Gurumuda.Net

Menu

Kategori: Pembahasan Soal Fisika SMP

Contoh soal dan pembahasan soal materi fisika SMP Kelas VII, VIII dan IX.

Contoh soal konversi skala suhu (skala Celcius skala Fahrenheit skala Kelvin)

4 Contoh soal konversi skala suhu (skala Celcius skala Fahrenheit skala Kelvin)

1. 50oC = ….. oF ?
Pembahasan
Pada tekanan udara 1 atmosfir, suhu titik es untuk termometer berskala Celcius adalah 0oC, sedangkan termometer berskala Fahrenheit adalah 32oF. Pada tekanan udara 1 atmosfir, suhu titik uap untuk termometer berskala Celcius adalah 100oC, sedangkan termometer berskala Fahrenheit adalah 212oF.
Jadi 0oC = 32oF dan 100oC = 212oF.

Pada skala Celcius, antara 0oC sampai 100oC terdapat 100o. Pada skala Fahrenheit, antara 32oF sampai 212oF terdapat 180o. Untuk memperoleh suhu dalam skala Fahrenheit (ToF), kalikan terlebih dahulu suhu dalam skala Celcius (ToC) dengan 9/5 lalu tambahkan dengan 32o Continue reading “Contoh soal konversi skala suhu (skala Celcius skala Fahrenheit skala Kelvin)”

Contoh soal lensa cembung

2 Contoh soal lensa cembung

1. Panjang fokus sebuah lensa cembung (lensa konvergen) 15 cm. Benda yang tingginya 5 cm terletak di sebelah kiri lensa tersebut. Tentukan jarak bayangan, perbesaran bayangan, tinggi bayangan dan sifat bayangan jika jarak benda dari lensa cembung adalah 5 cm.
Pembahasan
Diketahui :
Panjang fokus (f) = 15 cm
Panjang fokus lensa cembung bertanda positif karena titik fokus lensa cembung dilalui berkas cahaya atau bersifat nyata.
Tinggi benda (h) = 5 cm
Jarak benda (s) = 5 cm Continue reading “Contoh soal lensa cembung”

Contoh soal lensa cekung

1. Panjang fokus sebuah lensa cekung (lensa divergen) 30 cm. Benda yang tingginya 5 cm terletak di sebelah kiri lensa tersebut. Tentukan jarak bayangan, perbesaran bayangan, tinggi bayangan dan sifat bayangan jika jarak benda dari lensa cekung adalah 15 cm.
Pembahasan
Diketahui :
Panjang fokus (f) = -30 cm
Panjang fokus lensa cekung bertanda negatif karena titik fokus lensa cekung tidak dilalui berkas cahaya atau bersifat maya.
Tinggi benda (h) = 5 cm
Jarak benda (s) = 15 cm Continue reading “Contoh soal lensa cekung”

Contoh soal cermin cekung

1. Cermin cekung mempunyai panjang fokus 5 cm. Gambarkan pembentukan bayangan lalu tentukan jarak bayangan dan perbesaran bayangan jika jarak benda dari cermin cekung adalah 10 cm.
Pembahasan
Diketahui :
Panjang fokus cermin cekung (f) = 5 cm
Fokus cermin cekung positif karena titik fokus cermin cekung dilalui cahaya atau bersifat nyata.
Jarak benda (s) = 10 cm
Jawab :
Gambar pembentukan bayangan benda : Continue reading “Contoh soal cermin cekung”

Contoh soal cermin cembung

1. Cermin cembung mempunyai panjang fokus 10 cm. Gambarkan pembentukan bayangan lalu tentukan jarak bayangan dan perbesaran bayangan jika jarak benda dari cermin cembung adalah 20 cm.
Pembahasan
Diketahui :
Panjang fokus cermin cembung (f) = -10 cm
Fokus cermin cembung negatif karena titik fokus cermin cembung tidak dilalui cahaya atau bersifat maya.
Jarak benda (s) = 20 cm
Jawab :
Gambar pembentukan bayangan benda :
Contoh soal cermin cembung - 1Jarak bayangan :
1/s’ = 1/f – 1/s = -1/10 – 1/20 = -2/20 – 1/20 = -3/20
s’ = -20/3 = -6,7 cm
Jarak bayangan bertanda negatif artinya bayangan bersifat maya atau berkas cahaya tidak melewati bayangan).
Jarak bayangan adalah 6,7 cm lebih kecil daripada jarak benda 20 cm.
Perbesaran bayangan :
M = -s’/s = -(-6,7)/20 = 6,7/20 = 0,3 kali
Perbesaran bayangan 0,3 artinya ukuran bayangan lebih kecil 0,3 kali dari ukuran benda.
Perbesaran bayangan positif artinya bayangan tegak. Bayangan terbalik jika perbesaran bayangan negatif. Continue reading “Contoh soal cermin cembung”

Contoh soal massa jenis tenggelam melayang terapung

3 Contoh Soal Massa Jenis Tenggelam Melayang Terapung

1. Perhatikan tabel beberapa zat padat di bawah ini!
Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 1Empat benda yang terdapat pada tabel di atas diletakkan di dalam bejana yang berisi air (massa jenis air = 1,0 g/cm3). Gambar yang tepat menunjukkan kedudukan benda-benda di air adalah…
Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 2

Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 3Pembahasan
Jika massa jenis benda >  massa jenis air maka benda tenggelam.
Jika massa jenis benda = massa jenis air maka benda melayang
Jika massa jenis benda < massa jenis air maka benda terapung.
Benda 3 dan benda 4 mempunyai massa jenis lebih besar daripada massa jenis air sehingga tenggelam. Benda 1 dan benda 2 mempunyai massa jenis lebih kecil dari massa jenis air sehingga terapung.
Jawaban yang benar adalah D.

