7 Contoh soal gerak parabola
1. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 20 ms-1. Jika sudut elevasinya 60o Dan versnelling as gevolg van swaartekrag = 10 ms-2 maka peluru mencapai titik tertinggi setelah …
A. 1 sekondes
B. 2 sekondes
C. √3 sekondes
D. 2√3 sekon
E. 3√2 sekondes
Bespreking
Dit is bekend dat:
Aanvanklike snelheid van die koeël (vo) = 20 ms-1
Sudut elevasi (θ) = 60oC
Percepatan gravitasi (g) = 10 m s-2
Gevra: Selang waktu peluru mencapai titik tertinggi
Antwoord:
Kecepatan awal peluru pada arah horisontal (sumbu x) :
vox =vo want 60o = (20)(0,5) = 10 m/s
Kecepatan awal peluru pada arah vertikal (sumbu y) :
voy =vo sonde 60o = (20)(0,5√3) = 10√3 m/s
Untuk menghitung selang waktu peluru mencapai ketinggian maksimum, tinjau gerakan peluru sejak ditembakkan hingga mencapai ketinggian maksimum. Pada titik tertinggi, peluru berhenti sesaat sebelum berbalik arah sehingga kecepatan peluru pada titik tertinggi bernilai nol (vty = 0).
Selang waktu peluru mencapai titik tertinggi dihitung menggunakan rumus berikut :
Inligting:
vty = kelajuan akhir peluru pada arah vertikal = kelajuan peluru pada titik tertinggi = 0 m/s
voy = kelajuan awal peluru pada arah vertikal = 10√3 m/s
g = percepatan gravitasi = 10 m/s2
t = selang waktu
Selang waktu peluru mencapai titik tertinggi :
vty =voy + gt
0 = 10√3 – 10 t
10√3 = 10 t
t = 10√3 / 10
t = √3 sekon
Die korrekte antwoord is C.
2. Sebuah peluru yang ditembakkan dengan kecepatan Vo dan sudut elevasi α. Pada titik tertinggi, maka …
A. tenaga kinetiknya nol
B. tenaga kinetiknya maksimal
C. tenaga potensialnya maksimal
D. tenaga totalnya maksimal
E. kecepatannya maksimal
Bespreking
Jika peluru ditembakkan dengan kecepatan awal vo dan sudut elevasi α maka peluru bergerak parabola. Pada ketinggian maksimum, energi potensial gravitasi bernilai maksimum karena peluru berada pada ketinggian maksimum. Pada titik tertinggi peluru tetap bergerak pada arah horisontal karena peluru mempunyai energi kinetik walaupun nilainya minimum. Energi kinetik bernilai minimum karena sebagian besar energi berubah menjadi energi potensial gravitasi.
Die korrekte antwoord is C.
3. Seorang kiper menendang bola dengan lintasan seperti pada gambar. Jarak X adalah…. (g = 10 m.s-2).
A. 62,5 m
B. 31,25 √2 m
C. 31,25 m
D. 25 √2 m
E. 25 m
Bespreking
Dit is bekend dat:
Aanvanklike snelheid (vo) = 25 m/s
Versnelling as gevolg van swaartekrag (g) = 10 m/s2
Hoek (θ) = 45o
Gevra: Jarak X
Antwoord:
Aanvanklike snelheid van die bal in die horisontale rigting:
vox =vo cos θ = (25 m/s)(cos 45o) = (25 m/s)(0,5√2) = 12,5√2 m / s
Aanvanklike snelheid van die bal in die vertikale rigting:
voy =vo sin θ = (25 m/s)(sin 45o) = (25 m/s)(0,5√2) = 12,5√2 m / s
Gerak parabola merupakan perpaduan gerakan pada arah horisontal dan vertikal. Karenanya gerak parabola dianalisis seolah-olah terdiri dari dua gerakan yang terpisah. Gerak pada arah mendatar dianalisis seperti eenvormige lineêre beweging dan gerak pada arah vertikal dianalisis seperti opwaartse vertikale beweging.
Selang waktu bola di udara (t) :
Terlebih dahulu hitung selang waktu bola bergerak parabola. Selang waktu dihitung menggunakan rumus opwaartse vertikale beweging.
In die oplos van probleme met opwaartse vertikale beweging, word die vektorhoeveelheid wat opwaarts gerig is 'n positiewe teken gegee, en die vektorhoeveelheid wat afwaarts gerig is, word 'n negatiewe teken gegee.
