kalor jenis besi (c besi)

Respondo:

Kalor yang dilepaskan oleh besi :

Q = m c ΔT = (50)(c)(75-25) = (50)(c)(50) = 2500c kalori

Kalor yang diserap oleh bejana besi :

Q = m c ΔT = (200)(c)(25-20) = (200)(c)(5) = 1000c kalori

Kalor yang diserap oleh minyak :

Q = m c ΔT = (100)(0,43)(25-20) = (43)(5) = 215 kalori

Asas Black menyatakan bahwa di dalam sistem tertutup terisolasi, kalor yang dilepaskan oleh benda bersuhu tinggi diserap oleh benda bersuhu rendah.

Q lepas = Q serap

2500°C = 1000°C + 215

2500°C – 1000°C = 215

1500c = 215

c = 215/1500

c = 0,143 kal/g oC

La ĝusta respondo estas A.

9. Gelas berisi 200 gram air bersuhu 20°C dimasukkan 50 gram es bersuhu -2°C. Jika hanya terjadi pertukaran kalor antara air dan es saja, setelah terjadi kesetimbangan akan diperoleh… (c air = 1 kal/gr°C; ces = 0,5 kal/gr°C; L = 80 kal/gr)

A. seluruh es mencair dan suhunya di atas 0°C

B. seluruh es mencair dan suhunya 0°C

C. tidak seluruh es mencair dan suhunya 0°C

D. suhu seluruh sistem di bawah 0°C

E. sebagian air membeku dan suhu sistem 0°C

Diskuto

Estas konate, ke:

Akvomaso (m²)aero) = 200 gramoj

LEGU ANKAŬ  Ekspansio

Akvotemperaturo (Taero) = 20oC

Specifa varmo de akvo (caero) = 1 kal/gr°C

Massa es (mes) = 50 gramoj

Glacia temperaturo (Tes) = -2oC

Kalor jenis es (ces) = 0,5 kal/gr°C

Kalor lebur air (L) = 80 kal/gr

Respondo:

Kalor untuk menaikkan suhu es dari -2oC ĝis 0oVS:

Q = mc² ΔT

Q = (50 gram)(0,5 kal/gr°C)(0oC – (-2oC))

Q = (50)(0,5 kal)(2)

Q = 50 kalori

Kalor untuk mencairkan semua es menjadi air :

Q = m L = (50 gram)(80 kal/gram) = 4000 kalori

Kalor untuk menurunkan suhu semua air dari 20oC ĝis 0oVS:

Q = mc² ΔT

Q = (200 gram)(1 kal/gr°C)(0oC – (20oC))

Q = (200)(1 kal)(-20)

Q = -4000 kalori

Tanda positif artinya kalor ditambahkan, tanda negatif artinya kalor dilepaskan.

Kalor untuk menaikkan suhu es ke 0oC adalah 50 kalori dan kalor untuk mencairkan semua es adalah 4000 kalori. Jadi kalor total untuk mencairkan semua es adalah 4050 kalori. Kalor yang tersedia adalah kalor yang dilepaskan air sebanyak 4000 kalori.

Dapat disimpulkan bahwa kalor yang tersedia tidak cukup untuk mencairkan semua es menjadi air. Sebagian besar es telah mencair menjadi air tetapi sebagian kecil belum mencair. Air dan sisa es ini berada pada suhu 0oC.

La ĝusta respondo estas C.

10. Potongan aluminium bermassa 200 gram dengan suhu 20oC dimasukan ke dalam bejana air bermassa 100 gram dan suhu 80oC. Jika diketahui kalor jenis aluminium 0,22 kal/g oC dan kalor jenis air 1 kal/g oC, maka suhu akhir aluminium mendekati…

A. 20oC

B. 42oC

C. 62oC

D. 80oC

E. 100oC

Diskuto

Estas konate :

Massa aluminium = 200 gram

Suhu aluminium = 20oC

Massa air = 100 gram

Suhu air = 80oC

Kalor jenis aluminium = 0,22 kal/g oC

Kalor jenis air = 1 kal/g oC

Demandita : suhu akhir aluminium

Jawab :

Aluminium berada di dalam air sehingga suhu akhir aluminium = suhu akhir air.