2. Perhatikan tabel massa jenis beberapa zat yang wujudnya berbeda berikut ini!

Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 4

Berdasarkan data tersebut, jika keempat zat dimasukkan ke dalam bejana, maka gambar yang benar adalah…

Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 5

Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 6Pembahasan
Massa jenis benda 1 (cair) lebih besar daripada massa jenis benda 2 (cair) sehingga benda 1 posisinya di bawah dan benda 2 posisinya di atas. Sebagai contoh, air mempunyai massa jenis lebih besar daripada minyak. Jika minyak dituang ke dalam wadah berisi air maka minyak terapung di atas permukaan air.
Massa jenis benda 3 (padat) lebih kecil daripada massa jenis benda 1 (cair) dan lebih besar daripada massa jenis benda 2 (cair) karenanya benda 3 tenggelam di dalam benda 2 dan terapung di dalam benda 1. Massa jenis benda 4 (padat) lebih besar daripada massa jenis benda 1 dan massa jenis benda 2 sehingga benda 2 tenggelam di dalam benda 1 dan 2.
Jawaban yang benar adalah A.

3. Perhatikan tabel beberapa zat berikut!

Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 7

Posisi yang benar jika zat padat dimasukkan ke dalam zat cair ditunjukkan oleh gambar…

Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 8

Massa jenis, tenggelam, melayang, terapung – Soal dan jawaban UN 2013 - 9

Pembahasan
Air laut dan bensin berwujud cair sedangkan kaca dan es berwujud padat. Massa jenis air laut lebih besar daripada massa jenis bensin sehingga posisi air laut di bawah dan posisi bensin di atas.
Massa jenis es lebih besar dari massa jenis bensin dan lebih kecil daripada massa jenis air laut sehingga es tenggelam di dalam bensin dan terapung di dalam air laut.
Massa jenis kaca lebih besar daripada massa jenis bensin dan air laut sehingga kaca tenggelam di dalam bensin dan air laut.
Jawaban yang benar adalah D.

 

Contoh soal konversi satuan

Contoh soal konversi satuan besaran pokok dan besaran turunan

Konversi satuan besaran pokok
Konversi satuan panjang
1 inci = …. cm ? = ……. meter ? (1)(2,54 cm) = 2,54 cm = 2,54 / 100 = 0,0254 meter
1 cm = …. inci ? 1 / 2,54 = 0,394 inci
1 kaki = ….. cm ? (1)(30,5 cm) = 30,5 cm
1 cm = …… kaki ? 1 / 30,5 = 0,033 kaki
1 yard = ….. cm ? (1)(91,44 cm) = 91,44 cm
1 cm = …… yard ? 1 / 91,44 = 0,011 yard
1 mil = ….. km ? (1)(1,61 km) = 1,61 km
1 km = ….. mil ? 1 / 1,61 = 0,621 mil
1 fermi = ….. meter ? (1)(1 x 10-15 meter) = 10-15 meter
1 angstrom ( = …. meter ? (1)(1 x 10-10 meter) = 10-10 meter
1 tahun cahaya = ….. meter ? (1)(9,46 x 1015 meter) = 9,46 x 1015 meter Continue reading “Contoh soal konversi satuan”

Contoh soal besaran turunan rumus dimensi dan satuan internasional

3 Contoh soal besaran turunan rumus dimensi dan satuan internasional

Besaran turunan Rumus Terdiri dari berapa besaran pokok Dimensi Besaran turunan Satuan Internasional Besaran turunan
Luas Panjang  x lebar Panjang (2) [L2] m2
Volume balok Panjang x lebar x tinggi Panjang (3) [L3] m3
Massa jenis Massa / Volume Massa (1), panjang (3) [M] / [L3] = [M][L-3] Kg/m3
Kecepatan Jarak / waktu Panjang (1), waktu (1) [L] / [T] = [L] [T-1] m/s
Percepatan Kecepatan / waktu Panjang (1), waktu (2) [L] [T-1] / [T] = [L] [T-2] m/s2
Gaya Massa x percepatan Massa (1), panjang (1), waktu (2) [M][L][T-2] Kg m/s2
Usaha Gaya x perpindahan Massa (1), panjang (2), waktu (2) [M][L][T-2][L] = [M][L2][T-2] Kg m2/s2

Untuk mengetahui jumlah besaran pokok, turunkan terlebih dahulu rumus besaran turunan. Continue reading “Contoh soal besaran turunan rumus dimensi dan satuan internasional”