Dit is bekend dat:
Aanvanklike snelheid (vo) = 12,5√2 m / s (positif karena arah kecepatan awal ke atas)
Versnelling as gevolg van swaartekrag (g) = -10 m/s2 (negatief omdat die rigting van gravitasieversnelling afwaarts is)
Ketinggian (h) = 0 (ketika bola kembali ke posisi semula, perubahan ketinggian bola bernilai nol)
Gevra: Selang waktu (t) bola bergerak parabola
Antwoord:
Dit is bekend dat vo, g, h dan ditanya t sehingga rumus gerak vertikal ke atas yang digunakan adalah h = vo t + 1/2 gt2
h = vo t + 1/2 gt2
0 = (12,5√2) t + 1/2 (-10) t2
0 = 12,5√2 t – 5 t2
12,5√2 t = 5 t2
12,5√2 = 5 t
t = 12,5√2 / 5
t = 2,5√2 sekon
Jarak horisontal yang dicapai bola (X) :
Die horisontale afstand word bereken met behulp van die formule vir uniforme lineêre beweging.
Dit is bekend dat:
Kecepatan (v) = 12,5√2 m / s
Selang waktu (t) = 2,5√2 sekon
Gevra: Afstand
Antwoord:
s = v t = (12,5√2)(2,5√2) = (12,5)(2,5)(2) = 62,5 meter
Die korrekte antwoord is A.
4. peluru ditembakkan dengan lintasan seperti pada gambar (g = 10 m.s-2)
Tinggi maksimum yang dicapai peluru adalah….
A. 5 m 
B. 10 m
C. 20 m
D. 25 m
E. 30 m
Bespreking
Dit is bekend dat:
Aanvanklike snelheid (vo) = 20 m/s
Versnelling as gevolg van swaartekrag (g) = 10 m/s2
Hoek (θ) = 30o
Gevra: Ketinggian maksimum (h maks)
Antwoord:
Terlebih dahulu hitung kecepatan awal pada arah vertikal (voy):
voy =vo sonde 30o = (20)(sin 30o) = (20)(0,5) = 10 m / s
Setelah memperoleh nilai kecepatan awal pada arah vertikal (voy), sekarang hitung ketinggian maksimum menggunakan cara seperti menghitung ketinggian maksimum pada opwaartse vertikale beweging. In die oplos van probleme met opwaartse vertikale beweging, word die vektorhoeveelheid wat opwaarts gerig is 'n positiewe teken gegee, en die vektorhoeveelheid wat afwaarts gerig is, word 'n negatiewe teken gegee.
Dit is bekend dat:
Versnelling as gevolg van swaartekrag (g) = -10 m/s2 (negatief omdat die rigting van gravitasieversnelling afwaarts is)
Aanvanklike snelheid in die vertikale rigting (voy) = 10 m / s (positif karena arah kecepatan ke atas)
Spoed teen maksimum hoogte (vty) = 0
Op maksimum hoogte bly die voorwerp vir 'n oomblik in rus voordat dit weer afbeweeg. Dus op maksimum hoogte is die voorwerp se snelheid nul.
Gevra: Maksimum hoogte (h)
Antwoord:
Omdat die bekende hoeveelheid v isoy, g en vty, terwyl die vraag h is, dan is die formule vir opwaartse vertikale beweging wat gebruik word:
vt2 =vo2 + 2 gh
Beskrywing: vt = finale spoed, vo = beginspoed, g = versnelling as gevolg van swaartekrag, h = maksimum hoogte.
Maksimum hoogte:
vt2 =vo2 + 2 gh
02 = 102 + 2 (-10) uur
0 = 100 – 20 uur
100 = 20 pm
h = 100/20
h = 5 meter
Ketinggian maksimum adalah 5 meter.
Die korrekte antwoord is A.
5. Seseorang memegang bola pada ketinggian 20 meter lalu melempar horisontal ke depan dengan kecepatan awal 5 m/s. Tentukan :
(a) Selang waktu bola tiba di tanah
(b) Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola
(c) Kelajuan bola ketika tiba di tanah

Bespreking
(a) Selang waktu bola tiba di tanah (t)
Penyelesaiannya seperti menentukan selang waktu benda yang melakukan gerak jatuh bebas.
(b) Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola (s)
Dit is bekend dat:
vox = 5 m/s (laju awal pada arah horisontal)
t = 2 sekon (selang waktu bola di udara)
Ditanya : s
Antwoord:
v = s/t
s = v t = (5)(2) = 10 meter
(c) Kelajuan bola ketika tiba di tanah (vt)
vox =vtx =vx = 5 m / s
vty = …. ?
Kelajuan akhir pada arah vertikal dihitung seperti menghitung kelajuan akhir pada gerak jatuh bebas.