Kalor yang dilepas air bersuhu lebih tinggi (Q lepas) = kalor yang diserap aluminium bersuhu lebih rendah (Q serap)

maero c (ΔT) = maluminio c (ΔT)

(100)(1)(80 – T) = (200)(0,22)(T – 20)

(100)(80 – T) = (44)(T – 20)

8000 – 100T = 44T – 880

8000 + 880 = 44T + 100T

8880 = 144T

T = 62oC

La ĝusta respondo estas C.

11. Sepotong uang logam bermassa 50 g bersuhu 85 °C dicelupkan ke dalam 50 g air bersuhu 29,8 °C (kalor jenis air = 1 kal.g -1 °C-1 ). Jika suhu akhirnya 37 °C dan wadah tidak menyerap kalor, maka kalor jenis logam adalah…

A. 0,15 kalorioj.g -1 °C-1

B. 0,30 kalorioj.g -1 °C-1

C. 1,50 kalorioj.g -1 °C-1

D. 4,8   kal.g -1 °C-1

E. 7,2   kal.g -1 °C-1

Diskuto

Estas konate :

Massa logam (mlogamo) = 50 gramoj

Suhu logam = 85oC

Akvomaso (m²)aero) = 50 gramoj

Suhu air = 29,8oC

Specifa varmo de akvo (caero) = 1 kal.g -1 °C-1

Suhu akhir campuran = 37oC

Demandita : kalor jenis logam (c logam)

Jawab :

Kalor yang dilepas logam bersuhu lebih tinggi (Q lepas) = kalor yang diserap air bersuhu lebih rendah (Q serap)

mlogamo c (ΔT) = maero c (ΔT)

(50)(c)(85 – 37) = (50)(1)(37 – 29,8)

(c)(85 – 37) = (1)(37 – 29,8)

48 c = 7,2

c = 0,15 kal.g -1 °C-1

La ĝusta respondo estas A.

12. Balok es bermassa 50 gram bersuhu 0°C dicelupkan pada 200 gram air bersuhu 30°C yang diletakkan dalam wadah khusus. Anggap wadah tidak menyerap kalor. Jika kalor jenis air 1 kal.g- 1 ° C -1 dan kalor lebur es 80 kal.g -1, maka suhu akhir campuran adalah….

A. 5°C

B. 8°C

11°C

14°C

E. 17°C

Diskuto

Estas konate :

Massa es (mes) = 50 gramoj

Suhu es = 0°C

Akvomaso (m²)aero) = 200 gramoj

Suhu air = 30oC

Specifa varmo de akvo (caero) = 1 kal.g- 1 ° C -1

Fuziovarmo de glacio (Les) = 80 kal.g -1

Demandita fina temperaturo de la miksaĵo

LEGU ANKAŬ  Ekzemplo de interfero kaj difrakto de lumo - duobla fendo

Jawab :

Terlebih dahulu perkirakan keadaan akhir :

Kalor yang dilepaskan oleh air untuk menurunkan suhunya dari 30oC ĝis 0oVS:

Qmalŝaltita = maero caero (ΔT) = (200)(1)(30-0) = (200)(30) = 6000

Kalor yang diperlukan untuk meleburkan semua es :

Qlebur = mes Les = (50)(80) = 4000

Kalor yang digunakan untuk meleburkan semua es hanya 4000 sedangkan jumlah kalor yang tersedia adalah 6000. Dapat disimpulkan bahwa suhu akhir campuran berada di atas 0oC.

Nigra Principo :

Kalor yang dilepas oleh air = kalor untuk meleburkan semua es + kalor untuk menaikan suhu air es

(maero)(caero)(ΔT) = (mes)(Les) + (mes)(caero)(ΔT)

(200)(1)(30-T) = (50)(80) + (50)(1)(T-0)

(200)(30-T) = (50)(80) + (50)(T-0)

6000 – 200T = 4000 + 50T – 0

6000 – 4000 = 50T + 200T

2000 = 250T

T = 2000/250

T = 8oC

La ĝusta respondo estas B.