Diketahui : voy = 0, g = 10, h = 20
Gevra: vt
Antwoord:

6. Bola disepak membentuk sudut 30o terhadap permukaan lapangan dengan kecepatan awal 10 m/s. Tentukan :
(a) Ketinggian maksimum
(b) Kelajuan bola pada ketinggian maksimum
(c) Selang waktu bola tiba di permukaan lapangan
(d) Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola

Bespreking
(a) Ketinggian maksimum
Penyelesaiannya seperti menentukan ketinggian maksimum pada gerak vertikal ke atas.
Dit is bekend dat:
vo = 10 m / s
voy =vo sin 30 = (10)(0,5) = 5 m/s
g = -10 m/s2
vty = 0
Ditanya : h maksimum
(b) Kelajuan bola pada ketinggian maksimum
Kelajuan pada ketinggian maksimum = kelajuan pada arah horisontal = vx.
vx =vo cos 30 = (10)(0,87) = 8,7 m/s
(c) Selang waktu
Penyelesaiannya seperti menentukan selang waktu pada gerak vertikal ke atas.
Dit is bekend dat:
voy =vo sin 30 = (10)(0,5) = 5 m/s
g = -10 m/s2
h = 0
Ditanya : t
Antwoord:
(d) Jarak horisontal terjauh
x = vx t = (8,7)(1) = 8,7 meter
7. Bola dilempar dari tepi bangunan setinggi 10 meter, membentuk sudut 30o terhadap horisontal dengan kecepatan awal 10 m/s.
(a)Ketinggian maksimum diukur dari permukaan tanah
(b) Selang waktu bola mencapai tanah
(c) jarak horisontal terjauh diukur dari tepi bangunan
Bespreking
(a) Ketinggian maksimum diukur dari permukaan tanah
Penyelesaiannya seperti menentukan ketinggian maksimum pada gerak vertikal ke atas.
Hitung ketinggian bola diukur dari tepi bangunan bola dilemparkan. Tinjau gerakan bola sejak dilemparkan hingga mencapai ketinggian maksimum.
Dit is bekend dat:
vo = 10 m / s
voy =vo sonde 30o = (10)(0,5) = 5 m/s
vty = 0 (pada ketinggian maksimum, benda diam sesaat)
g = -10 m/s2
Ditanya : h
(b) Selang waktu bola mencapai tanah
Penyelesaiannya seperti menentukan selang waktu pada gerak vertikal ke atas. Tinjau gerakan bola sejak dilemparkan hingga bola tiba dipermukaan tanah.
Dit is bekend dat:
vo = 10 m / s
voy =vo sonde 30o = (10)(0,5) = 5 m/s
g = -10 m/s2
h = -10 m (posisi akhir berada 10 m di bawah posisi awal)
Ditanya : t
Tidak mungkin waktu bernilai negatif karenanya t = 2 sekon.
(c) Jarak horisontal terjauh diukur dari tepi bangunan
vo = 10 m / s
vx =vox =vo cos 30 = (10)(0,87) = 8,7 m/s
t = 2 sekondes
Jarak horisontal terjauh :
s = vx t = (8,7)(2) = 17,4 meter
Soal gerak parabola / gerak peluru
1. Seseorang memegang bola pada ketinggian 5 meter lalu melempar horisontal ke depan dengan kecepatan awal 2 m/s. Tentukan :
(a) Selang waktu bola tiba di tanah
(b) Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola
(c) Kelajuan peluru ketika tiba di tanah
Gunakan g = 10 m/s2
Jawaban:
(a) t = 1 s
(b) s = 2 m
(hervatt = 10,2 m / s
2. Bola disepak membentuk sudut 60o terhadap permukaan lapangan dengan kecepatan awal 5 m/s. Tentukan :
(a) Ketinggian maksimum
(b) Kelajuan bola pada ketinggian maksimum
(c) Selang waktu bola tiba di permukaan lapangan
(d) Jarak horisontal terjauh yang dicapai bola
Gunakan g = 10 m/s2
Jawaban:
(a) h = 1 m (pembulatan)
(b) v = vx = 2,5 m / s
(c) t = 0,87 s
(d) x = 2,175 m
3. Bola dilempar dari tepi bangunan setinggi 5 meter, membentuk sudut 60o terhadap horisontal dengan kecepatan awal 5 m/s.
(a) Ketinggian maksimum diukur dari permukaan tanah
(b) Selang waktu bola mencapai tanah
(c) Jarak horisontal terjauh diukur dari tepi bangunan
Gunakan g = 10 m/s2
Jawaban:
(a) h = 5,95 m
(b) t = 1,5 s
(c) x = 3,75 m
Vraagbron:
Nasionale Eksamen Fisika Vrae vir Senior Hoërskool/Beroeps Hoërskool