Perubahan wujud zat

13. Grafik di bawah ini menyatakan hubungan antara suhu (T) dengan kalor (Q) yang diberikan pada 1 gram zat padat. Besar kalor uap zat padat tersebut adalah…
A. 60 kalori/gram
B. 70 kalori/gram
C. 80 kalori/gram
D. 90 kalori/gram
E. 100 kalori/gram
Diskuto:Contoh soal Suhu dan Kalor 15Kalor uap adalah banyaknya kalor yang diserap (atau dilepaskan) oleh 1 gram benda untuk mengubah wujudnya dari cair menjadi gas (atau dari gas menjadi cair).
Estas konate :
Kalor yang diserap atau dilepas : Q = 140 kalori – 60 kalori = 80 kalori
Massa zat padat : m = 1 gram
Demandita :
Kalor uap (Lv) zat padat ?
Jawab :
Rumus untuk menentukan kalor uap :
Q = m Lv
Keterangan : Q = kalor yang diserap atau dilepaskan, m = massa zat, Lv = kalor uap
Lv = Q / m
Lv = 80 kalori / 1 gram
Lv = 80 kalori/gram
La ĝusta respondo estas C.

14. Di bawah ini adalah grafik kalor terhadap suhu dari 1 kg uap pada tekanan normal. Kalor didih air 2256 x 103 J/kg dan kalor jenis air 4,2 x 103 J/kg K, maka kalor yang dilepas pada perubahan dari uap menjadi air adalah…
A. 4,50 × 103 Leulo
B. 5,20 × 103 Leulo
Ĉ. 2,00 × 106 Leulo
D. 2,26 × 106 Leulo
E. 4,40 × 106 Leulo

Contoh soal Suhu dan Kalor 16Diskuto:
Estas konate :
Kalor uap atau kalor didih (Lv) = 2.256 × 103 J/kg
Kalor jenis air (c) = 4200 J/kg K
Massa uap (m) = 1 kg
Demandita :
Kalor yang dilepas (Q) ?
Jawab :
Q = m Lv
Q = (1 kg)(2.256 × 103 J/kg)
Q = 2256 × 103 Leulo
Q = 2,256 × 106 Leulo
La ĝusta respondo estas D.

15. Banyaknya kalor yang diserap untuk menaikan suhu air bermassa 2 kg dari -2 oC ĝis 10 oC adalah… Kalor jenis air = 4.200 J/kg Co, kalor jenis es = 2.100 J/kg Co, kalor lebur air (LF) = 334.000 J/kg
A. 760.400 J
B. 750.000 J
668.000 J
D. 600.000 J
E. 540.000 J
Diskuto:
Estas konate :
Massa (m) air = 2 kg
Suhu (T) awal = -2 oC
Suhu (T) akhir = 10 oC
Specifa varmo de glacio (c es) = 2100 J/kg Co
Specifa varmo de akvo (c akvo) = 4200 J/kg Co
Fuziovarmo de akvo (L)F) = 334.000 J/kg
Demandita :
Kalor yang diserap (Q) ?
Jawab :
Perubahan suhu dari -2 oC ĝis 10 oC dilalui melalui beberapa tahap.
Tahap 1, suhu es meningkat dari -2 oC ĝis 0 oC (kenaikan suhu es berhenti pada suhu titik beku air yakni 0 oC)
Tahap 2, semua es mencair (wujud padat berubah menjadi wujud cair pada suhu titik beku air yakni 0 oC)
Tahap 3, suhu air meningkat lagi dari 0 oC ĝis 10 oC)
Jadi dari suhu -2 oC ĝis 0 oC, air masih dalam wujud padat. Pada suhu 0 oC, terjadi perubahan wujud padat menjadi cair. Setelah wujud padat berubah menjadi wujud cair, suhu air meningkat lagi dari 0 oC ĝis 10 oC.
Q1 = (m)(c es)(delta T) = (2 kg)(2100 J/kg Co)(0 oC – (-2 oC)) = (2)(2100 J)(2) = 8400 J
Q2 = (m)(LF) = (2 kg)(334.000 J/kg) = 668.000 J
Q3 = (m)(c air)(delta T) = (2 kg)(4200 J/kg Co)(10 oC-0 oC)) = (2)(4200 J)(10) = 84000 J
Kalor yang diserap :
Q = Q1 +Q2 +Q3
Q = 8400 J + 668.000 J + 84000 J
Q = 760.400 Ĵuloj
La ĝusta respondo estas A.

Fonto de demando:

Nacia Ekzameno Fizikaj Demandoj por Gimnazio/Metia Gimnazio

Lasi komenton